Translate 2 ur Languages

Senin, 30 Agustus 2010

KAB.TUBAN-BKD Respon Keluhan Satpol PP

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tuban akhirnya merespon usulan Satpol PP setempat agar personelnya ditambah.

''Ya usulan Satpol PP sudah masuk,'' kata kepala BKD Tuban, Muryati kepada Radar Bojonegoro kemarin.

Saat ini, jumlah anggota Pol PP di Tuban hanya 47 orang. Itu terbagi untuk pimpinan, bagian administrasi, dan petugas untuk piket di pemkab, pendapa Krida Manunggal, dan rumah dinas wabup. Idealnya, Satpol PP mempunyai sekitar 80 personel sehingga bisa menjalankan tugas lebih maksimal.

Dikatakan dia, pihaknya akan memproses usulan itu pada 2011 mendatang. Muryati mengatakan, untuk saat ini pihaknya akan konsentrasi pendataan tenaga honorer terlebih dahulu. Saat ini BKD masih memroses pendataan tenaga honorer yang masuk kategori I atau dibiayai APBN. Pihaknya telah mengumumkan 43 nama dari formasi pendidik maupun tenaga lain sejak 25 Agustus lalu. Sampai pengumuman K-1 tersebut berakhir kemarin (29/8), tidak ada protes maupun masukan dari masyarakat tentang nama-nama tersebut. ''Jadi nggak ada komplain,'' kata mantan sekretaris DPRD Tuban ini.

Sehingga, secara otomatis 43 nama tersebut akan segera dikirim ke BKN dan Men-PAN untuk dimasukkan dalam database. Sementara, sesuai jadwal, awal September ini kategori II atau honorer yang tidak dibiayai APBN/APBD sudah mulai pendataan. Pendataan kategori II akan berakhir hingga Desember mendatang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tuban akhirnya merespon usulan Satpol PP setempat agar personelnya ditambah.

''Ya usulan Satpol PP sudah masuk,'' kata kepala BKD Tuban, Muryati kepada Radar Bojonegoro kemarin.

Saat ini, jumlah anggota Pol PP di Tuban hanya 47 orang. Itu terbagi untuk pimpinan, bagian administrasi, dan petugas untuk piket di pemkab, pendapa Krida Manunggal, dan rumah dinas wabup. Idealnya, Satpol PP mempunyai sekitar 80 personel sehingga bisa menjalankan tugas lebih maksimal.

Dikatakan dia, pihaknya akan memproses usulan itu pada 2011 mendatang. Muryati mengatakan, untuk saat ini pihaknya akan konsentrasi pendataan tenaga honorer terlebih dahulu. Saat ini BKD masih memroses pendataan tenaga honorer yang masuk kategori I atau dibiayai APBN. Pihaknya telah mengumumkan 43 nama dari formasi pendidik maupun tenaga lain sejak 25 Agustus lalu. Sampai pengumuman K-1 tersebut berakhir kemarin (29/8), tidak ada protes maupun masukan dari masyarakat tentang nama-nama tersebut. ''Jadi nggak ada komplain,'' kata mantan sekretaris DPRD Tuban ini.

Sehingga, secara otomatis 43 nama tersebut akan segera dikirim ke BKN dan Men-PAN untuk dimasukkan dalam database. Sementara, sesuai jadwal, awal September ini kategori II atau honorer yang tidak dibiayai APBN/APBD sudah mulai pendataan. Pendataan kategori II akan berakhir hingga Desember mendatang.

0 komentar

Poskan Komentar

Pengikut

Daftar Label

Follow by Email

Ads 468x60px

Kalendar

Popular Posts

 
© Copyright 2010-2011 Wiro Sableng 810 All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.