Translate 2 ur Languages

Kamis, 02 Desember 2010

CRAKER BOY-Cara Mencari Blogger Satu Kota atau Satu Daerah


Mungkin kita ingin tahu blogger – blogger yang berada satu kota dengan kita, siapa tahu tetangga di samping atau di depan rumah kita pun ternyata blogger juga,
atau kita ingin mengetahui blogger dari kota lainnya.
Caranya yaitu dengan memasukan alamat berikut di address bar browser anda,

Blogger seluruh Indonesia :
http://www.blogger.com/profile-find.g?t=l&loc0=ID

Blogger dalam satu provinsi :
http://www.blogger.com/profile-find.g?t=l&loc0=ID&loc1=Jawa+Barat

Blogger dalam satu kota/ kabupaten :
http://www.blogger.com/profile-find.g?t=l&loc0=ID&loc1=Jawa+Barat&loc2=Bandung

Keterangan : Silakan ganti hurup yang berwarna merah sesuai dengan kode negara, nama provinsi dan nama kota yang ingin anda cari.
ID : kode untuk Indonesia.
Jawa+Barat : nama provinsi. Tanda + berfungsi sebagai spasi pada nama provinsi dengan dua kata atau lebih.
Bandung : nama kota/kabupaten. .

Semoga bermanfaat.

CRAKER BOY-tips untuk mempercepat koneksi internet


Caranya :

Klik menu Start > Run
Pada kotak dialog Run ketikkan regedit, lalu klik OK.
Run
Sekarang kita cari alamat registry ini : HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\Current ControlSet\Services\Tcpip\ServiceProvider.
Setelah kita berada di direktori ServiceProvider ubah nilai-nilai dibawah ini semuanya menjadi 1.

DnsPriority=1
HostsPriority=1
LocalPriority=1
NetbtPriority=1
Tutup registry restart komputer.

=== Tweeking Firefox ====

Peringatan !!! : Saya tidak menyarankan anda untuk melakukan cara ini jika anda belum mahir betul. Tweaking ini sendiri sebenarnya dikeluarkan oleh pengembang firefox jadi tidak sembarang tweaking, namun jika anda berani mencoba resiko ditanggung sendiri yaaa kalau anda salah memasukkan nilainya, karena setelah tweaking tidak ada opsi/menu untuk mengembalikan settingan default firefox, untuk mengembalikan ke default harus dilakukan secara manual atau harus install ulang Mozilla Firefoxnya. Jadi jika anda berani melakukannya tolong dicatat satu persatu semua perubahan tweaking yang anda lakukan.

Ketik : “about:config” tanpa tanda petik di firefox anda kemudian enter.
Akan keluar peringatan seperti ini :
tweak mozilla firefox
Klik Saya berjanji akan berhati-hati, setelah itu akan keluar sebuah settingan untuk tweaking firefox.
about-config-mozilla
Untuk merubahnya, klik 2 kali pada masing-masing nama pengaturan dan masukkan data perubahannya.
Jika data dibawah tidak terdapat dalam settingan default firefox, klik kanan pilih New. Untuk data berupa angka, pilih Integer, untuk true/false pilih Boolean.

CRAKER BOY-Cara Mempercepat Koneksi Wifi Pada Laptop


Laptop kamu terhubung dengan internet melalui modem ponsel, modem usb, atau koneksi lain, dan ingin melakukan sharing koneksi internet dengan perangkat lain (laptop atau ponsel) melalui WIFI? Jika belum tau caranya, berikut saya informasikan langkah-langkah sederhana cara melakukan sharing koneksi internet dengan memanfaatkan koneksi WIFI, dengan kata lain, kita menjadikan laptop kita sebagai akses point-nya (info: untuk menjadikan ponsel sebagai akses point bisa baca di tulisan tentang Joikuspot). Jika ingin melakukan sharing melalui kabel jaringan bisa melihat tulisan saya tentang sharing koneksi internet.

Sebelum saya mulai, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu, untuk komputer atau perangkat lain yang menjadi client harus mempunyai koneksi WIFI di dalamnya, dan jumlah client itu sendiri akan mempengaruhi kecepatan koneksi (makin banyak client-nya berarti makin lambat koneksinya). Sharing koneksi melalui WIFI ini tidak terlalu stabil dibandingkan dengan sharing dengan kabel jaringan.

Oke, langsung saja saya mulai.

Langkah pertama yaitu melakukan seting pada komputer induk. Untuk bagian pertama ini kita masuk ke ke Network Connections, klik kanan pada koneksi wireless (WIFI) dan pilih Properties.

Selanjutnya pada panel properties tersebut, masuk ke tab menu Wireless Networks, dan buat koneksi baru dengan memilih Add.

Isi Network name (SSID) sesuai dengan keinginan, hilangkan tanda centang pada The key is provided for me automatically (karena di sini kita akan menentukan sendiri network key-nya), dan isi Network key dengan angka atau huruf sebanyak 5 karakter, ulangi kode tersebut pada Confirm network key. Terakhir berikan tanda centang pada This is a computer-to-computer (ad hoc) network, wireless access point are not used. Jika sudah maka pada tab menu Wireless Network bagian Preferred networks akan bertambah satu network baru sesuai dengan yang baru saja kita buat di atas.

Langkah berikutnya masuk ke tab menu General dan pilih item Internet Protocol (TCP/IP), dilanjutkan dengan memilih Properties. Isi kolom IP address dengan 192.168.0.1 dan Subnet mask 255.255.255.0. Jika sudah simpan dengan memilih Ok.

Kembali ke Network Connections, kali ini kita pilih sumber koneksi yang kita gunakan (dalam contoh ini saya gunakan koneksi Smart), klik kanan pada koneksi tersebut dan pilih Properties.

Masuk ke tab menu Advanced, kemudian beri tanda centang pada Allow other network users to connect trough this computer’s internet connections. Sedangkan untuk Home networking connections, kita pilih koneksi wireless yang telah kita setup di atas (dalam contoh ini saya pilih Wireless Network Connections 2).

Sampai di sini proses setup komputer induk selesai, untuk memulai sharing koneksi, kita aktifkan dulu koneksi internet kita sesuai dengan sumber koneksi yang kita gunakan, kemudian pada panel Wireless Network Connections, kita pilih koneksi yang telah kita buat di atas dan pilih Connect.

Selanjutnya, pada komputer atau perangkat client (dalam contoh di sini saya gunakan ponsel Nokia N82 sebagai client), kita lakukan koneksi dengan komputer induk melalui WIFI, pilihWLAN Network yang telah kita buat di atas dan masukkan WEP key sesuai dengan key yang kita buat di atas (5 karakter).

Jika koneksi dengan komputer induk, maka koneksi WIFI pada panel Wireless Network Connections akan muncul notifikasi Connected, dan kita bisa mulai browsing dari komputer atau perangkat WIFI.

CRAKER BOY-Cara Hacking Wireless/WiFi/Hotspot


Wi-Fi (Wireless Fidelity) adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan cepat. Wi-Fi tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses internet, Wi-Fi juga dapat digunakan untuk membuat jaringan tanpa kabel di perusahaan. Karena itu banyak orang mengasosiasikan Wi-Fi dengan “Kebebasan” karena teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses internet atau mentransfer data dari ruang meeting, kamar hotel, kampus, dan café-café yang bertanda “Wi-Fi Hot Spot”.

Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk pengunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.
Spesifikasi

Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g, and 802.11n. Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.
Spesifikasi Wi-Fi
Spesifikasi Kecepatan Frekuensi
Band Cocok
dengan
802.11b 11 Mb/s 2.4 GHz B
802.11a 54 Mb/s 5 GHz A
802.11g 54 Mb/s 2.4 GHz b, g
802.11n 100 Mb/s 2.4 GHz b, g, n


Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.

Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).

Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan edical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.

Kelebihan Wi-fi

Tingginya animo masyarakat -khususnya di kalangan komunitas Internet- menggunakan teknologi Wi-Fi dikarenakan paling tidak dua faktor.

kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel.
pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot.

Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut -yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan- dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika Serikat. Juga salah satu kelebihan dari Wi-Fi adalah kecepatannya yang beberapa kali lebih cepat dari modem kabel yang tercepat. Jadi pemakai Wi-Fi tidak lagi harus berada di dalam ruang kantor untuk bekerja

Wi-fi Hardware

Hardware wi-fi yang ada di pasaran saat ini ada berupa

Wi-fi dalam bentuk PCI Wi-fi dalam bentuk USB

Ada 2 mode akses koneksi Wi-fi, yaitu

Ad-Hoc

Mode koneksi ini adalah mode dimana beberapa komputer terhubung secara langsung, atau lebih dikenal dengan istilah Peer-to-Peer. Keuntungannya, lebih murah dan praktis bila yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpa harus membeli access point

Infrastruktur

Menggunakan Access Point yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).

Kelemahan pada wifi

Mudahnya dihacking oleh para hacer untuk mencuri password pengguna wi-fi

Cara adalah sebagai berikut:

Pertama kita harus mengetahui perbedaan antara jaringan Hub dan Switch:

* Pada jaringan hub semua data yang mengalir di jaringan dapat dilihat/diambil oleh komputer manapun yang ada di jaringan asalakan komputer tersebut merequest data tersebut, kalo tidak direquest ya tidak akan datang.

* Pada jaringan switch hanya komputer yang melakukan pertukaran data yang dapat melihat data tersebut, komputer2 lain tidak berhak merequest data tersebut.

Masalahnya adalah harga dari router hub dan switch tidak berbeda jauh sehingga kebanyakan tempat sekarang sudah menggunakan metode switch yang menyulitkan untuk network hacking.

Hacking ini menggunakan teknik:

Sniffing
ARP Poison Routing

Kedua Teknik di atas tidak akan bisa dicegah oleh firewall apapun di komputer korban, dijamin.

Important Note: ARP Poison Routing dapat meyebabkan denial of service (dos) pada salah satu / semua komputer pada network anda

Kelebihan:

Tidak akan terdeteksi oleh firewall tipe dan seri apapun karena kelemahannya terletak pada sistem jaringan bukan pada komputernya
Bisa mencuri semua jenis login password yang melalui server HTTP
Bisa mencuri semua login password orang yang ada di jaringan Hub selama program diaktifkan
Untuk ARP Poisoning bisa digunakan untuk mencuri password di HTTPS
Semua programnya free
Untuk jaringan Switch harus di ARP poisoning 1 persatu dan bandwidth anda akan termakan banyak untuk hal itu (kalo inet super cepat ga masalah)
Ketahuan / tidak oleh admin jaringan di luar tanggung jawab saya
Mulai dari sini anggap bahwa di network dalam kisah ini ada 3 komputer, yaitu:
Komputer Korban
Komputer Hacker
Server

Langkah-langkah pertama:

1. Cek tipe jaringan anda, anda ada di jaringan switch / hub. Jika anda berada di jaringan hub bersyukurlah karena proses hacking anda akan jauh lebih mudah.
2. Download program-program yang dibutuhkan yaitu Wireshark dan Cain&Abel.Code:

http://www.wireshark.org/download.html
http://www.oxid.it/cain.html

Cara Menggunakan WireShark:

Jalankan program wireshark
Tekan tombol Ctrl+k (klik capture lalu option)
Pastikan isi pada Interfacenya adalah Ethernet Card anda yang menuju ke jaringan, bila bukan ganti dan pastikan pula bahwa “Capture packets in promiscuous mode” on
Klik tombol start
Klik tombol stop setelah anda merasa yakin bahwa ada password yang masuk selamaanda menekan tombol start
Anda bisa melihat semua jenis packet yang masuk dan keluar di jaringan (atau pada komputer anda saja jika network anda menggunakan Swtich
Untuk menganalisis datanya klik kanan pada data yang ingin di analisis lalu klik “Follow TCP Stream” dan selamat menganalisis paketnya (saya tidak akan menjelaskan caranya karena saya tidak bisa )
Yang jelas dari data itu pasti di dalamnya terdapat informasi2 yang dimasukkan korban ke website dan sebaliknya

Cara di atas hanya berlaku apabila jaringan anda adalah Hub bukan switch
Dari cara di atas anda dapat mengetahui bahwa jaringan anda adalah hub/switch dengan melihat pada kolom IP Source dan IP Destination. Bila pada setiap baris salah satu dari keduanya merupakan ip anda maka dapat dipastikan jaringan anda adalah jaringan switch, bila tidak ya berarti sebaliknya.

Cara Menggunakan Cain&Abel:

* Penggunaan program ini jauh lebih mudah dan simple daripada menggunakan wireshark, tetapi bila anda menginginkan semua packet yang sudah keluar dan masuk disarankan anda menggunakan program wireshark
* Buka program Cain anda
* Klik pada bagian configure
* Pada bagian “Sniffer” pilih ethernet card yang akan anda gunakan
* Pada bagian “HTTP Fields” anda harus menambahkan username fields dan password fields nya apabila yang anda inginkan tidak ada di daftar.
Sebagai contoh saya akan beritahukan bahwa kalo anda mau hack password Friendster anda harus menambahkan di username fields dan passworsd fields kata name, untuk yang lain anda bisa mencarinya dengan menekan klik kanan view source dan anda harus mencari variabel input dari login dan password website tersebut. Yang sudah ada di defaultnya rasanyan sudah cukup lengkap, anda dapat mencuri pass yang ada di klubmentari tanpa menambah apapun.
* Setelah itu apply settingannya dan klik ok
* Di menu utama terdapat 8 tab, dan yang akan dibahas hanya 1 tab yaitu tab “Sniffer” karena itu pilih lah tab tersebut dan jangan pindah2 dari tab tersebut untuk mencegah kebingungan anda sendiri
* Aktifkan Sniffer dengan cara klik tombol sniffer yang ada di atas tab2 tersebut, carilah tombol yang tulisannya “Start/Stop Sniffer”
* Bila anda ada di jaringan hub saat ini anda sudah bisa mengetahui password yang masuk dengan cara klik tab (Kali ini tab yang ada di bawah bukan yang di tengah, yang ditengah sudah tidak usah diklik-klik lagi) “Passwords”
* Anda tinggal memilih password dari koneksi mana yang ingin anda lihat akan sudah terdaftar di sana
* Bila anda ternyata ada di jaringan switch, ini membutuhkan perjuangan lebih, anda harus mengaktifkan APR yang tombolonya ada di sebelah kanan Sniffer (Dan ini tidak dijamin berhasil karena manage dari switch jauh lebih lengkap&secure dari hub)
* Sebelum diaktifkan pada tab sniffer yang bagian bawah pilih APR
* Akan terlihat 2 buah list yang masih kosong, klik list kosong bagian atas kemudian klik tombol “+” (Bentuknya seperti itu) yang ada di jajaran tombol sniffer APR dll
* Akan ada 2 buah field yang berisi semua host yang ada di jaringan anda
* Hubungkan antara alamat ip korban dan alamat ip gateway server (untuk mengetahui alamat gateway server klik start pada komp anda pilih run ketik cmd lalu ketik ipconfig pada command prompt)
* Setelah itu baru aktifkan APR, dan semua data dari komp korban ke server dapat anda lihat dengan cara yang sama.

Anda dapat menjalankan kedua program di atas secara bersamaan (Cain untuk APR dan wireshark untuk packet sniffing) bila ingin hasil yang lebih maksimal.

Password yang bisa anda curi adalah password yang ada di server HTTP (server yang tidak terenkripsi), bila data tersebut ada di server yang terenkripsi maka anda harus mendekripsi data tersebut sebelum memperoleh passwordnya (dan itu akan membutuhkan langkah2 yang jauh lebih panjang dari cara hack ini)

Untuk istilah-istilah yang tidak ngerti bisa dicari di wikipedia (tapi yang inggris ya kalo yang indo jg belum tentu ada).

Secara teknologis jalur frekuensi -baik 2,4 GHz maupun 5 GHz- yang menjadi wadah operasional teknologi Wi-Fi tidak bebas dari keterbatasan .

Pasalnya, pengguna dalam suatu area baru dapat memanfaatkan sistem Internet nirkabel ini dengan optimal, bila semua perangkat yang dipakai pada area itu menggunakan daya pancar yang seragam dan terbatas.

Apabila prasyarat tersebut tidak diindahkan, dapat dipastikan akan terjadi harmful interference bukan hanya antar perangkat pengguna Internet, tetapi juga dengan perangkat sistem telekomunikasi lainnya.

Bila interferensi tersebut berlanjut -karena penggunanya ingin lebih unggul dari pengguna lainnya, maupun karenanya kurangnya pemahaman terhadap keterbatasan teknologinya- pada akhirnya akan membuat jalur frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.

Keterbatasan lain dari kedua jalur frekuensi nirkabel ini (khususnya 2,4 GHz) ialah karena juga digunakan untuk keperluan ISM (industrial, science and medical).

Konsekuensinya, penggunaan komunikasi radio atau perangkat telekomunikasi lain yang bekerja pada pada pita frekuensi itu harus siap menerima gangguan dari perangkat ISM, sebagaimana tertuang dalam S5.150 dari Radio Regulation.

Dalam rekomendasi ITU-R SM.1056, diinformasikan juga karakteristik perangkat ISM yang pada intinya bertujuan mencegah timbulnya interferensi, baik antar perangkat ISM maupun dengan perangkat telekomunikasi lainnnya.

Rekomendasi yang sama menegaskan bahwa setiap anggota ITU bebas menetapkan persyaratan administrasi dan aturan hukum yang terkait dengan keharusan pembatasan daya.

Menyadari keterbatasan dan dampak yang mungkin timbul dari penggunaan kedua jalur frekuensi nirkabel tersebut, berbagai negara lalu menetapkan regulasi yang membatasi daya pancar perangkat yang digunakan.

Sinyal Wireless

Sinyal wireless LAN normalnya dapat ditangkap pada kisaran sekitar 200 meter dari access point, tetapi client yang menggunakan antena eksternal dapat menangkap sinyal sampai sejauh 1000 meter. Apabila anda menempatkan AP dekat pintu atau jendela, dapat dipastikan para tetangga dapat ikut menikmati akses Internet atau melakukan sniffing terhadap traffic network.

Apabila infrastruktur wireless LAN itu melibatkan koneksi wireless antar-gedung tinggi, maka client yang tidak diinginkan dapat melakukan sniffing dari bawah sejauh sampai 2.500 kaki (762 meter). Jadi walaupun sinyal wireless LAN para ISP yang dipasangkan di puncak-puncak gedung tinggi dapat di-sniffing dari bawah (dikenal sebagai war flying).

Jika anda ingin connect internet menggunakan wifi sementara anda jauh AP atau dari tempat wifi yang tersedia anda bisa mendekatkan diri dengan area tersebut dan bisa main internet sepuasnya dengan langkah sebagai berikut

1) Anda harus memiliki USB Wireless Adapter. Yang bisa anda dapatkan ditoko toko komputer dengan harga berkisar Rp 210.000 (cukup murah untuk technology secanggih ini) + antenna UHF bentuk parabola.

2) Langkah ini merupakan langkah kunci, yaitu dengan menggunakan antenna UHV yang berbentuk Grid Parabolic sebagai Reflector untuk memperkuat sinyal.

3) Untuk lebih memperkuat daya reflexy dari parabole anda dapat menambahkan kawat kasa pada seluruh permukaan, lalujangan lupa disekrup dengan rangka parabola. Anda juga bisa menambahkan alumunium foil.

4) Pasanglah USB WiFi Adapter pada tiang penyangga yang ada di tengah parabola. Apabila terlalu panjang dari fokusnya dapat dipotong.

Usahakan agar USB WiFI terletak pada fokus parabola. Ingat kan rumus fokus parabola. Kalau ragu nih rumus sederhananya.

F= D(kuadrat) / 4(kuadrat).c

D: diameter parabola

C: kedalaman parabola

5) pasang kabel USB( High Speed 2.0 usb cable system) sedemikian rupa.

6) Lalu pasang kembali tiang penyangga USB wifi pada parabola. Pasang pada pipa besi untuk mempermudah antenne supaya enak diputar putar.

7) Kalau udah install driver USB WiFI tadi (bawaan pabrik).

Lalu install “NETWORK STUMBLER” untuk mencari sinyal yang kuat dan terdekat.

icon cool Cara Mengenal Hacking Wireless/WiFi/Hotspot dan Triknya Pasang antenna diluar dan masukkan kabel USB pada port komputer anda. Scan pake Net Stumbler. Cari jaringan yang ngga’ di ENCRYPT dan jaraknya paling deket dengan anda. Lalu join aja.

Akses ke wifi :

jenis :

secure, artinya untuk dapat mengakses kita harus memasukkan password

unsecure, artinya kita bisa mengakses wifi tanpa harus mengisikan password, jd langsung konek.

Yang unsecure, kadang juga tidak bisa mengakses internet walau bisa konek ke jaringan. Hal ini karena ada pengaturan IP. Untuk server yang menggunakan ip dinamik, maka kita tidak usah pusing dengan ip, karena ip sdh otomatis dimasukkan oleh server ke klien (computer kita).

Untuk server yang menggunakan static ip, maka kita harus secara manual memasukkan ip untuk computer/laptop kita.

Jika kita bisa konek ke wifi tp tidak bisa akses internet, cobalah ubah ip laptop kita. Caranya :

klik kanan icon wifi di bawah kanan layar
pilih properties
pilih Advanced
pada bagian connection pilih Internet Protocol (TCP/IP)
pilih static ip
pada ip isi : 192.168.0.212
pada Net Mask isi : 255.255.255.0
pada getway isi : 192.168.0.1
pada dns server isi : 192.168.0.1
klik ok.

KAB.TUBAN-Pulang Sekolah, Siswa Tewas Terlindas Truk

Nasib tragis dialami Rudi Setiawan (17), asal Dusun Kiring, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Pelajar kelas dua salah satu SMK itu tewas setelah terlindas truk bermuatan pasir di jalan Tuban-Babat KM 3, Desa Tegalabang, Semanding, Tuban, Kamis, (2/12/2010).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan yang menewaskan pelajar tersebut bermula saat itu korban yang mengendarai sepeda motor Supra X nopol S 2846 GD berjalan dari arah Tuban menuju Surabaya.

Setelah berada di KM 3 jalan Tuban-Babat itu, secara tiba-tiba muncul sebuah truk nopol S 9638 EF dari arah Surabaya menuju Semarang, yang dikemudikan Heri Purnomo. Saat itu Truk sedang berusaha mendahului kendaraan mobil Avansa yang berada di depannya.

Namun, karena jaraknya antara keduanya yang sudah terlalu dekat, akhirnya tabrakan pun tak bisa terhindarkan, sehingga mengakibatkan korban terlindas truk tersebut.

"Tadi truk itu mendahului mobil yang ada di depannya, tapi setelah itu muncul kendaraan anak sekolah itu. Akhirnya terus tabrakan," jelas Sujud (39), warga desa sekitar kejadian perkara.

Sementara itu, Heri Purnomo, sopir truk, itu mengakui jika memang saat itu dirinya sedang mendahului mobil yang ada di depannya. "Ya saya tadi jalan dari arah Surabaya memang mendahului mobil yang ada di depan, tapi dia juga saat itu dia sedang menyalip kendaraan," jelas Heri.

Akibat dari kecelakaan itu korban mengalami luka sangat parah dan tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan jenazah korban kini sudah dibawa petugas Ke kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuban guna untuk dilakukan otopsi

KOTA PONOROGO-Razia Kos Mesum



Petugas Polsek Kota Ponorogo melakukan razia terhadap tempat kos Jalan Parikesit 49 yang diduga dipakai mesum, Rabu malam (22/7/2010). Dalam razia ini, aparat mendapati dua pasangan lawan jenis dalam satu kamar yang ditengarai pasangan selingkuh sebab tidak bisa menunjukan surat nikah maupun KTP.

BEKOTA SURABAYA-Razia Diskotek




Razia narkoba yang dilakukan petugas gabungan Satreskoba Polrestabes Surabaya dan Ditnarkoba Polda Jatim membuahkan hasil. Dalam razia yang melibatkan ratusan personel ini, petugas mendapati sejumlah hal."Pertama kita menemukan butir pil Viagra milik salah seorang pengunjung diskotek Deluxe," ujar Kanit I Satreskoba Polrestabes Surabaya AKP Effendy seusai razia, Minggu (8/8/2010).

CRAKER BOY-mempercepat koneksi internet


Koneksi internet yang cepat adalah dambaan setiap orang, seperti cewe cantik juga yang merupakan dambaan setiap orang.:-) kembali ke masalah mempercepat koneksi internet, tapi tips ini hanya berlaku untuk yang di warnet saja dan warnetnya menggunakan mozzila firefox sebagai browsernya. tujuannya adalah mempercepat koneksi internet di komputer kita dengan menyedot bandwitdh komputer lain di dalam 1 warnet. licik juga sih tips ini tapi tidak apa-apa, apalagi di saat warnet yang sedang penuh dan semua komputer lambat, jadi cara ini bisa kita pakai. jadi koneksi internet kita jadi lebih cepat dan yang lain jadi sedikit lambat. kan kalo warnet lagi penuh semuanya lambat, jadi tidak akan pada menyadarinya. okeh saya akan memberitahukan untuk anda, begini caranya untuk mempercepat koneksi internet di warnet:

1. Di address bar mozzila ketik about:config kemudian akan terlihat tulisan yang banyak sekali

2. gunakan fasilitan ctrl+f untuk mencari kata, kata yang di cari adalah sebagai berikut dan di rubah

Network.http.pipelining; False <– klik 2 kali ubah “False” menjadi “True“
Network.http.pipelining.maxrequests; 4 <-- klik 2 kali ubah “4” menjadi “30“
Network.http.proxy.pipelining; False <– klik 2 kali ubah “False” menjadi “True“

3. Kemudian klik kanan di bagian yang kosong/putih terus pilih new terus integer lalu kolom pertama isikan nglayout.initialpaint.delay lalu tekan enter satu kali dan masukan angka 0 dan tekan enter kembali.

4. restart ulang mozzila firefoxnya

5. Selamat berinternet ria dengan cepat, karena bandwitdh akan tersedot ke komputer anda, ini tadi adalah tips mempercepat koneksi internet di warnet.

PROFIL-Bupati Tuban Kabarnya Ngetop Sejak Kuliah di UGM

TUBAN — Massa mengamuk di Tuban, Jawa Timur, Sabtu lalu. Mereka merusak dan membakar pedopo kabupaten itu dan aset keluarga milik Bupati Tuban Haeny Relawati. Massa bikin rusuh karena kecewa terhadap hasil pemilihan bupati dan wakil bupati. Jago mereka kalah tipis dalam perhitungan suara.

Berita kerusuhan itu sudah banyak diketahui umum. Tapi, siapa Haeny sesungguhnya belum banyak dikupas. Haeny lahir di Klaten 41 tahun yang lalu. Ia berguru di Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Sejak kuliah, dia memang dikelilingi bibit jempolan. Beberapa teman kuliahnya dulu, sekarang ada yang jadi wakil walikota Surabaya. Ada yang jadi wakil bupati Kudus. Kakak kelasnya malah ada yang jadi pemimpin redaksi sebuah media cetak di Jakarta dan aktivis blog terkenal. Adik kelasnya ada yang menjadi penasihat seorang menteri dan kakak kelasnya jadi juru bicara presiden.

Berkulit kuning mulus, Haeny dulu dikenal sebagai mahasiswi yang ramah, gampang berteman. Rambutnya hitam, ikal, sebahu. Bibirnya senantiasa dipoles lipstik merah. Selain dikenal sebagai mahasiswi yang rajin kuliah, ia sempat mengikuti beberapa kegiatan di kampusnya. Tak jarang ia menjadi panitia acara kampus. Waktu itu ia belum memakai jilbab seperti sekarang.

Haeny pernah indekos di sebelah gedung kuliah umum Fisipol, di Sekip, Yogyakarta. Pemondokan khusus perempuan yang dia sewa ini tergolong kelas atas pada masanya. Nyaris setiap malam, ada saja teman kuliahnya yang berkunjung. Ada yang datang dengan alasan klise, contohnya pinjam catatan kuliah, ada juga yang memang bermaksud menjadikannya pacar.

Ternyata jodoh Haeny ada di Tuban. Ia menikah dengan seorang pengusaha lokal yang kaya raya. Bisnisnya tersebar di setiap jengkal Tuban. Saking kayanya sang suami itu, seorang pejabat Jakarta kabarnya pernah terbengong-bengong ketika mampir ke rumahnya. Ia melihat sederet mobil mewah seperti yang biasa dimiliki pejabat atau pengusaha di Jakarta diparkir di garasi keluarga Haeny.

KOTA SURABAYA-Razia Kos PSK Dolly

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Sawahan kembali menggelar razia di lokalisasi Dolly dan Jarak. Bedanya, Senin (30/8/2010) siang, Satpol PP merazia kos-kosan para pekerja seks komersial (PSK). Dalam razia ini, petugas Satpol PP Kecamatan Sawahan tak sendirian, melainkan bekerjsama dengan Polsek Sawahan dan Koramil.

KOTA MALANG-Mafia Peradilan di Malang


Seorang mahasiswa Unibraw yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Peduli Keadilan (Formah PK) berteriak sambil menunjukkan beberapa lembar uang saat demo di kantor Pengadilan Negeri Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (11/10/2010). Mahasiswa menuding adanya mafia peradilan di lingkungan PN Kepanjen.

KAB.TUBAN-Cung dan Nduk Tuban


Sebanyak 20 peserta finalis calon duta wisata Kabupaten Tuban, atau yang dikenal Cung dan Nduk, mengikuti Fam Tour. Hal tersebut bertujuan untuk memperkenalkan tempat wisata, industri, dan tempat-tempat bersejarah yang berada di kabupaten Tuban, Kamis (4/11/2010)

KOTA SURABAYA-Gembok Motor


Seorang model memperagakan penggembokan motor di depan minimarket di Jalan Kebraon Tengah, Karangpilang, Surabaya, Selasa (16/11/2010) petang. Sosialisasi digelar Polsek Karangpilang karena kasus pencurian motor tetap marak. Dengan gembok, keamanan sepeda motor saat parkir bisa lebih terjamin.

KAB.MALANG-Edan!! Pemuda 20 Tahun Perkosa Nenek 2 Cucu


Saat keluar dari ruang Gakumdu, wajah Sugiono tertutup kerpus. Didampingi seorang penyidik, pemuda 20 tahun yang tinggal di Desa Belung, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Kamis (2/11/2010) siang ini kembali menjalani pemeriksaan intensif.

Ia baru saja diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Malang. Tuduhannya adalah melakukan pemerkosaan dengan pencurian dan pemberatan (curat). Ironisnya, korban yang menjadi budak nafsu Sugiono adalah seorang perempuan yang usianya di atas 52 tahun.

“Pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif. Saat ini, seluruh barang bukti dan saksi-saksi sudah kami kumpulkan dan mintai keterangan,” ungkap Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) Malang Kompol Anjas Gautama Putra, Kamis (2/11/2010) siang pada wartawan.

Dari data yang dihimpun beritajatim.com terkait masalah asusila dan pencurian itu terjadi pada dini hari kemarin. Korban yang menjadi tindakan amoral pelaku adalah Kris Asmuriyati. Ia lebih akrab dipanggil Bu As.
Bu As sendiri, mempunyai dua orang anak dan dua orang cucu. Perawakannya biasa saja. Selain kulitnya yang mulai keriput, tanda-tanda jika Bu As sudah tidak muda lagi, rupanya bukan menjadi penghalang Sugiono untuk menikmati perbuatan asusila.

Kebetulan, Bu As dan Sugiono adalah satu teman kerja. Mereka berdua, menjadi pegawai di sebuah Tempat Penginapan Wisata Gunung Tabor. Lokasi tempat penginapan atau losmen itu berada di Desa Tulus Besar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Tempat ini, hanya berjarak tak sampai 25 kilometer dari kawah Gunung Bromo.

Jabatan Bu As di tempat penginapan itu sebagai tukang masak plus memberi makan anjing peliharaan milik majikannya. Sedangkan Sugiono, di tempat yang sama, bekerja sebagai petugas cleaning servis dan sesekali menjadi kuli bangunan jika ada beberapa furniture atau bangunan dilosmen itu yang harus dibenahi.

“Korban dan pelaku memang bekerja di losmen tempat wisata itu. Saat kejadian, pelaku ternyata berpura-pura pamit pulang. Padahal, ia bersembunyi di salah satu kamar penginapan,” kata Anjas.

Jam kerja Sugiono adalah mulai pukul tujuh pagi sampai empat sore. Sedangkan Bu As, lebih lama lagi dan kerap menjadikan salah satu kamar penginapan sebagai tempat peristirahatannya pula.

Karena sudah direncanakan cukup matang, rupanya sore itu Sugiono tidak segera pulang. Melainkan, bersembunyi di salah satu kamar penginapan. “Saya memang bersembunyi di salah satu kamar losmen sebelum korban saya gagahi,” kata Sugiono saat ditemui di ruang penyidikan.

Dikatakannya, sebelum bersembunyi, Sugiono rupanya sudah mengawasi gerak-gerik Bu As dengan mata liarnya. Hal itu terbukti ketika sore hari tiba, Sugiono masih sempat mengintip Bu As mandi selama beberapa menit. “Saya intip dia mandi lewat lubang kunci pintu. Tidak lama, hanya beberapa menit saja,” terangnya.

Nah, mampu melihat tubuh Bu As dalam kondisi telanjang itulah, Sugiono akhirnya berpamitan pulang pada Bu As dan sebagaian karyawan losmen lainnya. Hanya saja, aksi itu digunakan Sugiono untuk mengelabuhi Bu As dan sejumlah pegawai di losmen tempat wisata itu.

Pasalnya, bukan langsung pulang ke rumah, Sugiono malah menyelinap masuk salah satu kamar penginapan dan bersembunyi. Di sana, Sugiono cukup lama bersembunyi. Ia bahkan sempat tertidur dan baru bangun untuk melancarkan aksinya sekitar pukul 02.30 wib.

Situasi yang sepi membuat Sugiono dengan leluasa bisa menuruti kemauannya. Setelah masuk ke kamar Bu As, dengan sigap ia langsung melilitkan selimut ke wajah juru masak itu. Mengetahui ada orang asing masuk kamar, Bu As pun sempat memberikan perlawanan. Namun, pukulan tangan Sugiono sebanyak dua kali, membuat tubuh rentanya pingsan.

“Saya pukul dua kali. Kena bagian kepala. Pukulan pertama korban masih sadar. Baru yang kedua itulah dia langsung pingsan,” ucap Sugiono.

Mengetahui korban sudah dalam keadaan tidak berdaya, kedua tangan Bu As pun diikat. Selanjutnya, seluruh kain yang menutupi tubuh perempuan senja itu dilucuti. Setelah mematikan lampu kamar, dengan sangat beringas, Sugiono pun melampiaskan nafsunya. Tragisnya lagi, Sugiono mengulangi dan memperkosa Bu As sebanyak dua kali pada pagi buta itu.

Puas melampiaskan nafsu birahinya, Sugiono langsung kabur. Agar aksi itu berlagak seperti pencurian, pemuda yang tak lulus Sekolah Dasar (SD) itupun mengambil ponsel Nokia milik Bu As. Aksi korban pun terbongkar keesokan harinya setelah pemilik losmen mengumpulkan seluruh pegawainya dengan mendatangkan sejumlah Petugas Polsek Tumpang. Meski sempat mengelak, jeruji besilah tempat Sugiono untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kini.

“Saya ditangkap Polisi setelah pemilik tempat penginapan menginterogasi kami. Saya pun mengakui semuanya,” tambah Sugiono.

OLAH RAGA-Media Malaysia: Kena Ganyang Indonesia


Kekecewaan Malaysia yang dibantai Indonesia 5-1 pada ajang Piala AFF di Gelora Bung Karno, tadi malam (1/12/2010), terpancar di pemberitaan media-media setempat.

Hasil tersebut membuat Malaysia terpuruk di dasar klasmenen Grup A, nihil poin. Thailand dan Laos yang bermain imbang menghuni dua tempat di atasnya, masing-masing dengan raihan satu angka. Indonesia, sudah tentu di puncak dengan tiga poin.

Bila media-media Tanah Air turut meluapkan kegembiraan lewat pemberitaannya, tidak demikian dengan pers di negeri tetangga tersebut. Mereka membuat judul-judul lucu namun menyedihkan.

Harian olahraga ARENA membuat judul besar, ‘KENA GANYANG’ di halaman muka. Hal yang sama dibuat Harian Malaysia, ‘MALAYSIA TEWAS kepada INDONESIA’.

Berita Harian On Line membuat ‘Ledak Satu Diganyang Lima’. Pada alinea pertama tertulis:

KEMPEN Piala Suzuki AFF negara tampak seperti menjanjikan harapan baru pada 20 minit pertama permainan perlawanan pembukaan bertemu Indonesia di Stadium Bung Karno malam tadi, tetapi baki 70 minit seterusnya menyaksikan harapan itu diragut pasukan tuan rumah dengan kemenangan besar 5-1.

Sementara itu My Metro membuat judul ‘Kena Ganyang’. Tertulis, seandainya Stadion Gelora Bung Karno bisa bicara, pasti sudah pasti venue kebanggaan rakyat Indonesia itu turut menangisi nasib anak buah ketua juru latih K Rajagobal yang tewas 5-1 pada tuan rumah.

Sedang situs berbahasa Inggris Bernama.com, membuat judul Malaysia Get Off To A Bad Start In Suzuki Cup Campaign. Dituturkan dalam beritanya, Indonesia terkejut dengan gol Orshahrul Idlan Talaha pada menit 17 dan langsung bangkit setelah gol bunuh diri Mohd Asraruddin Putra, empat menit berselang. Bernama juga menyebut Indonesia main tanpa ampun di babak kedua.

KAB.JOMBANG-ABG Tewas Dikeroyok Santri

Seorang pemuda ABG asal Dusun Klagen Desa Kepuh Kembeng Kecamatan Peteronga Kabupaten Jombang bernama Rukin (18), tewas setelah dikeroyok santri. Ia dicurigai sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Peterongan, Aiptu Sugeng Prasojo menjelaskan, kasus pengeroyokan itu terjadi di kawasan ponpes Darul Ulum Rejoso, Rabu (1/12/2010) malam. Semua itu berawal ketika Rukin mondar-mandir di kawasan ponpes tersebut.

Praktis, hal itu menimbul kecurigaan sejumlah petugas keamanan pondok. Apalagi, di ponpes itu kerap terjadi kasus curnamor. Nah, saat asyik mengendarai motor itulah Rukin dihentikan oleh petugas ketertiban.

Rukin selanjutnya digelandang pos keamanan. Di tempat itu, warga Dusun Klagen ini diberondong sejumlah pertanyaan. Rukin mengelak jika dituding sebagai pelaku curanmor. Karena tidak mengaku, rambut Rukin digunduli petugas keamanan pondok.

Pada saat bersamaan, sejumlah santri lainnya datang. Entah siapa yang memulai, tiba-tiba bogem mentah mendarat di wajah Rukin. Bukan hanya sekali, tendangan dan pukulan datang bertubi-tubi. Selain menggunakan tangan kosong, ada pula santri yang memukul dengan menggunakan gagang sapu. Rukin roboh bersimbah darah.

Tidak puas hanya memukuli Rukin, santri lainnya juga merusak motor Revo dengan nopol S 6922 XU yang dikendarai warga Klagen tersebut. "Dengan sejumlah luka, korban dilarikan ke RSUD Jombang. Namun beberapa saat setelah menjalani perawatan, Rukin meninggal," kata Sugeng menjelaskan, Kamis (2/12/2010).

Atas peristiwa itu, Polsek Peterongan langsung turun ke lokasi. Empat orang santri yang diduga sebagai pelaku penganiayaan ditangkap. Mereka adalah; Maulana alias Soleh (33), petugas keamanan ponpes, M Kirom (20), M Syafii (26), dan Asep (19). "Kita masih melakukan pengembangan. Saat ini masih ada empat pelaku yang kita tangkap," pungkas Sugeng.

KAB.BOJONEGORO-Hari AIDS


Para siswa Sekolah Menengah Terpadu (SMT) Kabupaten Bojonegoro memperingati hari AIDS se-dunia dengan cara membagi-bagikan pin dan juga selebaran kepada para pengguna jalan di perempatan Jl Doponegoro, Kota Bojonegoro, Rabu (1/12/2010). Tampak dua siswi sedang memberikan pin dan selebaran.

OLAH RAGA-Rajagopal: Pertahanan Malaysia Mengecewakan


Pelatih kepala tim nasional Malaysia K Rajagopal menuding penampilan buruk lini belakangnya menjadi biang keladi kekalahan memalukan itu. Dia membantah kalau kekalahan telak timnya akibat tekanan dari penonton.

"Saya kecewa dengan kekalahan 1-5 ini. Kami memulai laga dengan baik dan mencetak gol pada menit ke-17," kata Rajagopal, Kamis (2/12/2010).

"Setelah itu kami membuat kesalahan individu di barisan belakang sehingga Indonesia berhasil menyamakan kedudukan. Gol kedua juga lahir dari kesalahan di barisan pertahanan," lanjut Rajagopal.

Malaysia, menurut Rajagopal, sebenarnya berusaha bangkit di babak kedua. Namun kesalahan kembali dilakukan oleh barisan pertahanannya yang akhirnya mampu dimanfaatkan oleh penyerang Indonesia.

"Barisan pertahanan kami tidak memberikan permainan yang semestinya dilakukan untuk menghadapi serangan Indonesia. Setelah ketinggalan dua gol kami kembali melakukan banyak kesalahan," beber Rajagopal.

Pada penyisihan Grup A Piala AFF 2010 ini, Malaysia unggul lebih dulu lewat gol Norshahrul Idlan Bin Talaha pada menit ke-17. Indonesia menyamakannya pada menit 22 melalui bunuh diri M Asraruddin Putra. Pada menit ke-33, Indonesia berbalik unggul 2-1 setelah pemain belakang Malaysia, gagal mengawal Christian 'El Loco' Gonzales. Pemain naturalisasi asal Uruguay itu pun berhasil merobek jala Malaysia. Di babak kedua, Indonesia menambah tiga gol lagi. Masing-masing lewat kaki M Ridwan (55'), Arif Suyono (77'), dan Irfan Bachdim (90').

Rajagopal sendiri membantah kekalahan ini disebabkan oleh tekanan pendukung Indonesia. Dia juga menolak menjadikan absennya 9 pemain pilarnya sebagai alasan atas kekalahan timnya malam ini.

"Saya sebenarnya berusaha untuk menyeimbangkan permainan dengan memasukkan pemain senior (Mohamad Ashari Bin Samsudin). Namun keputusan itu sudah terlambat," kata Rajagopal.

"Namun ini bukanlah gambaran penuh permainan kami. Kami dapat pelajaran positif dari hasil ini dan kami akan coba bangkit lawan saat lawan Thailand," tandas pelatih berusia 54 tahun itu.

OLAH RAGA-Bravo! Timnas Cukur Malaysia 5-1


Indonesia membuat gol lagi di menit 90. Irfan Bachdim membawa tuan rumah unggul 5-1 atas Malaysia di penghujung laga.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu (1/12/2010) malam WIB, Indonesia langsung menekan sejak babak pertama dimulai. Namun Malaysia memberikan kejutan pada 'Tim Merah Putih'.

Sebuah umpan panjang dari lini belakang diterima oleh Mohamad Safee Bin Mohamad Ali di sisi kiri. Usai mengecoh Hamka Hamzah, ia melepaskan umpan kepada Norshahrul Idlan yang tak terkawal. Lewat satu sepakan kaki kanan, ia pun langsung melepaskan tendangan yang merobek jala Markus.

Namun, keunggulan Malaysia tak berlangsung lama. Pada menit 21, umpan Nasuha dari sisi kiri meluncur deras ke kotak penalti Malaysia. Ada Irfan Bachdim di sana, namun terkena kaki pemain Malaysia, Mohamad Asrarudin. Skor berubah 1-1.

Indonesia akhirnya berbalik unggul di menit 33 setelah bola di kaki pemain Malaysia direbut oleh Firman Utina. Firman pun langsung memberikan bola kepada Cristian, yang usai menggiring bola sejenak, melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti. Skor berubah menjadi 2-1.

Malaysia mencetak gol di menit 40! Namun dianulir oleh wasit. Mohamad Safee yang menanduk bola tepat di depan gawang Markus sudah lebih dulu terperangkap offside.

Indonesia yang terus menekan kembali mendapatkan peluang emas di menit 42. Irfan yang tengah berada di dalam kawalan pemain Malaysia, melepaskan tendangan keras kaki kanan dari luar kotak penalti.

Hasilnya? Bola hasil sepakan Irfan masih melebar di sisi kanan gawang Malaysia.

Indonesia memperbesar keunggulan beberapa menit setelah babak kedua dimulai. Umpan satu-dua antara M. Ridwan dan Ahmad Bustomi diselesaikan dengan baik oleh Riidwan.
Sepakannya dari dalam kotak penalti tak bisa dihalau kiper Malaysia, Mohamad Sharbinee.

Unggul dua gol membuat Indonesia terus menekan pertahanan Malaysia. Pada menit 58, sebuah kerjasama apik antara Okto Maniani dan Firman Utina diselesaikan Cristian Gonzales dengan sebuah sepakan kaki kiri.

Sial bagi Cristian, tendangannya bisa ditepis oleh Sharbinee. Bola muntah sempat diincar Irfan Bachdim, tapi penyerang bernomor 17 itu sudah lebih dulu terperangkap offside.

Satu peluang lagi diciptakan Indonesia pada menit 61. Sial bagi Indonesia, tendangan M. Nasuha dari sisi kiri lapangan masih menyamping tipis di sisi kanan gawang Malaysia.

Irfan memiliki kans bagus di menit 63. Ia melepaskan tendangan voli dari luar kotak penalti, tapi Sharbinee berhasil membloknya.

Okto Maniani benar-benar tampil brilian di sayap kiri Indonesia. Pada menit 74, pergerakannya di sisi lapangan dilanjutkan dengan operan matang kepada Cristian Gonzales. Nama terakhir, usai mempertahankan bola dari bek-bek Malaysia, mengirim operan kepada Irfan Bachdim di sisi kanan.

Irfan pun langsung melepaskan tendangan keras kaki kanan. namun masih bisa dihalau oleh Sharbinee.

Dua menit berselang, gol keempat Indonesia pun lahir. Berawal dari umpan lambung dari sisi kiri pertahanan Indonesia, bola yang jatuh di kaki bek Malaysia gagal dikuasai dengan baik. Arief Suyono dengan cepat menyambar bola tersebut.

Setelah mengontrol sejenak, Arief pun melepaskan tendangan kaki kanan yang keras dan membuat Sharbinee kembali memungut bola dari jalanya.

Irfan akhirnya mencatatkan diri ke dalam daftar pencetak gol dalam pertandingan ini pada menit 90. Gol kelima Indonesia ini diawali umpan silang Okto dari sisi kiri, dan disambar dengan baik oleh Irfan yang berada di tiang jauh

KAB.TUBAN-Penderita AIDS Tuban Sudah Mengkhawatirkan

Penderita HIV/AIDS di Kabupaten Tuban, setiap tahun selalu meningkat, sejak tahun 2007 hingga sekarang tahun 2010 ini penderita HIV/AIDS di seluruh Kabupaten Tuban meningkat hingga hampir 100%.

Dari total penderita 70% adalah perempuan. Dari data yang berhasil dihimpun , pada akhir tahun 2007 kemarin penderita AIDS yang berada diseluruh kabupaten Tuban adalah sebanyak 34 penderita HIV/AIDS. Sedangkan pada tahun 2010 ini jumlah tersebut sudah meningkat pesat hingga 62 penderita.

Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Kartono, Ketua Forum Komunikasi Sosial Agama (Foksa) Kabupaten Tuban, ia menyatakan jika penyebaran HIV/AIDS tersebut sudah merata termasuk juga dari kalangan para remaja dan juga orang tua.

"Ya untuk penderita HIV/AIDS di Tuban ini merata, baik pemuda maupun orang tua. Rata-rata mulai umur 20 hingga 60 tahun,"
Adapun untuk penyebab dari peyebaran HIV/AIDS di Tuban, Kartono menjelaskan kebayakan para penderita tertular akibat dari hubungan intim. "Kalau di Tuban ini kebayakan adalah tertular melalui seks bebas, untuk penyebab yang lain itu masih sedikit," tambahnya.

Sementara itu, Noerolanda staf Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban menyatakan, jika sejaun ini penyebaran terhadap HIV/AIDS itu sudah merata hingga hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Tuban. Dari 20 kecamatan yang ada, hanya ada 3 kecamatan yang belum terlaporkan.

"Untuk 3 kecamatan itu adalah, Kecamatan Renggel, Parengan dan Kecamtan Kota Tuban. Namun di kecamatan kota ini saya yakin sudah ada penderita namun belum terlaporkan," jelas Noerolanda.

Untuk Mengantisipasi penebaran terhadap HIV/AIDS di Kabupaten Tuban, Dinas Kesehatan Tuban telah melakukan sosialisasi terkait bahaya HIV/AIDS ke sejumlah sekolah yang ada.

"Ya kita juga telah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah , supaya mereka para generasi muda tidak sampai terjangkit HIV/AIDS. Dan di Tuban ini 70% penderita adalah perempuan,"ungkapnya.

KAB.JEMBER-Diskusi Hukum Penjual Bubur Ayam dan Bakul Es Degan

Di tepi jalan, sembari menyendok bubur ayam yang pedas dan panas, saya belajar bagaimana hukum dipahami di keramaian. Penjual bubur ayam mengambil koran lokal pagi, dan membacakan judul kepala berita keras-keras: tentang seorang kepala daerah yang dituntut hukuman penjara tiga tahun karena korupsi.

Sambil memangkas kulit degan, si penjual es kelapa muda bertanya soal detail kasus korupsi yang mana kepada si penjual bubur ayam. "Kasus waktu masih jadi kepala dinas di pemerintah provinsi," kata si penjual bubur ayam.

"Paling ya bebas," sahut si penjual es kelapa muda, enteng.

"Begitu kok ya dipilih (jadi kepala daerah)," kata si penjual bubur ayam.

Seorang perempuan, istri penjual nasi bungkus, memilih duduk di bangku kayu dekat si penjual bubur ayam. "Indonesia di mata negara lain memang masih korupsi," katanya.

"Memang yang cocok dihukum mati kalau 'koropsi'," kata penjual bubur ayam.

"Tapi kalau punya duit juga bisa bebas," penjual es kelapa muda pesimistis, sembari memasukkan air dari kelapa mudanya ke dalam wadah.

Bubur ayam di mangkuk saya sudah tandas. Harganya murah meriah. Ini bubur yang enak untuk disantap di pagi hari sembari mendengar 'kuliah hukum' dari para pedagang kecil itu. Saya mendadak bisa memahami betapa berjaraknya persepsi masyarakat terhadap hukum dengan realitas proses hukum di pengadilan. Betapa serbasalahnya seorang pejabat yang tersandung kasus korupsi.

Jauh-jauh hari, sebelum palu hakim diketuk dan vonis ditetapkan, orang ramai sudah membuat prediksi seperti si penjual es kelapa muda: pejabat itu bakal bebas. Bebas bukan karena si pejabat dipersepsikan tidak bersalah, tapi karena hukum dipersepsikan bisa dibeli.

Jalannya persidangan, keterangan saksi-saksi yang sekalipun menunjukkan si pejabat tak bersalah, tetaplah dipersepsikan sebagai bagian dari rekayasa. Vonis tak bersalah, yang sekalipun tiga hakim yang bersidang telah menuruti hati nuraninya untuk memutuskannya, seperti tak berharga. Praduga tak bersalah tak berlaku, dan oleh karenanya pejabat yang telah didakwa melakukan korupsi, seharusnya divonis bersalah, apapun itu.

Persepi 'hukum bisa terbeli' ini yang mungkin mendasari kecurigaan sebuah organisasi non pemerintah, terhadap banyaknya kasus korupsi yang divonis bebas di pengadilan tingkat pertama. Kita tidak tahu siapa yang selayaknya menjadi tertuduh: hakim, jaksa, atau polisi. Orang lebih menuding hakim yang terbeli saat vonis bebas untuk terdakwa korupsi diputuskan. Namun kita tahu, proses hukum bukanlah sesuatu yang sekali jadi.

Sebelum tiga orang bijak di ruang pengadilan membacakan keputusannya, kita tahu ada jaksa yang menyusun dakwaan, dan polisi yang melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap saksi-saksi. Sebuah persidangan berangkat dari mereka, dan mungkin hanya Tuhan yang tahu, apakah dakwaan dan proses penyidikan berjalan di atas garis keadilan, ataukah ada uang yang berputar di sini.

Proses hukum semakin rumit, karena manuver dan tekanan politik bisa mengubah hasil persidangan. Seorang pejabat berkata kepada saya: 'ada kalanya uang tak lagi sakti, ketika kepentingan politik yang lebih besar bermain'. Dengan pahit, ia ingin berkata, seorang kepala daerah bisa diruntuhkan atau ditegakkan melalui jalur hukum, saat kekuatan politik lain yang lebih besar ingin mengambil keuntungan dari vonis bersalah atau bersalah yang dijatuhkan hakim.

Alhasil, saya hanya membayangkan, betapa malangnya kepala daerah terdakwa korupsi yang divonis bebas karena benar-benar tak bersalah. Pengadilan memerintahkan untuk merehebalitasi namanya. Namun, namanya tak akan benar-benar bersih, dan kredibilitasnya di mata rakyat goyang. Dan betapa terkutuknya kepala daerah terdakwa korupsi yang benar-benar bersalah tapi bisa bebas, hanya karena memainkan uang di antara para penegak hukum.

Solusi klise dari semua ini: benahi sistim hukum. Selalu begitu. Tapi kita mengatakannya dengan tak yakin. Ada nada gamang. Berbagai tim dibentuk untuk mengatasi persoalan-persoalan hukum, bahkan di bawah komando presiden yang pernah berjanji memimpin sendiri pemberantasan korupsi. Namun setelah Anggodo, mendadak ada Gayus yang bisa jalan-jalan keluar tahanan. Seorang tersangka korupsi yang ditahan bisa memenangkan pemilihan umum kepala daerah di Papua.

Pada akhirnya, di ujung semua ini, adalah ketidakpedulian. Penjual es kelapa muda masih memecah balok-balok es di tepi jalan, dan si penjual bubur ayam masih menyajikan buburnya hangat-hangat dan pedas. Mereka juga tak terlalu berharap si kepala daerah yang bakal menghadapi vonis hakim akan mampir ke tempat mereka, sembari kongko-kongko. Persepsi itu tetap berjarak, semakin jauh-jauh. Apa boleh buat, Indonesia harus berdiri dengan keterjarakan yang tragis itu.

KAB.SIDOARJO-Warga Tuntut Bangli Milik Bupati Sidoarjo Dibongkar


Para warga yang tinggal di pinggir sungai Karanggayam, RT 17 RW 4 Pucang Anom Sidoarjo, yang digusur oleh Satpol PP Pemkab Sidoarjo, menuntut keadilan.

Para pemilik bangunan permanen dan semi permanen itu meminta aparat Dinas PU Pengairan Pemkab Sidoarjo bertindak adil dan tidak tebang pilih. Mereka menuntut bangunan sisi selatan sungai juga ikut ditertibkan.

''Warga menuntut kalau bangunan utara sungai dinilai melanggar dan ditertibkan, bangunan sisi selatan sungai yang melanggar juga harus ditertibkan. Dinas PU Pengairan jangan tebang pilih,'' ujar Suprianto warga Karanggayam yang tergusur Kamis (2/12/2010).

Dia menyatakan, bangunan gedung badminton MI 45 milik H Saiful Ilah disisi selatan jembatan sungai Karanggayam yang tidak menyertakan sempadan sungai itu juga diditertibkan.

Coba lihat, bangunan gedung olah raga milik Bupati Sidoarjo itu juga mepet sungai. Tapi kenapa Dinas Pertanian tidak berani meyentuh sama sekali. ''Jangan salahkan kalau warga berbuat seperti ini, karena pimpinannya saja seperti itu,'' ungakpnya.

Terpisah, Sunarti Suryaningsih Kabid Bina Manfaat Dinas PU Pengairan menyatakan, kedepannya, semua bangunan yang melanggar sempadan sungai akan ditertibkan semuanya.

Termasuk bangunan gedung olahraga milik Bupati Sidoarjo, pihaknya akan menurunkan tim untuk melakukan evaluasi terhadap bangunan itu. Mungkin nanti akan kita lihat IMB dan batas tanah yang bersangkutan.

''Sesuai sempadan sungai pagar bangunan harus berjarak tiga meter dan bangunannya berjarak lima meter. Ino aturan sesuai Perda tahun 2006,'' jelas mantan Plt Dinas PU Pengairan itu.

Sunarto juga menandaskan, lokasi sempadan sungai yang kini sedang dibersihkan itu nantinya akan dimanfaatkan untuk kawasan hijau sepanjang sungai tersebut.

KAB.TUBAN-Muhammad Anwar Terpilih Lagi Ketua Gapeksindo Tuban


Ir. H. Muhammad Anwar kembali terpilih menjadi ketua Gapeksindo (Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia) cabang Tuban periode 2010-2016. Semalam (3 Nopember 2010) dilantik oleh Ketua Umum Gapeksindo Jawa Timur, Ir Gatut Prastyo MBA. IAI.
Anwar yang didampingi pengurus inti sekretaris Rr. Anik Cahyaningrum dan bendahara Edi Yusuf mengatakan organisasi yang dipimpinnya kini mempunyai anggota 29 badan usaha. Yang pasif sekitar 5 kontraktor sehingga yang aktif ini diminta agar segera menyiapkan diri untuk mencari peluang.
“Saya katakan kepada teman-teman agar menyiapkan diri menjadi pengusaha konstruksi yang handal dan terpercaya,” katanya sambil menyebut bahwa anggotanya saat ini sudah profesional dalam mencari dan menggarap proyek-proyek pemerintah dan swasta. Termasuk bagaimana para kontraktor ini menjemput bola mencari proyek.
Gatut Prasetyo mengatakan bahwa kendati Gapeksindo Tuban baru muncul namun termasuk DPC yang terbaik. Tuban ini memang khas karena belum pernah mengadakan Musyawarah Daerah. Kali ini diadakan Musda maka pengurus ini jelas kedudukannya dan melihat perkembangannya bagus kendati anggotanya tidak terlalu banyak.
“Saya melihat anggotanya tidak terlalu banyak dan ini sejalan dengan langkah DPD Gapeksindo Jatim yang mengutamakan kualitas, bukan kuantitas,” tambah Gatut.
Secara nasional, anggota Gapeksindo 18.000 pengusaha sedang di Jawa timur 1.500 anggota. Di Tuban dengan 20 anggota sudah cukup bagus agar anggota merasakan kesejahteraan. Dibangun organisasi ini untuk mensejahterakan anggota.
Tahun depan yang tinggal beberapa bulan lagi akan dikeluarkan peraturan pemerintah (PP) yang akan menyusutkan organisasi kontraktor. Pemerintah secara selektif akan menyusutkan organisasi kontraktor ini dari 24 organisasi menjadi 6 atau 7 organisasi.
“Kita harus segera mengantisipasi dan dari 28 propinsi harus punya minimal 21 pengurus daerah propinsi. Kami berharap setiap kota ada pengurus cabangnya sehingga Gapeksindo tetap eksis,” kata Gatut yang beberapa waktu lalu organisasinya menerima penghargaan dari asosiasi kontruksi Inggris

KAB.TUBAN-DPRD Dukung Pembangunan Pagoda Tengah Laut


Pembangunan Pagoda setinggi 71 meter di tengah laut Tuban depan Klenteng Kwan Sing Biao Tuban disambut baik oleh DPRD Tuban dengan catatan mengikuti ketentuan yang telah diatur oleh Badan Perencanaan Daerah Kabupaten (Bapekab) Tuban.
Pembangunan Pagoda berdiameter dasar 30 meter dan puncak 20 meter yang menelan dana setidaknya Rp 16 miliar ini, tahun ini diharapkan sudah selesai perencanaannya.
Ketua Komisi B DPRD Tuban, Warsito, mengatakan kalau proyek ini bisa direalisasi, maka Tuban akan mempunyai kebanggaan tersendiri karena di kota santri ini ada Pagoda tempat untuk beribadah 3 agama masing-masing Khong Hu Cu, Tao dan Budha.
“Pluralisme yang satu ini harus kita jaga karena ini bisa menunjukkan betapa kita bisa hidup berdampingan dengan agama yang berbeda-beda,” ujar politisi Golkar senior ini.
Hanya saja, Warsito mengingatkan agar pembangunan Pagoda di atas tanah 6 hektar tadi jangan hanya menjadi tempat sembahyang, tetapi bisa dimanfaatkan untuk tempat wisata laut yang lengkap.
Ketika diadakan hearing (dengar pendapat) dengan dewan, panitia pembangunan juga sudah menyatakan niatnya dan menyanggupi syarat-syarat yang diajukan dewan dan pemkab Tuban. Termasuk membuat jembatan menuju Pagoda serta membangun fasilitas wisata.
“Nantinya memang dibutuhkan Perda khusus untuk reklamasi laut dan jembatan penghubungnya memang harus melalui studi yang detil dan kontraktor yang berpengalaman. Kita berharap kontraktor Tuban bisa mengambil alih proyek ini,” kata Warsito.
Biasanya HK yang bisa menggarap karena pengalaman mengerjakan jembatan Suramadu sementara kontraktor lokal harus mendapat sub-sub pekerjaan itu.
Seperti yang pernah diberitakan, Ketua umum TITD Kwan Sing Bio, Gunawan Putra Wirawan mengatakan pihaknya akan melengkapi persyaratan tadi dan sedang mendesain proyek fisiknya serta menyiapkan studi analisa dampak lingkungan.
Ini penting mengingat dibangun di laut Tuban, dan nantinya juga berfungsi sebagai mercusuar, tempat ibadah, wisata air, serta lainnya yang tentu bisa meningkatan pendapatan asli daerah serta devisa dari turis asing.
“Dari luas tanah 6 hektar, yang 2,5 hektar kami serahkan kepada Pemkab Tuban yang selanjutnya akan dibangun sarana wisata laut atau lainnya,” lanjut Gunawan yang juga ketua tim pelaksana pembangunan Pagoda Tuban.
Izin-izin yang harus diurus adalah rekomendasi dari Bapekab Tuban yang terdiri dari izin-izin Dinas Lingkungan Hidup, Dinas perekonomian dan pariwisata, Dinas Pekerjaan Umum dan yang juga penting adalah persetujuan dewan karena nantinya dibutuhkan peraturan daerah (Perda) khusus.
Klenteng Kwan Sing Bio mendapatkan inspirasi membangun Pagoda setelah melihat Pagoda di pulau Kemarau Riau, di Jawa Tengah, di pulau Sentosa Singapura dan tentu saja di Tiongkok maupun Thailand. Mereka membangun Pagoda begitu megahnya dan menjadi sarana ibadah yang cukup diminati umat.
Ditanya dari mana dananya, Gunawan menunjuk di Indonesia ada 12.500 umat dan simpatisan, sedang di Tuban saja ada 615 orang yang terdaftar sebagai anggota dan memiliki kartu tanda anggota (KTA).
Mereka inilah yang akan jadi donatur untuk membangun proyek mercusuar yang bisa membanggakan Tuban maupun Indonesia. Bahkan sebelum izin membangun keluar, para simpatisan sudah menanyakan bagaimana kelanjutan rencana pembangunan Pagoda Tuban.
Donatur no name (dirahasiakan namanya) cukup banyak bahkan penyumbang dari Taiwan, RRC maupun Hong Kong sudah menyatakan ingin menyumbang

KAB.TUBAN-Rumah di Perum Tasikmadu Terjual 969 unit.


Peminat KPR Sejahtera ternyata cukup besar setelah masyarakat tahu mendapatkan subsidi bunga yang berpengaruh terhadap angsuran. Terbukti Perum Perumnas yang membangun 269 rumah di Tasikmadu Permai 2, puluhan di antaranya memanfaatkan KPR Sejahtera. Sedang tahun lalu sekitar 700 unit rumah sudah terjual dengan pola subsidi uang muka maupun bunga komersil.
Menurut Ninik, staf marketing Perum Perumnas Tuban, rumah sejahtera tapak yang dibangun di Tasik Madu Tuban ini lumayan laris karena begitu dipasarkan pertengahan tahun ini, bulan Nopember 2010 sudah habis.
“Di lahan sekitar 3,5 hektar kami membangun 269 unit rumah, dan saat ini hanya tinggal tersisa satu unit,” katanya kepada kotatuban.com. Lahan yang dipakai untuk membangun 700 unit rumah di Bumi Tasik Madu 1 luasnya sekitar 10 hektar.
“Kami sekarang sedang cari tanah untuk program pembangunan berikutnya. Lahannya masih dalam proses,” sahut Djoko, staf lainnya yang enggan menyebut lokasinya karena menyangkut soal pembebasan tanah.
Ninik yang menjadi karyawan Perumnas sejak proyek Bumi Tasik Madu 1 beberapa tahun lalu, menyebutkan, jika dibandingkan harga rumah lainnya di Tuban, rumah di Tasik Madu jauh lebih murah.
“Apalagi kalau debitur (pembeli rumah KPR) memanfaatkan subsidi bunga kredit KPR Sejahtera yang baru diluncurkan BTN,” lanjut Ninik sambil menyebut plafon kredit kali ini sekitar Rp 50 juta. Harga jual rumah dan tanah dengan luas tanah 72 meter-persegi dan bangunan 29 meter sementara ini Rp 55 juta.
Seperti pernah ditulis kotatuban.com, Kepala Cabang (P) BTN Tuban, Supriyanto mengatakan, sejak diluncurkan awal Oktober lalu sudah ada 50 pemohon KPR Sejahtera ini.
Diharapkan setelah sosialisasi KPR pola baru ini, baik pengembang maupun masyarakat beramai-ramai membangun dan membeli rumah sejahtera pengganti rumah sehat sederhana.
“Pemohon bisa mengajukan kredit sampai Rp 80 juta, dengan angsuran sekitar Rp 800 ribu per bulan, dengan jangka waktu pinjaman maksimal 15 tahun. Sedang harga jual Rp 55 juta, angsurannya sekitar Rp 350 ribu per bulan, ” kata Supriyanto sambil menyebut bahwa dari 50 pemohon KPR Sejahtera di Tuban, masing-masing membeli rumah di Perumnas Tasik Madu, perumahan di Jatirogo dan perumahan Permata Indah.
Uang muka yang ditentukan hanya 10 persen dari harga rumah sehingga kebijaksanaan ini meringankan para pemohon KPR tersebut, sementara bunganya tetap selama jangka waktu kredit (fix rate).
“Pola lama yang kami berlakukan subsidi suku bunga dan subsidi uang muka, kini menjadi fasilitas likuiditas (FLPP) yang intinya membantu angsurannya,” kata Supriyanto ketika ditanya kelebihan lain dari KPR Sejahtera/ SejahteraTapak ini.
Sebenarnya pengembang (developer) perumahan tidak dirugikan karena mereka mendapat uang cash dari BTN. Bank hanya memindah buku dan urusan kredit pihak BTN dengan pemohon. Sementara fasilitas likuiditas yang diberikan kepada masyarakat pemohon akan meningkatkan minat beli yang akhirnya meningkatkan penjualan perumahan.
“Apalagi uang muka hanya 10 % sehingga relatif tidak memberatkan pembeli rumah karena untuk KPR Sejahtera hanya sekitar Rp 5 juta sampai Rp 8 juta mereka sudah bisa menempati rumah,” kata Supriyanto yang baru beberapa bulan menjadi branch manager BTN di Tuban.
Bunga kredit pola baru KPR sejahtera dengan subsidi bunga hanya 8,15 % per tahun berlaku sesuai jangka waktu kredit. Sedang suku bunga dengan subsidi bunga sebelumnya berubah tiap tahunnya, masing-masing tahun 1, 2 dan ke-3 sebesar 7 %. Tahun ke- 4 sebesar 10,50%, tahun ke-5 dan 6 sebesar 11,75% dan tahun ke 7 dan seterusnya mengikuti bunga pasar.
Supriyanto menunjuk jangka waktu subsidi pola lama ketika itu untuk rumah sederhana sehat 6 sampai 10 tahun sedang untuk Rusunami antara 4 tahun sampai 8 tahun. Dengan pola baru, kredit disesuaikan jangka waktu KPR yang diambil. KPR Sejahtera tapak nantinya jangka kreditnya bisa sampai 15 tahun

KAB.TUBAN-Tuban, Lahan Subur Bagi kontraktor


Ketua Gapeksindo (Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia) Jatim, Gatut Prasetyo, minta kepada para kontraktor agar aktif mencari informasi proyek pemerintah atau swasta sekaligus meningkatkan profesionalisme.
“Kalau APBD kabupaten Tuban saat ini Rp 1 triliun lebih, 10 persennya proyek konstruksi maka dana Rp 100 miliar bisa direbut oleh anggota Gapeksindo,” katanya memberi contoh.
Tapi proyek ini tidak bisa ditunggu, harus jemput bola dan paling efektif adalah mencari informasi proyek baik lewat APBD maupun lewat Dinas-dinas dan bagian.
Dari informasi Bapekab (Bapeda) bisa diketahui rencana proyek pemerintah, juga dari intstansi perizinan bisa diketahui dimana dan proyek apa saja yang akan dibangun di sini.
Proyek-proyek swasta juga cukup banyak. Proyek perumahan yang sedang digalakkan di daerah merupakan peluang yang harus ditangkap. “Proyek Semen Gresik, semen China Holcim, proyek-proyek Pertamina, pembangunan pelabuhan dan lainnya adalah peluang yang harus direbut,” kata Gatut memberi gambaran bahwa anggota Gapeksindo harus berpikir cerdas dan profesional.
Hal ini untuk mengantisipasi bahwa tahun depan akan terjadi penciutan organisasi profesional termasuk organisasi pengusaha konstruksi.Dari 24 organisasi hanya 7 organsasi yang diakui pemerintah. Sehingga bila nanti dilebur jadi satu, para pengusaha konstruksi yang profesional yang bisa bergabung.
Ketua Gapeksindo Tuban, Mohamad Anwar menyebut dirinya ketika merintis bisnis konstruksi memang betul-betul menerapkan pola jemput bola. Ibarat bermain bola, menyerang atau mencari proyek adalah sikap yang lebih baik daripada menerima proyek limpahan dari kontraktor lain. Apalagi hanya menjual bendera, tidak akan menjadi kontraktor yang maju.
Dibentuknya organisasi memang bertujuan mensejahterakan anggota, tetapi kalau anggotanya tidak pernah berkomunikasi ataupun malas mencari informasi maka lebih baik tidak menjadi pengusaha konstruksi. “Apalagi tidak meningkatkan profesionalisme dan tidak mau belajar dari pengalaman menggarap proyek, ya nggak maju,” katanya.
Menanam kepercayaan dan bisa bekerja lebih baik dari garapan kontraktor lain akan banyak membantu dapat proyek berikutnya. “Ini pernah saya alami ketika saya baru masuk Tuban. Kesana kemari cari proyek, sulitnya bukan main. Ketika ada proyek diberi garapan yang sulitnya bukan main. Tapi inilah kesempatan menunjukkan kepada pemilik proyek bahwa kita bisa lebih baik,” kata calon bupati Tuban ini bercerita

KAB.TUBAN-Prospek Bisnis Online


Bisnis media cetak maupun radio, televisi di Pantura Jawa Timur nampaknya kurang bergairah. Setidaknya hal ini dialami oleh beberapa pengusaha di Tuban. Pilihan para audiens media massa ini kini mulai beralih ke media yang murah, praktis dan cepat tayangnya.
Beberapa pengusaha yang menekuni bisnis media massa puluhan tahun di kota ini menyebut kondisi menurun ini terjadi sejak awal tahun lalu. Bahkan makin kurang bagus setelah Lebaran bulan September lalu.
“Saya melihat trennya sudah bergeser ke media on line. Saya melihat warnet ada di mana-mana dan isinya luar biasa lengkapnya. Sebagai pengusaha radio dan stasiun teve saya sangat merasakan hal ini,” kata Hamdani, pemilik tiga radio dan B-OneTV di Tuban dan Bojonegoro ini prihatin.
Sebagai pengusaha dirinya sudah melakukan upaya penyelamatan di sana sini, investasi yang puluhan miliar dia keluarkan memang harus diselamatkan, namun kondisi di luar yang kurang bersahabat.
“Saya sudah investasi di radio miliaran rupiah saat ini kondisinya tidak seperti 5 tahun lalu. Radio Ronggolawe yang populer itu banyak saingannya dan semuanya bernasib sama,” ungkap Hamdani.
Sebenarnya ia bersama putranya sudah melakukan trik-trik dengan jaringan radio dan jaringan komunikasi yang cukup luas, namun media ini kelihatannya sudah bergeser penggemarnya,
Demikian halnya B-One TV yang dirintisnya dengan sistem STL yang lumayan mahal harganya, juga kurang menggigit untuk mencari pasar yang bagus. “Investasi STL yang 10 kilo saja Rp 4 miliar, dan tentu saja kondisi ini memang cukup berat. Apalagi tv swasta yang sudah ada begitu cepat masuk ke daerah-daerah. Saya yakin semua pengusaha tv lokal kesulitan seperti saya,” katanya.
Sementara itu pengusaha pemasar media massa, Agung, menyebut sebagai agen koran/majalah Surabaya dan Jakarta ia merasakan penurunan drastis justeru tahun ini. “Saya semakin heran tabloid dan majalah yang dulu ribuan eksemplar saya datangkan ke Tuban, saat ini tinggal ratusan. Bahkan ada satu item yang tinggal puluhan,” kata Agung yang mempunyai 6 cabang/toko/agen di Tuban.
Menurut Agung, pengaruh televisi maupun internet dirasakan memukul bisnis pemasaran media cetaknya. Bahkan dalam setahun ini ia melakukan diversifikasi usaha dengan menjadi agen buku, alat-alat tulis dan cetak serta foto copy dan penjilidan yang cukup marak. “Saya dua tahun lalu bisa pegang omset miliaran dalam setahun dari majalah dan koran, sekarang duaratus juta saja sudah bagus,” tambahnya.
Dodit Waluyo, direktur PT Multimedia Cipta Maxima, menyebut saat ini bisnis media massa yang sedang banyak dilirik orang memang website atau media on line. Sebagai pelaku bisnis di media ini ia merasakan betapa media ini sangat efektif untuk komunikasi.
“Transaksi bisnis barang apapun saat ini juga bisa dilakukan lewat media on line. Jadi binsis masa depan dan kemajuan komunikasi termasuk informasi memang di sinilah medianya. Globalisasi sudah dimulai lewat cyber media ini,” kata pengusaha website PestaMusik.com dan autostore, franchise management automatic system di Jakarta.
Bahkan ia memberi contoh sebuah website milik group besar di Jakarta saat ini melejit dan diperkirakan akan menjadi portal berita yang bisa menjadi leader. “Saya melihatnya mass media masa depan adalah website dan gejalanya sudah sangat terasa khususnya pada belanja iklan yang diplot oleh agency iklan Jakarta,” katanya

KAB.TUBAN-Samudra Akan Tetap Ikuti Bravo



Supermarket Samudra akan terus melakukan ekspansi usaha sebagaimana yang dilakukan pesaingnya, Supermarket Bravo. Ketika Bravo membuka usaha di Tuban, Samudra pun juga menyusul Bravo membuka supermarket di kota seribu goa ini.
Susul menyusul dalam meraih peluang usaha ini nampaknya dilakukan oleh bos retail daerah ini karena ternyata buka usaha semacam ini sangat menguntungkan. Mereka melihat peluang ini bahkan optimis dalam waktu paling tidak 2 tahun mereka bisa break even point.

Owner Samudra Supermarket, Alif, mengatakan bisnis di retail seperti supermarket ini sebenarnya gampang-gampang susah. Tetapi kalau ditangani dengan telaten (tekun) dan mampu mengatasi persaingan, pasti bisa untung. “Bravo selalu lebih dulu membuka usahanya. Di Bojonegoro dia sukses, di Tuban juga sama. Samudra pun begitu ketika buka supermarket di kota yang sama juga cukup sukses,” katanya sambil menyebut dia tidak peduli disebut follower (pengikut) , karena ini sah-sah saja dan bisa jadi lebih sukses.
Bravo diakui sebagai pendahulunya sukses dalam membuka usahanya itu, bahkan kini membuka lagi di kota Pati, tetapi Samudra juga harus lebih sukses. “Saya melihat lokasi Bravo cukup strategis di jalan protokol Basuki Rahmat. Lalu saya buka di jalan Diponegoro yang agak ke dalam, tapi saya optimis bisa mengatasi masalah ini dan masih bisa bersaing,” katanya sambil menunjuk bahwa dengan promosi yang efektif pasti bisa lebih laku.
Kepada management di Tuban ia minta managernya agar bersaing sehat. Misalnya memberikan diskon-diskon menarik dan promosi belanja berhadiah dan memperhatikan harga karena ada yang bilang harga di Samudra lebih mahal.
“Ini harus diatasi dengan menyesuaikan karena masyarakat khususnya ibu-ibu, selisih harga Rp 100 sampai Rp 500 dihitung betul,” kata Alif yang memilih mengendalikan Samudra di Bojonegoro.
Disinggung tentang apakah ada rencana mengikuti Bravo buka di kota Pati, Alif secara diplomatis mengatakan lihat saja nanti. Dia sedang menghitung untung ruginya di sana. Apakah akan melihat pasar Bravo bagus atau tidak, Alif hanya menyebut wait and see.
Ditanya tentang Supermarket Sidodadi di jalan Basuki Rahmat yang sempat turun omsetnya akibat dibukanya Samudra yang relatif berdekatan, Alif justeru melihat dari sisi positifnya. Karena selama ini Sidodadi sebagai pemain paling lama tidak memperbaiki kinerjanya. “Saya kenal dengan Pak Gunawan, bos Sidodadi. Beliau sekarang berbenah dan membuat trik-trik yang sudah bisa mengatasi persaingan tadi,” kata Alif.
Alif melihat persaingan supermarket di Tuban relatif sehat. Masing-masing pasti punya segmen sendiri-sendiri seperti Sidodadi yang pengunjungnya adalah pelanggan setia dan hafal dengan apa saja yang bisa dibeli di sini dan tidak dijual di Samudra atau Bravo.
Hal ini juga pernah diakui oleh pemilik Supermarket Sidodadi, Gunawan Putra Wirawan. “Semula supermarket saya sempat turun 30% tapi sekarang sudah kembali lagi. Mungkin pelanggan kami cuma ingin melihat supermarket baru,” katanya sambil menunjuk bahwa barang yang dijual di supermarketnya jelas ada bedanya dengan di Bravo atau Samudra

KAB.TUBAN-Petani Tuban, Jangan Mati di Lumbung Sendiri


Untuk meningkatkan produksi pertanian di Tuban harus ada terobosan berani. Kalau tidak, predikat lumbung jagung, lumbung padi atau singkong, tinggal nama saja.
Hal ini diungkapkan owner sebuah pabrik pupuk organik, H. Mohammad Anwar yang selama ini dikenal peduli dengan masalah pertanian dan perkebunan termasuk bagaimana mengolahnya.
“Saya sebagai pelaku bisnis melihat masalah ini sangat prihatin. Saya punya gagasan atau pemikiran percuma saja karena tidak punya kewenangan yang bisa mempengaruhi para birokrat,” kata Anwar serius di kantornya.
“Ini tidak boleh dibiarkan, sudah saatnya kalau melihat kondisi begini pertanian harus diubah dari cara tradisional menjadi modern dengan teknologi yang mapan,” lanjutnya.
Sebagai pengusaha ia merasakan betapa policy pertanian sekarang ini sulit diikuti karena petani selalu di pihak yang lemah. Kerja keras banting tulang, panen sering gagal dan harga pokok pasarnya rendah. “Yang salah petaninya, pupuknya atau pemerintahnya yang kurang peduli dengan keadaan ini, atau siapa,” katanya dalam nada tanya.
Petani tebu misalnya masih dikendalikan oleh pabrik tebu dan para tengkulaknya. Juga singkong dan jagung yang harganya tidak bagus dan tidak sebanding dengan sulit dan mahalnya ketika menanam.
Kalau petani ditawari untuk membuat pabrik gula setingkat home industry dan petani juga bisa membuat tepung jagung dan tepung singkong sendiri maka betapa makmurnya para petani di lumbung sendiri.
“Jangan sampai ada peribahasa: Ayam mati di lumbung padi -terjadi di Tuban,” kata kontraktor berbagai proyek ini mengelus dada.
Pembantu gubernur di Bojonegoro (Bakorwil II Jatim), H. Setiadjit MM, menilai pertanian dan perkebunan di Tuban sebenarnya bisa sangat maju bila policy-nya berpihak kepada petani. Yang terjadi sekarang ini sebaliknya karena petani selalu dirugikan dengan keadaan di sini.
Ia sendiri sudah mengusulkan kepada gubernur atau dinas-dinas provinsi untuk memperhatikan masalah ini. Namun karena daerah punya otonomi sendiri sampai saat belum dilaksanakan usulan-usaulannya maka ini menjadi tanggung jawab kepala daerah.
Setiadjit sebagai koordinator pembangunan wilayah Bojonegoro, Lamongan, Kediri, Jombang dan Tuban sudah mengusulkan agar ada kebijakan yang signifikan untuk ini. Bahkan secara pribadi ia berani membuat Tuban menjadi pusat pembangunan di Jatim karena potensinya yang luar biasa besarnya.
“Saya melihat peluangnya sangat besar di kabupaten yang satu ini. Mestinya tidak kalah dengan kemajuan pertanian di Lamongan atau Gresik,” katanya di sela-sela membagikan zakat pribadinya di beberapa desa di Tuban Selatan menjelang lebaran yang lalu.

KAB.TUBAN-Tiga Sukses Supermarket Bravo

Supermarket Bravo yang sukses mengembangkan bisnisnya di Tuban ternyata juga sukses mengembangkan sayapnya di daerah lain. Bahkan di tengah-tengah maraknya grup Alfa, Indomaret yang menyerbu daerah di Jatim, Bravo masih bisa menunjukkan eksistensinya.
Bos Bravo, Bu Edi mengatakan tidak ada resep khusus untuk maju membuka usaha supermarket ini. “Sebagai pengusaha harus berani dan pandai melihat peluang serta pandai menghitung usaha,” kata Bu Edi, begitu ia lebih senang dipanggil karena nama ini sudah ‘trade mark’ dibanding nama aslinya.
Sikap berani ditunjukkan Bu Edi yaitu ketika ia melihat peluang Tuban yang belum ada supermarket besar di kota ini. “Banyak orang mampu di kota ini dan supermarket jangan hanya dilihat sebagai tempat belanja saja tetapi juga bisa untuk rekreasi,” katanya.
Karena itu Bravo berani bersaing dengan Alfa Mart, Indomart bahkan dengan Carefour yang kabarnya juga segera buka di Tuban. Di Bravo selain semua kebutuhan dijual di sini, juga terdapat fasilitas bermain anak-anak, restoran, penjualan aksesories dan lainnya.
“Saya tidak khawatir Carefour yang punya jaringan nasional juga akan buka usaha di sini,” kata pengusaha bertangan dingin ini.
Melihat peluang usaha adalah bagian dari berani tadi yaitu barang apa saja yang bisa dijual di kota ini, siapa saja pemain yang membuka usaha sejenis dan yang paling penting adalah bagaimana mengatur harga jual agar konsumen tetap datang lagi ke sini.
Dalam menghitung usaha misalnya apakah Bravo di Tuban harus diperluas dengan fasilitas parkir atau fasiltas pajang barang dagangan atau fasilitas lainnya. Kalau belum perlu maka membuka usaha di tempat lain (perluasan usaha) lebih baik itu yang dilakukan. “Dan kami berani membuka Bravo di Pati dibanding harus memperluas Bravo Tuban lebih dulu.
Bravo di sini sebenarnya sudah punya rancangan ke depan. Misalnya bangunan bisa dinaikkan ke atas dan belum perlu membebaskan lahan di sekitarnya. Parkir mobil dan motor sudah diperluas dengan mengorbankan beberapa bagian di bagian selatan.
Tentang pesaingnya yang lama dan baru seperti Morodadi maupun Supermarket Samudra, Bu Edi mengatakan bahwa nantinya pengusaha akan membuka segmen masing-masing. Dan ini secara alami asal pengusahanya sadar maka tidak akan terjadi tubrukan pasar.
Hal ini diakui oleh Gunawan Putra Wirawan, bos Supermarket Sidodadi. Semula pihaknya merasa disaingi oleh dua supermarket besar itu bahkan seperti mengepungnya dari arah Barat dan Timur.
Ketika mereka baru buka dan melakukan perang diskon habis-habisan, omset Sidodadi merosot hingga 30 persen lebih. Namun ketika harga normal kembali maka konsumen atau langganannya kembali lagi ke sini.
“Saya sudah memprediksi hal ini. Selain itu, untuk mendongkrak penjualan, saya juga bangun fasilitas bermain bagi anak-anak di halaman depan, itu pengaruhnya cukup bagus,” kata Gunawan yang juga ketua klenteng Kwan Sing Biao ini sambil tersenyum.

KAB.TUBAN-Semanis Resto Kayu Manis


Kayu Manis Resto yang punya moto : Three D – Dipesan, Dimasak dan Disuguhkan, semakin melengkapi Tuban dengan fasilitas restoran berkelas di jalur Pantura.
Menu masakannya yang khas Jawa Timur membuat resto ini jadi ‘jujukan’ (tujuan) wisata kuliner baik karyawan instansi pemerintah maupun instansi swasta. Ada kerjasama yang erat dengan perusahaan-perusahaan besar seperti Semen Gresik dan anak-anak perusahaannya. Semen Holcim, maupun Sampoerna dan lainnya.
“Kami sudah dinyatakan laik sehat oleh Dinas Kesehatan dan kami jamin 100% halal,” kata Antonius L Lumanto, Manager Kayu Manis Resto.

Restoran yang sudah dibuka dua tahun terakhir ini punya menu khas Jawa Timur yang tidak diragukan lezatnya. Ada Gurami bakar asam manis khas Kayu Manis, Rawon dan Sop Buntut dan memenangkan lomba memasak tingkat Propinsi sebagai juara harapan II versi Disparta Jawa Timur dengan masakan : ‘Togek Bakar Manalagi’.

Selain masakan Jatim, Kayu Manis juga menyuguhkan menu masakan China maupun Eropa. “Tiga koki handal dari Surabaya dan Semarang, kami juga menyuguhkan Steak dan sejenisnya,” tambah Anton.
Fasilitas yang disediakan resto dengan kelas hotel berbintang ini antara lain tempat rapat yang bisa menampung 250 orang peserta, pesta pernikahan dengan sistem bergelombang (stay and away) serta pesta ulang tahun dan lainnya.
Ada kelebihan lain yang tidak ada di restoran lainnya, yaitu fasilitas permainan tali, mendaki dan seluncur yang sangat disukai anak-anak. Orang tua menikmati hidangan makan dengan life music (electone), anak-anak bisa bermain-main sepuasnya.

KAB.TUBAN-Obral dan Perang Diskon Akan Dibatasi


Obral dan perang diskon yang diadakan menjelang hari raya, tahun baru maupun pada pembukaan supermarket, toko maupun mall, akan diatur dan dibatasi oleh Kantor Kementerian Perdagangan.Hal ini dimaksudkan untuk menghindari penipuan atau pengelabuan masyarakat akibat perang diskon yang diselenggarakan pedagang.
Diskon yang bisa menggiurkan masyarakat konsumen ini memang dikeluhkan karena permainan harga ini mengarah kepada upaya mengelabui masyarakat.
Temuan kantor Perdagangan ini bentuknya diskon yang sebenarnya bukan pengurangan harga karena harga pasti (harga jual) sudah dinaikkan lebih dulu kemudian dipotong dengan persentase tertentu.
“Harga baju semula Rp 80.000 dinaikkan menjadi Rp 100.000 kemudian disiskon 20 % maka harga ini akan kembali menjadi Rp 80.000,” kata Sitorus SH, Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Jatim.
Demikian halnya terhadap barang-barang kualitas satu yang turun menjadi kualitas dua karena stok lama, dijual dengan harga pokok atau harga obral merupakan bentuk penipuan yang harus diawasi.
Praktik lainnya bentuknya adalah menjual dengan harga pabrik yang juga sudah dinaikkan oleh pedagang sehingga secara luas berdampak kepada pedagang kecil di sekitar supermarket. “Pedagang yang menjual dengan harga pabrik karena ia bisa memborong barang besar-besaran sehingga ketika dijual dengan harga obral akan mematikan pedagang kecil. Ini juga harus dicegah,” katanya.
Kepala Dinas Perekonomian dan Pariwisata Tuban, Budi Wiyana sebelumnya juga mengingatkan pedagang besar dengan modal besar pula, agar memperhatikan lingkungannya.
Pendirian supermarket yang didukung oleh pabrikan, terutama produsen consumer good (barang kebutuhan sehari-hari) tentu bisa menjual dengan harga jauh lebih murah dengan toko-toko kecil. Ini tentu saja akan membunuh pedagang eceran di sekitarnya karena masyarakat akan lari dengan harga obral.
Bupati Tuban lewat Peraturan Bupati (Perbub) sudah mengumumkan kepada pedagang besar yang berpeluang menjual dengan harga diskon (harga obral) ini agar memperhatikan pedagang kecil di sekitarnya.
“Bahkan tidak menutup kemungkinan nantinya PP dari pusat akan dibuatkan Perda Perdagangan yang mengatur supermarket, mal ataupun peraturan yang melindungi pedagang kecil,” katanya sambil menunjuk sebenarnya supermarket besar seperti Bravo atau Samudra bisa berfungsi menjadi tempat perkulakan bagi pedagang lainnya. Bukan hanya berfungsi sebagai penjual retail atau eceran yang hanya menguntungkan dirinya sendiri

KAB.TUBAN-Ambil Formulir Naik Ontel, Daftar Naik Becak


Pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) dari jalur independen Bambang Lukmantono-Edy Thoyyibi (BANGKIT) saat mengambil formulir dengan naik sepeda ontel. Pasangan cabup-cawabup itu naik sepeda ontel sejak dari markas BANGKIT di Jl KH Mustain hingga ke KPUD di Jl Pramuka dengan jarak sekitar 4 km.
Di KPUD pasangan itu diterima Ketua KPUD Tuban Soemito Karmani didamping Ahmad Suwardji salah satu anggota KPUD Tuban. “Kami baru mengambil formulir untuk pendaftaran,” terang Bambang Lukmantono (24/11).
Sementara saat mengembalikan formulir itu pasangan cabup-cawabup dari jalur independen ini naik becak. Pasangan ini mendaftarkan dengan menyerahkan 20 ribu foto copy KTP dukungan sebagai engganti 17 ribu foto copy dukungannya yang dianggap tidak syah. “Dengan tambahan ini insyaallah sudah tidak ada masalah lagi,” tandas Edy Thoyibi.
Menurut Bambang, memang pihaknya sengaja saat mengambil formulir dan mendaftar tidak naik mobil. Karena pihaknya ingin merasakan bagaimana payahnya ‘ngontel’ dan ‘mbecak’. “Kami ini kan cabup dan cawabupnya rakyat. Apa yang dirasakan rakyat itu yang harus saya rasakan,” tuturnya.
Bukti bahwa dirinya merupakan cabup-cawabup rakyat karena yang mencalonkan pasangan BANGKIT adalah rakyat. Tanpa, dukungan dari rakyat kami jelas tidak bisa mendaftarkan ke KPUD. Sehingga, nantinya jika memang terpilih BANGKIT akan menjadi bupati dan wakil bupati yang berpihak kepada rakyat. “Bukan bupati yang hanya berpihak pada pengusaha dan elit,” tegas Bambang Lukmantono.
Sementara itu Ketua KPUD Tuban Sumito Karmani menjelaskan, pihaknya menerima pendaftaran pasangan BANKIT dengan beberapa persyaratan yang dibutuhkan. Seluruh persyaratan itu nantinya akan diverifikasi, termasuk persyaratan dukungan yang diserahkan sebagai pengganti dukungan yang tidak memenuhi syarat. “Kita akan verifikasi sesuai aturan. Kalau sesuai jelas kita tetapkan sebagai calon, namun, jika ada yang tidak sesuai akan dikembalikan untuk diperbaiki sampai batas waktu yang ditentukan,” terang Sumito.

KAB.TUBAN-Handoyo Hadisoetanto : Kecap Cap Laron Akan Saya Jual


Kecap Cap Laron yang jadi salah satu ikon kebanggaan kota Tuban, akan dijual oleh pemiliknya Handoyo Hadisoetanto. Pabrik kecap yang sudah berumur 65 tahun ini tidak ada penerusnya, dan generasi ke tiga kerajaan kecap ini tidak ada yang berminat dengan usaha ini. Mengapa?
“Ini saya jual setelah saya tidak kuat lagi mengingat usia saya sudah 67 tahun,” kata Handoyo yang pernah terserang stroke beberapa tahun lalu dan kini masih berobat jalan di Singapura.

Kenapa pabrik kecap kebanggaan kota Tuban ini harus dijual? Menurut Handoyo, karena sudah tidak ada lagi penerusnya. Tiga anak dari istri pertamanya tidak ada yang berbakat sementara 2 anak dari istri keduanya juga kurang berminat.
Memang beberapa group pernah akan membeli pabrik dan merek dagangnya, namun dia masih ingin pabriknya ini eksis. “Tapi kalau ada yang cocok misalnya dengan jumlah yang besar sebesar namanya, lain lagi urusannya, “ kata Handoyo sambil tersenyum.
Pabrik kecap Cap Laron ini memang dirintis papanya Yuwono Hadisoesanto tahun 1945 di kampung Kawatan Tuban. Ketika itu usianya baru dua tahun. Dipilihnya nama Laron karena filosofinya selain Tawon, Laron hidupnya berkelompok-kelompok, saling bantu dan rukun tidak pernah tarung.

Papanya, Yuwono selama 17 tahun menjalankan usahanya. Kecap Cap Laron terkenal karena rasanya yang gurih dan manisnya pas. Namun ketika ia lulus SMA dan Handoyo sukses membangun pabrik kue semprit Cap Manalagi di Surabaya, tiba-tiba ia dipanggil ke Tuban.

Singkat cerita, dalam rapat keluarga ia ditunjuk untuk menyelamatkan pabrik kecap Cap Laron pada tahun 1972, terlilit utang dalam jumlah yang besar. Semula Handoyo menolak karena ia punya bisnis yang cukup maju dengan karyawan 35 orang. Kedua, di antara 5 saudara-saudaranya pasti akan iri karena bagaimanapun usaha ini kebanggaan keluarga dan telah berjasa membesarkan anak-anak papanya.
Namun sebagai putra sulung, akhirnya ia mau berkorban dengan meninggalkan pabrik kuenya yang mulai sukses di Surabaya. Ia mau berkorban untuk mengembalikan kejayaan bisnis keluarga ini. Dan untuk menutup utang, ia harus mencari uang tunai dengan cara menjual asetnya di Surabaya.

Ternyata saking besarnya utang tadi, jual asset dan kekayaan lainnya belum cukup untuk menjalankan pabrik kecap ini. Sementara pinjam bank ketika itu sulitnya setengah mati, apalagi tahu pabrik kecap Cap Laron utangnya banyak.
Maka Handoyo muda (baru 20 tahun) nekad cari tauke penjual bahan baku yang mau dibayar di belakang. Lewat tangan Allah, Handoyo dipertemukan dengan juragan gula Jawa di Purwokerto. Gula Jawa atau gula kelapa adalah bahan baku utama kecap selain kedelai.
Dengan modal bayar belakang tadi pabrik kecap mulai lancar produksinya. Setelah bahan baku mencukupi, timbul lagi masalah lain, yakni bahan bakar kayu yang makin sulit dicari dan mahal.
Sebagai pemuda yang dibesarkan di Surabaya (Handoyo SMA-nya di St Louis Surabaya) ia mencari tahu tentang teknologi masak memasak dalam jumlah yang besar. Secara tidak sengaja ia masuk Pasar Turi Surabaya dan melihat ada kompor raksasa. Secepat kilat pikirannya menangkap ide menggantikan tungku kayu bakar dengan kompor minyak tanah.
Ketika itu minyak tanah adalah bahan bakar paling murah. Dengan cara ini, proses memasak bahan baku kecap (kedelai dan gula merah dicampur ramuan bumbu) bisa lebih cepat dan menghemat biaya. Pada puncak kejayaannya, tahun 1980-an sampai 1990-an (zaman Soeharto), produksi kecap Cap Laron pernah mencapai 2 ton per hari. Merek Cap Laron melejit dan terkenal se antero Indonesia.

Jakarta sampai Papua

BUAH KERJA KERAS. H. Hadisoetanto sempat mengalami jatuh bangun selama mengelola pabrik kecap Cap Laron, sebelum akhirnya mencapai sukses seperti sekarang
Mengapa kecap Cap Laron maju pesat meski harganya paling mahal di antara kecap lain? Menurut Handoyo, rahasianya terletak pada ramuan bumbu tradisionalnya.
“Saya berani bersaing rasa dengan kecap merek apapun, termasuk yang diproduksi oleh pabrik-pabrik raksasa lainnya. Mereka maunya menyaingi kami dengan menjatuhkan harga. Tapi yang namanya rasa kan nomor satu,” ungkap Handoyo bangga.
Dan memang benar. Ternyata harga satu botol kecap Cap Laron adalah Rp 15 ribu. Ini merupakan harga kecap paling mahal di deretan supermarket di Tuban. Dan anehnya, kecap Cap Laron tidak dijual kemana-mana, hanya di Tuban saja.
Tetapi mengapa bisa masuk pasar Jakarta, Jabar, Jateng, Kalimantan sampai ke Maluku dan Papua? Ternyata distributor Tuban yang mengedarkannya. Cuma harganya jadi selangit karena pedagang ambil untung sampai 25 persen.
Saking terkenalnya, kecap Cap Laron telah menjadi salah satu ikon kota Tuban, selain Tuwak atau Legen Tuban. Bukan hanya dipakai oleh rumah tangga, tetapi hotel dan restoran besar pun memakai kecap ramuan tradisional dengan gula pilihan dari Solo atau Purwokerto ini.
Mengapa Handoyo tidak memakai gula pohon lontar atau gula dari legen yang popular disebut gula aren? Menurut dia karena terlalu manis. Juga gula dari tebu tidak dipakai karena kecap mengkristal atau gula dari Kediri/Tulungagung yang sering tercampur bahan lainnya.
Ketika masa jaya tahun 90-an, kecap Cap Laron pernah diterpa isyu tidak halal karena gurihnya. Isyu ini sempat membuat produksi menurun, kendati sudah diperiksa Badan POM Surabaya dan dinyatakan halal serta bersertifikasi halal dari MUI. Dan yang juga penting, kecap Cap Laron tidak memakai bahan penyedap rasa seperti micin atau sejenisnya.
Untuk mensiasati isyu tersebut, akhirnya pada label ditulis : Diproduksi H.Hadisutanto dengan CV Laron Putra Manunggal. “Huruf H-nya bukan Haji, tapi Handoyo Hadisutanto,” katanya tertawa.
Namun di balik sukses itu, Handoyo mengalami kesedihan yang mendalam. Istrinya kabur ke luar negeri, anak-anaknya merongrong bisnis keluarga ini dan tidak satupun yang bisa dan mau mewarisi usaha kecap Cap Laron.
Di antara sukses dan pecahnya keluarganya ini, ia sempat terkena stroke dan harus dirawat dalam waktu yang lama. Untung ada adiknya Endang Kitiawati yang selalu membantunya.

AKHIRNYA. Disisa hidupnya, H. Hadisoetanto mendambakan ketenangan hidup. Karenanya, ia berencana menjual pabrik kecap kebanggan kota Tuban itu. Saat ia tak lagi sanggup mengelolanya



“Karena itulah, dari pada nanti usaha ini jadi rebutan, lebih baik saya jual saja. Nanti dibagi sesuai hak warisnya. Namun harus diingat oleh anak-anak dan keponakan saya, ketika pabrik kecap ini diwariskan ke saya kondisinya dalam keadaan minus,” kata Handoyo sambil mengusap matanya yang berkaca-kaca. Namun ia mengingatkan sekali lagi, pabriknya ini baru akan dijual setelah ia tidak kuat mengelolanya.
Kapan? “Ya sebentar lagi, lha wong saya ini ingin istirahat dengan tenang di usia saya yang sudah senja ini,” katanya tenang, seperti Laron yang ingin berkumpul dengan keluarganya sampai akhir hayatnya


Mungkin kita ingin tahu blogger – blogger yang berada satu kota dengan kita, siapa tahu tetangga di samping atau di depan rumah kita pun ternyata blogger juga,
atau kita ingin mengetahui blogger dari kota lainnya.
Caranya yaitu dengan memasukan alamat berikut di address bar browser anda,

Blogger seluruh Indonesia :
http://www.blogger.com/profile-find.g?t=l&loc0=ID

Blogger dalam satu provinsi :
http://www.blogger.com/profile-find.g?t=l&loc0=ID&loc1=Jawa+Barat

Blogger dalam satu kota/ kabupaten :
http://www.blogger.com/profile-find.g?t=l&loc0=ID&loc1=Jawa+Barat&loc2=Bandung

Keterangan : Silakan ganti hurup yang berwarna merah sesuai dengan kode negara, nama provinsi dan nama kota yang ingin anda cari.
ID : kode untuk Indonesia.
Jawa+Barat : nama provinsi. Tanda + berfungsi sebagai spasi pada nama provinsi dengan dua kata atau lebih.
Bandung : nama kota/kabupaten. .

Semoga bermanfaat.


Caranya :

Klik menu Start > Run
Pada kotak dialog Run ketikkan regedit, lalu klik OK.
Run
Sekarang kita cari alamat registry ini : HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\Current ControlSet\Services\Tcpip\ServiceProvider.
Setelah kita berada di direktori ServiceProvider ubah nilai-nilai dibawah ini semuanya menjadi 1.

DnsPriority=1
HostsPriority=1
LocalPriority=1
NetbtPriority=1
Tutup registry restart komputer.

=== Tweeking Firefox ====

Peringatan !!! : Saya tidak menyarankan anda untuk melakukan cara ini jika anda belum mahir betul. Tweaking ini sendiri sebenarnya dikeluarkan oleh pengembang firefox jadi tidak sembarang tweaking, namun jika anda berani mencoba resiko ditanggung sendiri yaaa kalau anda salah memasukkan nilainya, karena setelah tweaking tidak ada opsi/menu untuk mengembalikan settingan default firefox, untuk mengembalikan ke default harus dilakukan secara manual atau harus install ulang Mozilla Firefoxnya. Jadi jika anda berani melakukannya tolong dicatat satu persatu semua perubahan tweaking yang anda lakukan.

Ketik : “about:config” tanpa tanda petik di firefox anda kemudian enter.
Akan keluar peringatan seperti ini :
tweak mozilla firefox
Klik Saya berjanji akan berhati-hati, setelah itu akan keluar sebuah settingan untuk tweaking firefox.
about-config-mozilla
Untuk merubahnya, klik 2 kali pada masing-masing nama pengaturan dan masukkan data perubahannya.
Jika data dibawah tidak terdapat dalam settingan default firefox, klik kanan pilih New. Untuk data berupa angka, pilih Integer, untuk true/false pilih Boolean.


Laptop kamu terhubung dengan internet melalui modem ponsel, modem usb, atau koneksi lain, dan ingin melakukan sharing koneksi internet dengan perangkat lain (laptop atau ponsel) melalui WIFI? Jika belum tau caranya, berikut saya informasikan langkah-langkah sederhana cara melakukan sharing koneksi internet dengan memanfaatkan koneksi WIFI, dengan kata lain, kita menjadikan laptop kita sebagai akses point-nya (info: untuk menjadikan ponsel sebagai akses point bisa baca di tulisan tentang Joikuspot). Jika ingin melakukan sharing melalui kabel jaringan bisa melihat tulisan saya tentang sharing koneksi internet.

Sebelum saya mulai, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu, untuk komputer atau perangkat lain yang menjadi client harus mempunyai koneksi WIFI di dalamnya, dan jumlah client itu sendiri akan mempengaruhi kecepatan koneksi (makin banyak client-nya berarti makin lambat koneksinya). Sharing koneksi melalui WIFI ini tidak terlalu stabil dibandingkan dengan sharing dengan kabel jaringan.

Oke, langsung saja saya mulai.

Langkah pertama yaitu melakukan seting pada komputer induk. Untuk bagian pertama ini kita masuk ke ke Network Connections, klik kanan pada koneksi wireless (WIFI) dan pilih Properties.

Selanjutnya pada panel properties tersebut, masuk ke tab menu Wireless Networks, dan buat koneksi baru dengan memilih Add.

Isi Network name (SSID) sesuai dengan keinginan, hilangkan tanda centang pada The key is provided for me automatically (karena di sini kita akan menentukan sendiri network key-nya), dan isi Network key dengan angka atau huruf sebanyak 5 karakter, ulangi kode tersebut pada Confirm network key. Terakhir berikan tanda centang pada This is a computer-to-computer (ad hoc) network, wireless access point are not used. Jika sudah maka pada tab menu Wireless Network bagian Preferred networks akan bertambah satu network baru sesuai dengan yang baru saja kita buat di atas.

Langkah berikutnya masuk ke tab menu General dan pilih item Internet Protocol (TCP/IP), dilanjutkan dengan memilih Properties. Isi kolom IP address dengan 192.168.0.1 dan Subnet mask 255.255.255.0. Jika sudah simpan dengan memilih Ok.

Kembali ke Network Connections, kali ini kita pilih sumber koneksi yang kita gunakan (dalam contoh ini saya gunakan koneksi Smart), klik kanan pada koneksi tersebut dan pilih Properties.

Masuk ke tab menu Advanced, kemudian beri tanda centang pada Allow other network users to connect trough this computer’s internet connections. Sedangkan untuk Home networking connections, kita pilih koneksi wireless yang telah kita setup di atas (dalam contoh ini saya pilih Wireless Network Connections 2).

Sampai di sini proses setup komputer induk selesai, untuk memulai sharing koneksi, kita aktifkan dulu koneksi internet kita sesuai dengan sumber koneksi yang kita gunakan, kemudian pada panel Wireless Network Connections, kita pilih koneksi yang telah kita buat di atas dan pilih Connect.

Selanjutnya, pada komputer atau perangkat client (dalam contoh di sini saya gunakan ponsel Nokia N82 sebagai client), kita lakukan koneksi dengan komputer induk melalui WIFI, pilihWLAN Network yang telah kita buat di atas dan masukkan WEP key sesuai dengan key yang kita buat di atas (5 karakter).

Jika koneksi dengan komputer induk, maka koneksi WIFI pada panel Wireless Network Connections akan muncul notifikasi Connected, dan kita bisa mulai browsing dari komputer atau perangkat WIFI.


Wi-Fi (Wireless Fidelity) adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan cepat. Wi-Fi tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses internet, Wi-Fi juga dapat digunakan untuk membuat jaringan tanpa kabel di perusahaan. Karena itu banyak orang mengasosiasikan Wi-Fi dengan “Kebebasan” karena teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses internet atau mentransfer data dari ruang meeting, kamar hotel, kampus, dan café-café yang bertanda “Wi-Fi Hot Spot”.

Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk pengunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.
Spesifikasi

Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g, and 802.11n. Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.
Spesifikasi Wi-Fi
Spesifikasi Kecepatan Frekuensi
Band Cocok
dengan
802.11b 11 Mb/s 2.4 GHz B
802.11a 54 Mb/s 5 GHz A
802.11g 54 Mb/s 2.4 GHz b, g
802.11n 100 Mb/s 2.4 GHz b, g, n


Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.

Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).

Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan edical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.

Kelebihan Wi-fi

Tingginya animo masyarakat -khususnya di kalangan komunitas Internet- menggunakan teknologi Wi-Fi dikarenakan paling tidak dua faktor.

kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel.
pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot.

Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut -yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan- dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika Serikat. Juga salah satu kelebihan dari Wi-Fi adalah kecepatannya yang beberapa kali lebih cepat dari modem kabel yang tercepat. Jadi pemakai Wi-Fi tidak lagi harus berada di dalam ruang kantor untuk bekerja

Wi-fi Hardware

Hardware wi-fi yang ada di pasaran saat ini ada berupa

Wi-fi dalam bentuk PCI Wi-fi dalam bentuk USB

Ada 2 mode akses koneksi Wi-fi, yaitu

Ad-Hoc

Mode koneksi ini adalah mode dimana beberapa komputer terhubung secara langsung, atau lebih dikenal dengan istilah Peer-to-Peer. Keuntungannya, lebih murah dan praktis bila yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpa harus membeli access point

Infrastruktur

Menggunakan Access Point yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).

Kelemahan pada wifi

Mudahnya dihacking oleh para hacer untuk mencuri password pengguna wi-fi

Cara adalah sebagai berikut:

Pertama kita harus mengetahui perbedaan antara jaringan Hub dan Switch:

* Pada jaringan hub semua data yang mengalir di jaringan dapat dilihat/diambil oleh komputer manapun yang ada di jaringan asalakan komputer tersebut merequest data tersebut, kalo tidak direquest ya tidak akan datang.

* Pada jaringan switch hanya komputer yang melakukan pertukaran data yang dapat melihat data tersebut, komputer2 lain tidak berhak merequest data tersebut.

Masalahnya adalah harga dari router hub dan switch tidak berbeda jauh sehingga kebanyakan tempat sekarang sudah menggunakan metode switch yang menyulitkan untuk network hacking.

Hacking ini menggunakan teknik:

Sniffing
ARP Poison Routing

Kedua Teknik di atas tidak akan bisa dicegah oleh firewall apapun di komputer korban, dijamin.

Important Note: ARP Poison Routing dapat meyebabkan denial of service (dos) pada salah satu / semua komputer pada network anda

Kelebihan:

Tidak akan terdeteksi oleh firewall tipe dan seri apapun karena kelemahannya terletak pada sistem jaringan bukan pada komputernya
Bisa mencuri semua jenis login password yang melalui server HTTP
Bisa mencuri semua login password orang yang ada di jaringan Hub selama program diaktifkan
Untuk ARP Poisoning bisa digunakan untuk mencuri password di HTTPS
Semua programnya free
Untuk jaringan Switch harus di ARP poisoning 1 persatu dan bandwidth anda akan termakan banyak untuk hal itu (kalo inet super cepat ga masalah)
Ketahuan / tidak oleh admin jaringan di luar tanggung jawab saya
Mulai dari sini anggap bahwa di network dalam kisah ini ada 3 komputer, yaitu:
Komputer Korban
Komputer Hacker
Server

Langkah-langkah pertama:

1. Cek tipe jaringan anda, anda ada di jaringan switch / hub. Jika anda berada di jaringan hub bersyukurlah karena proses hacking anda akan jauh lebih mudah.
2. Download program-program yang dibutuhkan yaitu Wireshark dan Cain&Abel.Code:

http://www.wireshark.org/download.html
http://www.oxid.it/cain.html

Cara Menggunakan WireShark:

Jalankan program wireshark
Tekan tombol Ctrl+k (klik capture lalu option)
Pastikan isi pada Interfacenya adalah Ethernet Card anda yang menuju ke jaringan, bila bukan ganti dan pastikan pula bahwa “Capture packets in promiscuous mode” on
Klik tombol start
Klik tombol stop setelah anda merasa yakin bahwa ada password yang masuk selamaanda menekan tombol start
Anda bisa melihat semua jenis packet yang masuk dan keluar di jaringan (atau pada komputer anda saja jika network anda menggunakan Swtich
Untuk menganalisis datanya klik kanan pada data yang ingin di analisis lalu klik “Follow TCP Stream” dan selamat menganalisis paketnya (saya tidak akan menjelaskan caranya karena saya tidak bisa )
Yang jelas dari data itu pasti di dalamnya terdapat informasi2 yang dimasukkan korban ke website dan sebaliknya

Cara di atas hanya berlaku apabila jaringan anda adalah Hub bukan switch
Dari cara di atas anda dapat mengetahui bahwa jaringan anda adalah hub/switch dengan melihat pada kolom IP Source dan IP Destination. Bila pada setiap baris salah satu dari keduanya merupakan ip anda maka dapat dipastikan jaringan anda adalah jaringan switch, bila tidak ya berarti sebaliknya.

Cara Menggunakan Cain&Abel:

* Penggunaan program ini jauh lebih mudah dan simple daripada menggunakan wireshark, tetapi bila anda menginginkan semua packet yang sudah keluar dan masuk disarankan anda menggunakan program wireshark
* Buka program Cain anda
* Klik pada bagian configure
* Pada bagian “Sniffer” pilih ethernet card yang akan anda gunakan
* Pada bagian “HTTP Fields” anda harus menambahkan username fields dan password fields nya apabila yang anda inginkan tidak ada di daftar.
Sebagai contoh saya akan beritahukan bahwa kalo anda mau hack password Friendster anda harus menambahkan di username fields dan passworsd fields kata name, untuk yang lain anda bisa mencarinya dengan menekan klik kanan view source dan anda harus mencari variabel input dari login dan password website tersebut. Yang sudah ada di defaultnya rasanyan sudah cukup lengkap, anda dapat mencuri pass yang ada di klubmentari tanpa menambah apapun.
* Setelah itu apply settingannya dan klik ok
* Di menu utama terdapat 8 tab, dan yang akan dibahas hanya 1 tab yaitu tab “Sniffer” karena itu pilih lah tab tersebut dan jangan pindah2 dari tab tersebut untuk mencegah kebingungan anda sendiri
* Aktifkan Sniffer dengan cara klik tombol sniffer yang ada di atas tab2 tersebut, carilah tombol yang tulisannya “Start/Stop Sniffer”
* Bila anda ada di jaringan hub saat ini anda sudah bisa mengetahui password yang masuk dengan cara klik tab (Kali ini tab yang ada di bawah bukan yang di tengah, yang ditengah sudah tidak usah diklik-klik lagi) “Passwords”
* Anda tinggal memilih password dari koneksi mana yang ingin anda lihat akan sudah terdaftar di sana
* Bila anda ternyata ada di jaringan switch, ini membutuhkan perjuangan lebih, anda harus mengaktifkan APR yang tombolonya ada di sebelah kanan Sniffer (Dan ini tidak dijamin berhasil karena manage dari switch jauh lebih lengkap&secure dari hub)
* Sebelum diaktifkan pada tab sniffer yang bagian bawah pilih APR
* Akan terlihat 2 buah list yang masih kosong, klik list kosong bagian atas kemudian klik tombol “+” (Bentuknya seperti itu) yang ada di jajaran tombol sniffer APR dll
* Akan ada 2 buah field yang berisi semua host yang ada di jaringan anda
* Hubungkan antara alamat ip korban dan alamat ip gateway server (untuk mengetahui alamat gateway server klik start pada komp anda pilih run ketik cmd lalu ketik ipconfig pada command prompt)
* Setelah itu baru aktifkan APR, dan semua data dari komp korban ke server dapat anda lihat dengan cara yang sama.

Anda dapat menjalankan kedua program di atas secara bersamaan (Cain untuk APR dan wireshark untuk packet sniffing) bila ingin hasil yang lebih maksimal.

Password yang bisa anda curi adalah password yang ada di server HTTP (server yang tidak terenkripsi), bila data tersebut ada di server yang terenkripsi maka anda harus mendekripsi data tersebut sebelum memperoleh passwordnya (dan itu akan membutuhkan langkah2 yang jauh lebih panjang dari cara hack ini)

Untuk istilah-istilah yang tidak ngerti bisa dicari di wikipedia (tapi yang inggris ya kalo yang indo jg belum tentu ada).

Secara teknologis jalur frekuensi -baik 2,4 GHz maupun 5 GHz- yang menjadi wadah operasional teknologi Wi-Fi tidak bebas dari keterbatasan .

Pasalnya, pengguna dalam suatu area baru dapat memanfaatkan sistem Internet nirkabel ini dengan optimal, bila semua perangkat yang dipakai pada area itu menggunakan daya pancar yang seragam dan terbatas.

Apabila prasyarat tersebut tidak diindahkan, dapat dipastikan akan terjadi harmful interference bukan hanya antar perangkat pengguna Internet, tetapi juga dengan perangkat sistem telekomunikasi lainnya.

Bila interferensi tersebut berlanjut -karena penggunanya ingin lebih unggul dari pengguna lainnya, maupun karenanya kurangnya pemahaman terhadap keterbatasan teknologinya- pada akhirnya akan membuat jalur frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.

Keterbatasan lain dari kedua jalur frekuensi nirkabel ini (khususnya 2,4 GHz) ialah karena juga digunakan untuk keperluan ISM (industrial, science and medical).

Konsekuensinya, penggunaan komunikasi radio atau perangkat telekomunikasi lain yang bekerja pada pada pita frekuensi itu harus siap menerima gangguan dari perangkat ISM, sebagaimana tertuang dalam S5.150 dari Radio Regulation.

Dalam rekomendasi ITU-R SM.1056, diinformasikan juga karakteristik perangkat ISM yang pada intinya bertujuan mencegah timbulnya interferensi, baik antar perangkat ISM maupun dengan perangkat telekomunikasi lainnnya.

Rekomendasi yang sama menegaskan bahwa setiap anggota ITU bebas menetapkan persyaratan administrasi dan aturan hukum yang terkait dengan keharusan pembatasan daya.

Menyadari keterbatasan dan dampak yang mungkin timbul dari penggunaan kedua jalur frekuensi nirkabel tersebut, berbagai negara lalu menetapkan regulasi yang membatasi daya pancar perangkat yang digunakan.

Sinyal Wireless

Sinyal wireless LAN normalnya dapat ditangkap pada kisaran sekitar 200 meter dari access point, tetapi client yang menggunakan antena eksternal dapat menangkap sinyal sampai sejauh 1000 meter. Apabila anda menempatkan AP dekat pintu atau jendela, dapat dipastikan para tetangga dapat ikut menikmati akses Internet atau melakukan sniffing terhadap traffic network.

Apabila infrastruktur wireless LAN itu melibatkan koneksi wireless antar-gedung tinggi, maka client yang tidak diinginkan dapat melakukan sniffing dari bawah sejauh sampai 2.500 kaki (762 meter). Jadi walaupun sinyal wireless LAN para ISP yang dipasangkan di puncak-puncak gedung tinggi dapat di-sniffing dari bawah (dikenal sebagai war flying).

Jika anda ingin connect internet menggunakan wifi sementara anda jauh AP atau dari tempat wifi yang tersedia anda bisa mendekatkan diri dengan area tersebut dan bisa main internet sepuasnya dengan langkah sebagai berikut

1) Anda harus memiliki USB Wireless Adapter. Yang bisa anda dapatkan ditoko toko komputer dengan harga berkisar Rp 210.000 (cukup murah untuk technology secanggih ini) + antenna UHF bentuk parabola.

2) Langkah ini merupakan langkah kunci, yaitu dengan menggunakan antenna UHV yang berbentuk Grid Parabolic sebagai Reflector untuk memperkuat sinyal.

3) Untuk lebih memperkuat daya reflexy dari parabole anda dapat menambahkan kawat kasa pada seluruh permukaan, lalujangan lupa disekrup dengan rangka parabola. Anda juga bisa menambahkan alumunium foil.

4) Pasanglah USB WiFi Adapter pada tiang penyangga yang ada di tengah parabola. Apabila terlalu panjang dari fokusnya dapat dipotong.

Usahakan agar USB WiFI terletak pada fokus parabola. Ingat kan rumus fokus parabola. Kalau ragu nih rumus sederhananya.

F= D(kuadrat) / 4(kuadrat).c

D: diameter parabola

C: kedalaman parabola

5) pasang kabel USB( High Speed 2.0 usb cable system) sedemikian rupa.

6) Lalu pasang kembali tiang penyangga USB wifi pada parabola. Pasang pada pipa besi untuk mempermudah antenne supaya enak diputar putar.

7) Kalau udah install driver USB WiFI tadi (bawaan pabrik).

Lalu install “NETWORK STUMBLER” untuk mencari sinyal yang kuat dan terdekat.

icon cool Cara Mengenal Hacking Wireless/WiFi/Hotspot dan Triknya Pasang antenna diluar dan masukkan kabel USB pada port komputer anda. Scan pake Net Stumbler. Cari jaringan yang ngga’ di ENCRYPT dan jaraknya paling deket dengan anda. Lalu join aja.

Akses ke wifi :

jenis :

secure, artinya untuk dapat mengakses kita harus memasukkan password

unsecure, artinya kita bisa mengakses wifi tanpa harus mengisikan password, jd langsung konek.

Yang unsecure, kadang juga tidak bisa mengakses internet walau bisa konek ke jaringan. Hal ini karena ada pengaturan IP. Untuk server yang menggunakan ip dinamik, maka kita tidak usah pusing dengan ip, karena ip sdh otomatis dimasukkan oleh server ke klien (computer kita).

Untuk server yang menggunakan static ip, maka kita harus secara manual memasukkan ip untuk computer/laptop kita.

Jika kita bisa konek ke wifi tp tidak bisa akses internet, cobalah ubah ip laptop kita. Caranya :

klik kanan icon wifi di bawah kanan layar
pilih properties
pilih Advanced
pada bagian connection pilih Internet Protocol (TCP/IP)
pilih static ip
pada ip isi : 192.168.0.212
pada Net Mask isi : 255.255.255.0
pada getway isi : 192.168.0.1
pada dns server isi : 192.168.0.1
klik ok.

Nasib tragis dialami Rudi Setiawan (17), asal Dusun Kiring, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Pelajar kelas dua salah satu SMK itu tewas setelah terlindas truk bermuatan pasir di jalan Tuban-Babat KM 3, Desa Tegalabang, Semanding, Tuban, Kamis, (2/12/2010).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan yang menewaskan pelajar tersebut bermula saat itu korban yang mengendarai sepeda motor Supra X nopol S 2846 GD berjalan dari arah Tuban menuju Surabaya.

Setelah berada di KM 3 jalan Tuban-Babat itu, secara tiba-tiba muncul sebuah truk nopol S 9638 EF dari arah Surabaya menuju Semarang, yang dikemudikan Heri Purnomo. Saat itu Truk sedang berusaha mendahului kendaraan mobil Avansa yang berada di depannya.

Namun, karena jaraknya antara keduanya yang sudah terlalu dekat, akhirnya tabrakan pun tak bisa terhindarkan, sehingga mengakibatkan korban terlindas truk tersebut.

"Tadi truk itu mendahului mobil yang ada di depannya, tapi setelah itu muncul kendaraan anak sekolah itu. Akhirnya terus tabrakan," jelas Sujud (39), warga desa sekitar kejadian perkara.

Sementara itu, Heri Purnomo, sopir truk, itu mengakui jika memang saat itu dirinya sedang mendahului mobil yang ada di depannya. "Ya saya tadi jalan dari arah Surabaya memang mendahului mobil yang ada di depan, tapi dia juga saat itu dia sedang menyalip kendaraan," jelas Heri.

Akibat dari kecelakaan itu korban mengalami luka sangat parah dan tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan jenazah korban kini sudah dibawa petugas Ke kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuban guna untuk dilakukan otopsi



Petugas Polsek Kota Ponorogo melakukan razia terhadap tempat kos Jalan Parikesit 49 yang diduga dipakai mesum, Rabu malam (22/7/2010). Dalam razia ini, aparat mendapati dua pasangan lawan jenis dalam satu kamar yang ditengarai pasangan selingkuh sebab tidak bisa menunjukan surat nikah maupun KTP.




Razia narkoba yang dilakukan petugas gabungan Satreskoba Polrestabes Surabaya dan Ditnarkoba Polda Jatim membuahkan hasil. Dalam razia yang melibatkan ratusan personel ini, petugas mendapati sejumlah hal."Pertama kita menemukan butir pil Viagra milik salah seorang pengunjung diskotek Deluxe," ujar Kanit I Satreskoba Polrestabes Surabaya AKP Effendy seusai razia, Minggu (8/8/2010).


Koneksi internet yang cepat adalah dambaan setiap orang, seperti cewe cantik juga yang merupakan dambaan setiap orang.:-) kembali ke masalah mempercepat koneksi internet, tapi tips ini hanya berlaku untuk yang di warnet saja dan warnetnya menggunakan mozzila firefox sebagai browsernya. tujuannya adalah mempercepat koneksi internet di komputer kita dengan menyedot bandwitdh komputer lain di dalam 1 warnet. licik juga sih tips ini tapi tidak apa-apa, apalagi di saat warnet yang sedang penuh dan semua komputer lambat, jadi cara ini bisa kita pakai. jadi koneksi internet kita jadi lebih cepat dan yang lain jadi sedikit lambat. kan kalo warnet lagi penuh semuanya lambat, jadi tidak akan pada menyadarinya. okeh saya akan memberitahukan untuk anda, begini caranya untuk mempercepat koneksi internet di warnet:

1. Di address bar mozzila ketik about:config kemudian akan terlihat tulisan yang banyak sekali

2. gunakan fasilitan ctrl+f untuk mencari kata, kata yang di cari adalah sebagai berikut dan di rubah

Network.http.pipelining; False <– klik 2 kali ubah “False” menjadi “True“
Network.http.pipelining.maxrequests; 4 <-- klik 2 kali ubah “4” menjadi “30“
Network.http.proxy.pipelining; False <– klik 2 kali ubah “False” menjadi “True“

3. Kemudian klik kanan di bagian yang kosong/putih terus pilih new terus integer lalu kolom pertama isikan nglayout.initialpaint.delay lalu tekan enter satu kali dan masukan angka 0 dan tekan enter kembali.

4. restart ulang mozzila firefoxnya

5. Selamat berinternet ria dengan cepat, karena bandwitdh akan tersedot ke komputer anda, ini tadi adalah tips mempercepat koneksi internet di warnet.

TUBAN — Massa mengamuk di Tuban, Jawa Timur, Sabtu lalu. Mereka merusak dan membakar pedopo kabupaten itu dan aset keluarga milik Bupati Tuban Haeny Relawati. Massa bikin rusuh karena kecewa terhadap hasil pemilihan bupati dan wakil bupati. Jago mereka kalah tipis dalam perhitungan suara.

Berita kerusuhan itu sudah banyak diketahui umum. Tapi, siapa Haeny sesungguhnya belum banyak dikupas. Haeny lahir di Klaten 41 tahun yang lalu. Ia berguru di Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Sejak kuliah, dia memang dikelilingi bibit jempolan. Beberapa teman kuliahnya dulu, sekarang ada yang jadi wakil walikota Surabaya. Ada yang jadi wakil bupati Kudus. Kakak kelasnya malah ada yang jadi pemimpin redaksi sebuah media cetak di Jakarta dan aktivis blog terkenal. Adik kelasnya ada yang menjadi penasihat seorang menteri dan kakak kelasnya jadi juru bicara presiden.

Berkulit kuning mulus, Haeny dulu dikenal sebagai mahasiswi yang ramah, gampang berteman. Rambutnya hitam, ikal, sebahu. Bibirnya senantiasa dipoles lipstik merah. Selain dikenal sebagai mahasiswi yang rajin kuliah, ia sempat mengikuti beberapa kegiatan di kampusnya. Tak jarang ia menjadi panitia acara kampus. Waktu itu ia belum memakai jilbab seperti sekarang.

Haeny pernah indekos di sebelah gedung kuliah umum Fisipol, di Sekip, Yogyakarta. Pemondokan khusus perempuan yang dia sewa ini tergolong kelas atas pada masanya. Nyaris setiap malam, ada saja teman kuliahnya yang berkunjung. Ada yang datang dengan alasan klise, contohnya pinjam catatan kuliah, ada juga yang memang bermaksud menjadikannya pacar.

Ternyata jodoh Haeny ada di Tuban. Ia menikah dengan seorang pengusaha lokal yang kaya raya. Bisnisnya tersebar di setiap jengkal Tuban. Saking kayanya sang suami itu, seorang pejabat Jakarta kabarnya pernah terbengong-bengong ketika mampir ke rumahnya. Ia melihat sederet mobil mewah seperti yang biasa dimiliki pejabat atau pengusaha di Jakarta diparkir di garasi keluarga Haeny.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Sawahan kembali menggelar razia di lokalisasi Dolly dan Jarak. Bedanya, Senin (30/8/2010) siang, Satpol PP merazia kos-kosan para pekerja seks komersial (PSK). Dalam razia ini, petugas Satpol PP Kecamatan Sawahan tak sendirian, melainkan bekerjsama dengan Polsek Sawahan dan Koramil.


Seorang mahasiswa Unibraw yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Peduli Keadilan (Formah PK) berteriak sambil menunjukkan beberapa lembar uang saat demo di kantor Pengadilan Negeri Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (11/10/2010). Mahasiswa menuding adanya mafia peradilan di lingkungan PN Kepanjen.


Sebanyak 20 peserta finalis calon duta wisata Kabupaten Tuban, atau yang dikenal Cung dan Nduk, mengikuti Fam Tour. Hal tersebut bertujuan untuk memperkenalkan tempat wisata, industri, dan tempat-tempat bersejarah yang berada di kabupaten Tuban, Kamis (4/11/2010)


Seorang model memperagakan penggembokan motor di depan minimarket di Jalan Kebraon Tengah, Karangpilang, Surabaya, Selasa (16/11/2010) petang. Sosialisasi digelar Polsek Karangpilang karena kasus pencurian motor tetap marak. Dengan gembok, keamanan sepeda motor saat parkir bisa lebih terjamin.


Saat keluar dari ruang Gakumdu, wajah Sugiono tertutup kerpus. Didampingi seorang penyidik, pemuda 20 tahun yang tinggal di Desa Belung, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Kamis (2/11/2010) siang ini kembali menjalani pemeriksaan intensif.

Ia baru saja diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Malang. Tuduhannya adalah melakukan pemerkosaan dengan pencurian dan pemberatan (curat). Ironisnya, korban yang menjadi budak nafsu Sugiono adalah seorang perempuan yang usianya di atas 52 tahun.

“Pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif. Saat ini, seluruh barang bukti dan saksi-saksi sudah kami kumpulkan dan mintai keterangan,” ungkap Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) Malang Kompol Anjas Gautama Putra, Kamis (2/11/2010) siang pada wartawan.

Dari data yang dihimpun beritajatim.com terkait masalah asusila dan pencurian itu terjadi pada dini hari kemarin. Korban yang menjadi tindakan amoral pelaku adalah Kris Asmuriyati. Ia lebih akrab dipanggil Bu As.
Bu As sendiri, mempunyai dua orang anak dan dua orang cucu. Perawakannya biasa saja. Selain kulitnya yang mulai keriput, tanda-tanda jika Bu As sudah tidak muda lagi, rupanya bukan menjadi penghalang Sugiono untuk menikmati perbuatan asusila.

Kebetulan, Bu As dan Sugiono adalah satu teman kerja. Mereka berdua, menjadi pegawai di sebuah Tempat Penginapan Wisata Gunung Tabor. Lokasi tempat penginapan atau losmen itu berada di Desa Tulus Besar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Tempat ini, hanya berjarak tak sampai 25 kilometer dari kawah Gunung Bromo.

Jabatan Bu As di tempat penginapan itu sebagai tukang masak plus memberi makan anjing peliharaan milik majikannya. Sedangkan Sugiono, di tempat yang sama, bekerja sebagai petugas cleaning servis dan sesekali menjadi kuli bangunan jika ada beberapa furniture atau bangunan dilosmen itu yang harus dibenahi.

“Korban dan pelaku memang bekerja di losmen tempat wisata itu. Saat kejadian, pelaku ternyata berpura-pura pamit pulang. Padahal, ia bersembunyi di salah satu kamar penginapan,” kata Anjas.

Jam kerja Sugiono adalah mulai pukul tujuh pagi sampai empat sore. Sedangkan Bu As, lebih lama lagi dan kerap menjadikan salah satu kamar penginapan sebagai tempat peristirahatannya pula.

Karena sudah direncanakan cukup matang, rupanya sore itu Sugiono tidak segera pulang. Melainkan, bersembunyi di salah satu kamar penginapan. “Saya memang bersembunyi di salah satu kamar losmen sebelum korban saya gagahi,” kata Sugiono saat ditemui di ruang penyidikan.

Dikatakannya, sebelum bersembunyi, Sugiono rupanya sudah mengawasi gerak-gerik Bu As dengan mata liarnya. Hal itu terbukti ketika sore hari tiba, Sugiono masih sempat mengintip Bu As mandi selama beberapa menit. “Saya intip dia mandi lewat lubang kunci pintu. Tidak lama, hanya beberapa menit saja,” terangnya.

Nah, mampu melihat tubuh Bu As dalam kondisi telanjang itulah, Sugiono akhirnya berpamitan pulang pada Bu As dan sebagaian karyawan losmen lainnya. Hanya saja, aksi itu digunakan Sugiono untuk mengelabuhi Bu As dan sejumlah pegawai di losmen tempat wisata itu.

Pasalnya, bukan langsung pulang ke rumah, Sugiono malah menyelinap masuk salah satu kamar penginapan dan bersembunyi. Di sana, Sugiono cukup lama bersembunyi. Ia bahkan sempat tertidur dan baru bangun untuk melancarkan aksinya sekitar pukul 02.30 wib.

Situasi yang sepi membuat Sugiono dengan leluasa bisa menuruti kemauannya. Setelah masuk ke kamar Bu As, dengan sigap ia langsung melilitkan selimut ke wajah juru masak itu. Mengetahui ada orang asing masuk kamar, Bu As pun sempat memberikan perlawanan. Namun, pukulan tangan Sugiono sebanyak dua kali, membuat tubuh rentanya pingsan.

“Saya pukul dua kali. Kena bagian kepala. Pukulan pertama korban masih sadar. Baru yang kedua itulah dia langsung pingsan,” ucap Sugiono.

Mengetahui korban sudah dalam keadaan tidak berdaya, kedua tangan Bu As pun diikat. Selanjutnya, seluruh kain yang menutupi tubuh perempuan senja itu dilucuti. Setelah mematikan lampu kamar, dengan sangat beringas, Sugiono pun melampiaskan nafsunya. Tragisnya lagi, Sugiono mengulangi dan memperkosa Bu As sebanyak dua kali pada pagi buta itu.

Puas melampiaskan nafsu birahinya, Sugiono langsung kabur. Agar aksi itu berlagak seperti pencurian, pemuda yang tak lulus Sekolah Dasar (SD) itupun mengambil ponsel Nokia milik Bu As. Aksi korban pun terbongkar keesokan harinya setelah pemilik losmen mengumpulkan seluruh pegawainya dengan mendatangkan sejumlah Petugas Polsek Tumpang. Meski sempat mengelak, jeruji besilah tempat Sugiono untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kini.

“Saya ditangkap Polisi setelah pemilik tempat penginapan menginterogasi kami. Saya pun mengakui semuanya,” tambah Sugiono.


Kekecewaan Malaysia yang dibantai Indonesia 5-1 pada ajang Piala AFF di Gelora Bung Karno, tadi malam (1/12/2010), terpancar di pemberitaan media-media setempat.

Hasil tersebut membuat Malaysia terpuruk di dasar klasmenen Grup A, nihil poin. Thailand dan Laos yang bermain imbang menghuni dua tempat di atasnya, masing-masing dengan raihan satu angka. Indonesia, sudah tentu di puncak dengan tiga poin.

Bila media-media Tanah Air turut meluapkan kegembiraan lewat pemberitaannya, tidak demikian dengan pers di negeri tetangga tersebut. Mereka membuat judul-judul lucu namun menyedihkan.

Harian olahraga ARENA membuat judul besar, ‘KENA GANYANG’ di halaman muka. Hal yang sama dibuat Harian Malaysia, ‘MALAYSIA TEWAS kepada INDONESIA’.

Berita Harian On Line membuat ‘Ledak Satu Diganyang Lima’. Pada alinea pertama tertulis:

KEMPEN Piala Suzuki AFF negara tampak seperti menjanjikan harapan baru pada 20 minit pertama permainan perlawanan pembukaan bertemu Indonesia di Stadium Bung Karno malam tadi, tetapi baki 70 minit seterusnya menyaksikan harapan itu diragut pasukan tuan rumah dengan kemenangan besar 5-1.

Sementara itu My Metro membuat judul ‘Kena Ganyang’. Tertulis, seandainya Stadion Gelora Bung Karno bisa bicara, pasti sudah pasti venue kebanggaan rakyat Indonesia itu turut menangisi nasib anak buah ketua juru latih K Rajagobal yang tewas 5-1 pada tuan rumah.

Sedang situs berbahasa Inggris Bernama.com, membuat judul Malaysia Get Off To A Bad Start In Suzuki Cup Campaign. Dituturkan dalam beritanya, Indonesia terkejut dengan gol Orshahrul Idlan Talaha pada menit 17 dan langsung bangkit setelah gol bunuh diri Mohd Asraruddin Putra, empat menit berselang. Bernama juga menyebut Indonesia main tanpa ampun di babak kedua.

Seorang pemuda ABG asal Dusun Klagen Desa Kepuh Kembeng Kecamatan Peteronga Kabupaten Jombang bernama Rukin (18), tewas setelah dikeroyok santri. Ia dicurigai sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Peterongan, Aiptu Sugeng Prasojo menjelaskan, kasus pengeroyokan itu terjadi di kawasan ponpes Darul Ulum Rejoso, Rabu (1/12/2010) malam. Semua itu berawal ketika Rukin mondar-mandir di kawasan ponpes tersebut.

Praktis, hal itu menimbul kecurigaan sejumlah petugas keamanan pondok. Apalagi, di ponpes itu kerap terjadi kasus curnamor. Nah, saat asyik mengendarai motor itulah Rukin dihentikan oleh petugas ketertiban.

Rukin selanjutnya digelandang pos keamanan. Di tempat itu, warga Dusun Klagen ini diberondong sejumlah pertanyaan. Rukin mengelak jika dituding sebagai pelaku curanmor. Karena tidak mengaku, rambut Rukin digunduli petugas keamanan pondok.

Pada saat bersamaan, sejumlah santri lainnya datang. Entah siapa yang memulai, tiba-tiba bogem mentah mendarat di wajah Rukin. Bukan hanya sekali, tendangan dan pukulan datang bertubi-tubi. Selain menggunakan tangan kosong, ada pula santri yang memukul dengan menggunakan gagang sapu. Rukin roboh bersimbah darah.

Tidak puas hanya memukuli Rukin, santri lainnya juga merusak motor Revo dengan nopol S 6922 XU yang dikendarai warga Klagen tersebut. "Dengan sejumlah luka, korban dilarikan ke RSUD Jombang. Namun beberapa saat setelah menjalani perawatan, Rukin meninggal," kata Sugeng menjelaskan, Kamis (2/12/2010).

Atas peristiwa itu, Polsek Peterongan langsung turun ke lokasi. Empat orang santri yang diduga sebagai pelaku penganiayaan ditangkap. Mereka adalah; Maulana alias Soleh (33), petugas keamanan ponpes, M Kirom (20), M Syafii (26), dan Asep (19). "Kita masih melakukan pengembangan. Saat ini masih ada empat pelaku yang kita tangkap," pungkas Sugeng.


Para siswa Sekolah Menengah Terpadu (SMT) Kabupaten Bojonegoro memperingati hari AIDS se-dunia dengan cara membagi-bagikan pin dan juga selebaran kepada para pengguna jalan di perempatan Jl Doponegoro, Kota Bojonegoro, Rabu (1/12/2010). Tampak dua siswi sedang memberikan pin dan selebaran.


Pelatih kepala tim nasional Malaysia K Rajagopal menuding penampilan buruk lini belakangnya menjadi biang keladi kekalahan memalukan itu. Dia membantah kalau kekalahan telak timnya akibat tekanan dari penonton.

"Saya kecewa dengan kekalahan 1-5 ini. Kami memulai laga dengan baik dan mencetak gol pada menit ke-17," kata Rajagopal, Kamis (2/12/2010).

"Setelah itu kami membuat kesalahan individu di barisan belakang sehingga Indonesia berhasil menyamakan kedudukan. Gol kedua juga lahir dari kesalahan di barisan pertahanan," lanjut Rajagopal.

Malaysia, menurut Rajagopal, sebenarnya berusaha bangkit di babak kedua. Namun kesalahan kembali dilakukan oleh barisan pertahanannya yang akhirnya mampu dimanfaatkan oleh penyerang Indonesia.

"Barisan pertahanan kami tidak memberikan permainan yang semestinya dilakukan untuk menghadapi serangan Indonesia. Setelah ketinggalan dua gol kami kembali melakukan banyak kesalahan," beber Rajagopal.

Pada penyisihan Grup A Piala AFF 2010 ini, Malaysia unggul lebih dulu lewat gol Norshahrul Idlan Bin Talaha pada menit ke-17. Indonesia menyamakannya pada menit 22 melalui bunuh diri M Asraruddin Putra. Pada menit ke-33, Indonesia berbalik unggul 2-1 setelah pemain belakang Malaysia, gagal mengawal Christian 'El Loco' Gonzales. Pemain naturalisasi asal Uruguay itu pun berhasil merobek jala Malaysia. Di babak kedua, Indonesia menambah tiga gol lagi. Masing-masing lewat kaki M Ridwan (55'), Arif Suyono (77'), dan Irfan Bachdim (90').

Rajagopal sendiri membantah kekalahan ini disebabkan oleh tekanan pendukung Indonesia. Dia juga menolak menjadikan absennya 9 pemain pilarnya sebagai alasan atas kekalahan timnya malam ini.

"Saya sebenarnya berusaha untuk menyeimbangkan permainan dengan memasukkan pemain senior (Mohamad Ashari Bin Samsudin). Namun keputusan itu sudah terlambat," kata Rajagopal.

"Namun ini bukanlah gambaran penuh permainan kami. Kami dapat pelajaran positif dari hasil ini dan kami akan coba bangkit lawan saat lawan Thailand," tandas pelatih berusia 54 tahun itu.


Indonesia membuat gol lagi di menit 90. Irfan Bachdim membawa tuan rumah unggul 5-1 atas Malaysia di penghujung laga.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu (1/12/2010) malam WIB, Indonesia langsung menekan sejak babak pertama dimulai. Namun Malaysia memberikan kejutan pada 'Tim Merah Putih'.

Sebuah umpan panjang dari lini belakang diterima oleh Mohamad Safee Bin Mohamad Ali di sisi kiri. Usai mengecoh Hamka Hamzah, ia melepaskan umpan kepada Norshahrul Idlan yang tak terkawal. Lewat satu sepakan kaki kanan, ia pun langsung melepaskan tendangan yang merobek jala Markus.

Namun, keunggulan Malaysia tak berlangsung lama. Pada menit 21, umpan Nasuha dari sisi kiri meluncur deras ke kotak penalti Malaysia. Ada Irfan Bachdim di sana, namun terkena kaki pemain Malaysia, Mohamad Asrarudin. Skor berubah 1-1.

Indonesia akhirnya berbalik unggul di menit 33 setelah bola di kaki pemain Malaysia direbut oleh Firman Utina. Firman pun langsung memberikan bola kepada Cristian, yang usai menggiring bola sejenak, melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti. Skor berubah menjadi 2-1.

Malaysia mencetak gol di menit 40! Namun dianulir oleh wasit. Mohamad Safee yang menanduk bola tepat di depan gawang Markus sudah lebih dulu terperangkap offside.

Indonesia yang terus menekan kembali mendapatkan peluang emas di menit 42. Irfan yang tengah berada di dalam kawalan pemain Malaysia, melepaskan tendangan keras kaki kanan dari luar kotak penalti.

Hasilnya? Bola hasil sepakan Irfan masih melebar di sisi kanan gawang Malaysia.

Indonesia memperbesar keunggulan beberapa menit setelah babak kedua dimulai. Umpan satu-dua antara M. Ridwan dan Ahmad Bustomi diselesaikan dengan baik oleh Riidwan.
Sepakannya dari dalam kotak penalti tak bisa dihalau kiper Malaysia, Mohamad Sharbinee.

Unggul dua gol membuat Indonesia terus menekan pertahanan Malaysia. Pada menit 58, sebuah kerjasama apik antara Okto Maniani dan Firman Utina diselesaikan Cristian Gonzales dengan sebuah sepakan kaki kiri.

Sial bagi Cristian, tendangannya bisa ditepis oleh Sharbinee. Bola muntah sempat diincar Irfan Bachdim, tapi penyerang bernomor 17 itu sudah lebih dulu terperangkap offside.

Satu peluang lagi diciptakan Indonesia pada menit 61. Sial bagi Indonesia, tendangan M. Nasuha dari sisi kiri lapangan masih menyamping tipis di sisi kanan gawang Malaysia.

Irfan memiliki kans bagus di menit 63. Ia melepaskan tendangan voli dari luar kotak penalti, tapi Sharbinee berhasil membloknya.

Okto Maniani benar-benar tampil brilian di sayap kiri Indonesia. Pada menit 74, pergerakannya di sisi lapangan dilanjutkan dengan operan matang kepada Cristian Gonzales. Nama terakhir, usai mempertahankan bola dari bek-bek Malaysia, mengirim operan kepada Irfan Bachdim di sisi kanan.

Irfan pun langsung melepaskan tendangan keras kaki kanan. namun masih bisa dihalau oleh Sharbinee.

Dua menit berselang, gol keempat Indonesia pun lahir. Berawal dari umpan lambung dari sisi kiri pertahanan Indonesia, bola yang jatuh di kaki bek Malaysia gagal dikuasai dengan baik. Arief Suyono dengan cepat menyambar bola tersebut.

Setelah mengontrol sejenak, Arief pun melepaskan tendangan kaki kanan yang keras dan membuat Sharbinee kembali memungut bola dari jalanya.

Irfan akhirnya mencatatkan diri ke dalam daftar pencetak gol dalam pertandingan ini pada menit 90. Gol kelima Indonesia ini diawali umpan silang Okto dari sisi kiri, dan disambar dengan baik oleh Irfan yang berada di tiang jauh

Penderita HIV/AIDS di Kabupaten Tuban, setiap tahun selalu meningkat, sejak tahun 2007 hingga sekarang tahun 2010 ini penderita HIV/AIDS di seluruh Kabupaten Tuban meningkat hingga hampir 100%.

Dari total penderita 70% adalah perempuan. Dari data yang berhasil dihimpun , pada akhir tahun 2007 kemarin penderita AIDS yang berada diseluruh kabupaten Tuban adalah sebanyak 34 penderita HIV/AIDS. Sedangkan pada tahun 2010 ini jumlah tersebut sudah meningkat pesat hingga 62 penderita.

Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Kartono, Ketua Forum Komunikasi Sosial Agama (Foksa) Kabupaten Tuban, ia menyatakan jika penyebaran HIV/AIDS tersebut sudah merata termasuk juga dari kalangan para remaja dan juga orang tua.

"Ya untuk penderita HIV/AIDS di Tuban ini merata, baik pemuda maupun orang tua. Rata-rata mulai umur 20 hingga 60 tahun,"
Adapun untuk penyebab dari peyebaran HIV/AIDS di Tuban, Kartono menjelaskan kebayakan para penderita tertular akibat dari hubungan intim. "Kalau di Tuban ini kebayakan adalah tertular melalui seks bebas, untuk penyebab yang lain itu masih sedikit," tambahnya.

Sementara itu, Noerolanda staf Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban menyatakan, jika sejaun ini penyebaran terhadap HIV/AIDS itu sudah merata hingga hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Tuban. Dari 20 kecamatan yang ada, hanya ada 3 kecamatan yang belum terlaporkan.

"Untuk 3 kecamatan itu adalah, Kecamatan Renggel, Parengan dan Kecamtan Kota Tuban. Namun di kecamatan kota ini saya yakin sudah ada penderita namun belum terlaporkan," jelas Noerolanda.

Untuk Mengantisipasi penebaran terhadap HIV/AIDS di Kabupaten Tuban, Dinas Kesehatan Tuban telah melakukan sosialisasi terkait bahaya HIV/AIDS ke sejumlah sekolah yang ada.

"Ya kita juga telah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah , supaya mereka para generasi muda tidak sampai terjangkit HIV/AIDS. Dan di Tuban ini 70% penderita adalah perempuan,"ungkapnya.

Di tepi jalan, sembari menyendok bubur ayam yang pedas dan panas, saya belajar bagaimana hukum dipahami di keramaian. Penjual bubur ayam mengambil koran lokal pagi, dan membacakan judul kepala berita keras-keras: tentang seorang kepala daerah yang dituntut hukuman penjara tiga tahun karena korupsi.

Sambil memangkas kulit degan, si penjual es kelapa muda bertanya soal detail kasus korupsi yang mana kepada si penjual bubur ayam. "Kasus waktu masih jadi kepala dinas di pemerintah provinsi," kata si penjual bubur ayam.

"Paling ya bebas," sahut si penjual es kelapa muda, enteng.

"Begitu kok ya dipilih (jadi kepala daerah)," kata si penjual bubur ayam.

Seorang perempuan, istri penjual nasi bungkus, memilih duduk di bangku kayu dekat si penjual bubur ayam. "Indonesia di mata negara lain memang masih korupsi," katanya.

"Memang yang cocok dihukum mati kalau 'koropsi'," kata penjual bubur ayam.

"Tapi kalau punya duit juga bisa bebas," penjual es kelapa muda pesimistis, sembari memasukkan air dari kelapa mudanya ke dalam wadah.

Bubur ayam di mangkuk saya sudah tandas. Harganya murah meriah. Ini bubur yang enak untuk disantap di pagi hari sembari mendengar 'kuliah hukum' dari para pedagang kecil itu. Saya mendadak bisa memahami betapa berjaraknya persepsi masyarakat terhadap hukum dengan realitas proses hukum di pengadilan. Betapa serbasalahnya seorang pejabat yang tersandung kasus korupsi.

Jauh-jauh hari, sebelum palu hakim diketuk dan vonis ditetapkan, orang ramai sudah membuat prediksi seperti si penjual es kelapa muda: pejabat itu bakal bebas. Bebas bukan karena si pejabat dipersepsikan tidak bersalah, tapi karena hukum dipersepsikan bisa dibeli.

Jalannya persidangan, keterangan saksi-saksi yang sekalipun menunjukkan si pejabat tak bersalah, tetaplah dipersepsikan sebagai bagian dari rekayasa. Vonis tak bersalah, yang sekalipun tiga hakim yang bersidang telah menuruti hati nuraninya untuk memutuskannya, seperti tak berharga. Praduga tak bersalah tak berlaku, dan oleh karenanya pejabat yang telah didakwa melakukan korupsi, seharusnya divonis bersalah, apapun itu.

Persepi 'hukum bisa terbeli' ini yang mungkin mendasari kecurigaan sebuah organisasi non pemerintah, terhadap banyaknya kasus korupsi yang divonis bebas di pengadilan tingkat pertama. Kita tidak tahu siapa yang selayaknya menjadi tertuduh: hakim, jaksa, atau polisi. Orang lebih menuding hakim yang terbeli saat vonis bebas untuk terdakwa korupsi diputuskan. Namun kita tahu, proses hukum bukanlah sesuatu yang sekali jadi.

Sebelum tiga orang bijak di ruang pengadilan membacakan keputusannya, kita tahu ada jaksa yang menyusun dakwaan, dan polisi yang melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap saksi-saksi. Sebuah persidangan berangkat dari mereka, dan mungkin hanya Tuhan yang tahu, apakah dakwaan dan proses penyidikan berjalan di atas garis keadilan, ataukah ada uang yang berputar di sini.

Proses hukum semakin rumit, karena manuver dan tekanan politik bisa mengubah hasil persidangan. Seorang pejabat berkata kepada saya: 'ada kalanya uang tak lagi sakti, ketika kepentingan politik yang lebih besar bermain'. Dengan pahit, ia ingin berkata, seorang kepala daerah bisa diruntuhkan atau ditegakkan melalui jalur hukum, saat kekuatan politik lain yang lebih besar ingin mengambil keuntungan dari vonis bersalah atau bersalah yang dijatuhkan hakim.

Alhasil, saya hanya membayangkan, betapa malangnya kepala daerah terdakwa korupsi yang divonis bebas karena benar-benar tak bersalah. Pengadilan memerintahkan untuk merehebalitasi namanya. Namun, namanya tak akan benar-benar bersih, dan kredibilitasnya di mata rakyat goyang. Dan betapa terkutuknya kepala daerah terdakwa korupsi yang benar-benar bersalah tapi bisa bebas, hanya karena memainkan uang di antara para penegak hukum.

Solusi klise dari semua ini: benahi sistim hukum. Selalu begitu. Tapi kita mengatakannya dengan tak yakin. Ada nada gamang. Berbagai tim dibentuk untuk mengatasi persoalan-persoalan hukum, bahkan di bawah komando presiden yang pernah berjanji memimpin sendiri pemberantasan korupsi. Namun setelah Anggodo, mendadak ada Gayus yang bisa jalan-jalan keluar tahanan. Seorang tersangka korupsi yang ditahan bisa memenangkan pemilihan umum kepala daerah di Papua.

Pada akhirnya, di ujung semua ini, adalah ketidakpedulian. Penjual es kelapa muda masih memecah balok-balok es di tepi jalan, dan si penjual bubur ayam masih menyajikan buburnya hangat-hangat dan pedas. Mereka juga tak terlalu berharap si kepala daerah yang bakal menghadapi vonis hakim akan mampir ke tempat mereka, sembari kongko-kongko. Persepsi itu tetap berjarak, semakin jauh-jauh. Apa boleh buat, Indonesia harus berdiri dengan keterjarakan yang tragis itu.


Para warga yang tinggal di pinggir sungai Karanggayam, RT 17 RW 4 Pucang Anom Sidoarjo, yang digusur oleh Satpol PP Pemkab Sidoarjo, menuntut keadilan.

Para pemilik bangunan permanen dan semi permanen itu meminta aparat Dinas PU Pengairan Pemkab Sidoarjo bertindak adil dan tidak tebang pilih. Mereka menuntut bangunan sisi selatan sungai juga ikut ditertibkan.

''Warga menuntut kalau bangunan utara sungai dinilai melanggar dan ditertibkan, bangunan sisi selatan sungai yang melanggar juga harus ditertibkan. Dinas PU Pengairan jangan tebang pilih,'' ujar Suprianto warga Karanggayam yang tergusur Kamis (2/12/2010).

Dia menyatakan, bangunan gedung badminton MI 45 milik H Saiful Ilah disisi selatan jembatan sungai Karanggayam yang tidak menyertakan sempadan sungai itu juga diditertibkan.

Coba lihat, bangunan gedung olah raga milik Bupati Sidoarjo itu juga mepet sungai. Tapi kenapa Dinas Pertanian tidak berani meyentuh sama sekali. ''Jangan salahkan kalau warga berbuat seperti ini, karena pimpinannya saja seperti itu,'' ungakpnya.

Terpisah, Sunarti Suryaningsih Kabid Bina Manfaat Dinas PU Pengairan menyatakan, kedepannya, semua bangunan yang melanggar sempadan sungai akan ditertibkan semuanya.

Termasuk bangunan gedung olahraga milik Bupati Sidoarjo, pihaknya akan menurunkan tim untuk melakukan evaluasi terhadap bangunan itu. Mungkin nanti akan kita lihat IMB dan batas tanah yang bersangkutan.

''Sesuai sempadan sungai pagar bangunan harus berjarak tiga meter dan bangunannya berjarak lima meter. Ino aturan sesuai Perda tahun 2006,'' jelas mantan Plt Dinas PU Pengairan itu.

Sunarto juga menandaskan, lokasi sempadan sungai yang kini sedang dibersihkan itu nantinya akan dimanfaatkan untuk kawasan hijau sepanjang sungai tersebut.


Ir. H. Muhammad Anwar kembali terpilih menjadi ketua Gapeksindo (Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia) cabang Tuban periode 2010-2016. Semalam (3 Nopember 2010) dilantik oleh Ketua Umum Gapeksindo Jawa Timur, Ir Gatut Prastyo MBA. IAI.
Anwar yang didampingi pengurus inti sekretaris Rr. Anik Cahyaningrum dan bendahara Edi Yusuf mengatakan organisasi yang dipimpinnya kini mempunyai anggota 29 badan usaha. Yang pasif sekitar 5 kontraktor sehingga yang aktif ini diminta agar segera menyiapkan diri untuk mencari peluang.
“Saya katakan kepada teman-teman agar menyiapkan diri menjadi pengusaha konstruksi yang handal dan terpercaya,” katanya sambil menyebut bahwa anggotanya saat ini sudah profesional dalam mencari dan menggarap proyek-proyek pemerintah dan swasta. Termasuk bagaimana para kontraktor ini menjemput bola mencari proyek.
Gatut Prasetyo mengatakan bahwa kendati Gapeksindo Tuban baru muncul namun termasuk DPC yang terbaik. Tuban ini memang khas karena belum pernah mengadakan Musyawarah Daerah. Kali ini diadakan Musda maka pengurus ini jelas kedudukannya dan melihat perkembangannya bagus kendati anggotanya tidak terlalu banyak.
“Saya melihat anggotanya tidak terlalu banyak dan ini sejalan dengan langkah DPD Gapeksindo Jatim yang mengutamakan kualitas, bukan kuantitas,” tambah Gatut.
Secara nasional, anggota Gapeksindo 18.000 pengusaha sedang di Jawa timur 1.500 anggota. Di Tuban dengan 20 anggota sudah cukup bagus agar anggota merasakan kesejahteraan. Dibangun organisasi ini untuk mensejahterakan anggota.
Tahun depan yang tinggal beberapa bulan lagi akan dikeluarkan peraturan pemerintah (PP) yang akan menyusutkan organisasi kontraktor. Pemerintah secara selektif akan menyusutkan organisasi kontraktor ini dari 24 organisasi menjadi 6 atau 7 organisasi.
“Kita harus segera mengantisipasi dan dari 28 propinsi harus punya minimal 21 pengurus daerah propinsi. Kami berharap setiap kota ada pengurus cabangnya sehingga Gapeksindo tetap eksis,” kata Gatut yang beberapa waktu lalu organisasinya menerima penghargaan dari asosiasi kontruksi Inggris


Pembangunan Pagoda setinggi 71 meter di tengah laut Tuban depan Klenteng Kwan Sing Biao Tuban disambut baik oleh DPRD Tuban dengan catatan mengikuti ketentuan yang telah diatur oleh Badan Perencanaan Daerah Kabupaten (Bapekab) Tuban.
Pembangunan Pagoda berdiameter dasar 30 meter dan puncak 20 meter yang menelan dana setidaknya Rp 16 miliar ini, tahun ini diharapkan sudah selesai perencanaannya.
Ketua Komisi B DPRD Tuban, Warsito, mengatakan kalau proyek ini bisa direalisasi, maka Tuban akan mempunyai kebanggaan tersendiri karena di kota santri ini ada Pagoda tempat untuk beribadah 3 agama masing-masing Khong Hu Cu, Tao dan Budha.
“Pluralisme yang satu ini harus kita jaga karena ini bisa menunjukkan betapa kita bisa hidup berdampingan dengan agama yang berbeda-beda,” ujar politisi Golkar senior ini.
Hanya saja, Warsito mengingatkan agar pembangunan Pagoda di atas tanah 6 hektar tadi jangan hanya menjadi tempat sembahyang, tetapi bisa dimanfaatkan untuk tempat wisata laut yang lengkap.
Ketika diadakan hearing (dengar pendapat) dengan dewan, panitia pembangunan juga sudah menyatakan niatnya dan menyanggupi syarat-syarat yang diajukan dewan dan pemkab Tuban. Termasuk membuat jembatan menuju Pagoda serta membangun fasilitas wisata.
“Nantinya memang dibutuhkan Perda khusus untuk reklamasi laut dan jembatan penghubungnya memang harus melalui studi yang detil dan kontraktor yang berpengalaman. Kita berharap kontraktor Tuban bisa mengambil alih proyek ini,” kata Warsito.
Biasanya HK yang bisa menggarap karena pengalaman mengerjakan jembatan Suramadu sementara kontraktor lokal harus mendapat sub-sub pekerjaan itu.
Seperti yang pernah diberitakan, Ketua umum TITD Kwan Sing Bio, Gunawan Putra Wirawan mengatakan pihaknya akan melengkapi persyaratan tadi dan sedang mendesain proyek fisiknya serta menyiapkan studi analisa dampak lingkungan.
Ini penting mengingat dibangun di laut Tuban, dan nantinya juga berfungsi sebagai mercusuar, tempat ibadah, wisata air, serta lainnya yang tentu bisa meningkatan pendapatan asli daerah serta devisa dari turis asing.
“Dari luas tanah 6 hektar, yang 2,5 hektar kami serahkan kepada Pemkab Tuban yang selanjutnya akan dibangun sarana wisata laut atau lainnya,” lanjut Gunawan yang juga ketua tim pelaksana pembangunan Pagoda Tuban.
Izin-izin yang harus diurus adalah rekomendasi dari Bapekab Tuban yang terdiri dari izin-izin Dinas Lingkungan Hidup, Dinas perekonomian dan pariwisata, Dinas Pekerjaan Umum dan yang juga penting adalah persetujuan dewan karena nantinya dibutuhkan peraturan daerah (Perda) khusus.
Klenteng Kwan Sing Bio mendapatkan inspirasi membangun Pagoda setelah melihat Pagoda di pulau Kemarau Riau, di Jawa Tengah, di pulau Sentosa Singapura dan tentu saja di Tiongkok maupun Thailand. Mereka membangun Pagoda begitu megahnya dan menjadi sarana ibadah yang cukup diminati umat.
Ditanya dari mana dananya, Gunawan menunjuk di Indonesia ada 12.500 umat dan simpatisan, sedang di Tuban saja ada 615 orang yang terdaftar sebagai anggota dan memiliki kartu tanda anggota (KTA).
Mereka inilah yang akan jadi donatur untuk membangun proyek mercusuar yang bisa membanggakan Tuban maupun Indonesia. Bahkan sebelum izin membangun keluar, para simpatisan sudah menanyakan bagaimana kelanjutan rencana pembangunan Pagoda Tuban.
Donatur no name (dirahasiakan namanya) cukup banyak bahkan penyumbang dari Taiwan, RRC maupun Hong Kong sudah menyatakan ingin menyumbang


Peminat KPR Sejahtera ternyata cukup besar setelah masyarakat tahu mendapatkan subsidi bunga yang berpengaruh terhadap angsuran. Terbukti Perum Perumnas yang membangun 269 rumah di Tasikmadu Permai 2, puluhan di antaranya memanfaatkan KPR Sejahtera. Sedang tahun lalu sekitar 700 unit rumah sudah terjual dengan pola subsidi uang muka maupun bunga komersil.
Menurut Ninik, staf marketing Perum Perumnas Tuban, rumah sejahtera tapak yang dibangun di Tasik Madu Tuban ini lumayan laris karena begitu dipasarkan pertengahan tahun ini, bulan Nopember 2010 sudah habis.
“Di lahan sekitar 3,5 hektar kami membangun 269 unit rumah, dan saat ini hanya tinggal tersisa satu unit,” katanya kepada kotatuban.com. Lahan yang dipakai untuk membangun 700 unit rumah di Bumi Tasik Madu 1 luasnya sekitar 10 hektar.
“Kami sekarang sedang cari tanah untuk program pembangunan berikutnya. Lahannya masih dalam proses,” sahut Djoko, staf lainnya yang enggan menyebut lokasinya karena menyangkut soal pembebasan tanah.
Ninik yang menjadi karyawan Perumnas sejak proyek Bumi Tasik Madu 1 beberapa tahun lalu, menyebutkan, jika dibandingkan harga rumah lainnya di Tuban, rumah di Tasik Madu jauh lebih murah.
“Apalagi kalau debitur (pembeli rumah KPR) memanfaatkan subsidi bunga kredit KPR Sejahtera yang baru diluncurkan BTN,” lanjut Ninik sambil menyebut plafon kredit kali ini sekitar Rp 50 juta. Harga jual rumah dan tanah dengan luas tanah 72 meter-persegi dan bangunan 29 meter sementara ini Rp 55 juta.
Seperti pernah ditulis kotatuban.com, Kepala Cabang (P) BTN Tuban, Supriyanto mengatakan, sejak diluncurkan awal Oktober lalu sudah ada 50 pemohon KPR Sejahtera ini.
Diharapkan setelah sosialisasi KPR pola baru ini, baik pengembang maupun masyarakat beramai-ramai membangun dan membeli rumah sejahtera pengganti rumah sehat sederhana.
“Pemohon bisa mengajukan kredit sampai Rp 80 juta, dengan angsuran sekitar Rp 800 ribu per bulan, dengan jangka waktu pinjaman maksimal 15 tahun. Sedang harga jual Rp 55 juta, angsurannya sekitar Rp 350 ribu per bulan, ” kata Supriyanto sambil menyebut bahwa dari 50 pemohon KPR Sejahtera di Tuban, masing-masing membeli rumah di Perumnas Tasik Madu, perumahan di Jatirogo dan perumahan Permata Indah.
Uang muka yang ditentukan hanya 10 persen dari harga rumah sehingga kebijaksanaan ini meringankan para pemohon KPR tersebut, sementara bunganya tetap selama jangka waktu kredit (fix rate).
“Pola lama yang kami berlakukan subsidi suku bunga dan subsidi uang muka, kini menjadi fasilitas likuiditas (FLPP) yang intinya membantu angsurannya,” kata Supriyanto ketika ditanya kelebihan lain dari KPR Sejahtera/ SejahteraTapak ini.
Sebenarnya pengembang (developer) perumahan tidak dirugikan karena mereka mendapat uang cash dari BTN. Bank hanya memindah buku dan urusan kredit pihak BTN dengan pemohon. Sementara fasilitas likuiditas yang diberikan kepada masyarakat pemohon akan meningkatkan minat beli yang akhirnya meningkatkan penjualan perumahan.
“Apalagi uang muka hanya 10 % sehingga relatif tidak memberatkan pembeli rumah karena untuk KPR Sejahtera hanya sekitar Rp 5 juta sampai Rp 8 juta mereka sudah bisa menempati rumah,” kata Supriyanto yang baru beberapa bulan menjadi branch manager BTN di Tuban.
Bunga kredit pola baru KPR sejahtera dengan subsidi bunga hanya 8,15 % per tahun berlaku sesuai jangka waktu kredit. Sedang suku bunga dengan subsidi bunga sebelumnya berubah tiap tahunnya, masing-masing tahun 1, 2 dan ke-3 sebesar 7 %. Tahun ke- 4 sebesar 10,50%, tahun ke-5 dan 6 sebesar 11,75% dan tahun ke 7 dan seterusnya mengikuti bunga pasar.
Supriyanto menunjuk jangka waktu subsidi pola lama ketika itu untuk rumah sederhana sehat 6 sampai 10 tahun sedang untuk Rusunami antara 4 tahun sampai 8 tahun. Dengan pola baru, kredit disesuaikan jangka waktu KPR yang diambil. KPR Sejahtera tapak nantinya jangka kreditnya bisa sampai 15 tahun


Ketua Gapeksindo (Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia) Jatim, Gatut Prasetyo, minta kepada para kontraktor agar aktif mencari informasi proyek pemerintah atau swasta sekaligus meningkatkan profesionalisme.
“Kalau APBD kabupaten Tuban saat ini Rp 1 triliun lebih, 10 persennya proyek konstruksi maka dana Rp 100 miliar bisa direbut oleh anggota Gapeksindo,” katanya memberi contoh.
Tapi proyek ini tidak bisa ditunggu, harus jemput bola dan paling efektif adalah mencari informasi proyek baik lewat APBD maupun lewat Dinas-dinas dan bagian.
Dari informasi Bapekab (Bapeda) bisa diketahui rencana proyek pemerintah, juga dari intstansi perizinan bisa diketahui dimana dan proyek apa saja yang akan dibangun di sini.
Proyek-proyek swasta juga cukup banyak. Proyek perumahan yang sedang digalakkan di daerah merupakan peluang yang harus ditangkap. “Proyek Semen Gresik, semen China Holcim, proyek-proyek Pertamina, pembangunan pelabuhan dan lainnya adalah peluang yang harus direbut,” kata Gatut memberi gambaran bahwa anggota Gapeksindo harus berpikir cerdas dan profesional.
Hal ini untuk mengantisipasi bahwa tahun depan akan terjadi penciutan organisasi profesional termasuk organisasi pengusaha konstruksi.Dari 24 organisasi hanya 7 organsasi yang diakui pemerintah. Sehingga bila nanti dilebur jadi satu, para pengusaha konstruksi yang profesional yang bisa bergabung.
Ketua Gapeksindo Tuban, Mohamad Anwar menyebut dirinya ketika merintis bisnis konstruksi memang betul-betul menerapkan pola jemput bola. Ibarat bermain bola, menyerang atau mencari proyek adalah sikap yang lebih baik daripada menerima proyek limpahan dari kontraktor lain. Apalagi hanya menjual bendera, tidak akan menjadi kontraktor yang maju.
Dibentuknya organisasi memang bertujuan mensejahterakan anggota, tetapi kalau anggotanya tidak pernah berkomunikasi ataupun malas mencari informasi maka lebih baik tidak menjadi pengusaha konstruksi. “Apalagi tidak meningkatkan profesionalisme dan tidak mau belajar dari pengalaman menggarap proyek, ya nggak maju,” katanya.
Menanam kepercayaan dan bisa bekerja lebih baik dari garapan kontraktor lain akan banyak membantu dapat proyek berikutnya. “Ini pernah saya alami ketika saya baru masuk Tuban. Kesana kemari cari proyek, sulitnya bukan main. Ketika ada proyek diberi garapan yang sulitnya bukan main. Tapi inilah kesempatan menunjukkan kepada pemilik proyek bahwa kita bisa lebih baik,” kata calon bupati Tuban ini bercerita


Bisnis media cetak maupun radio, televisi di Pantura Jawa Timur nampaknya kurang bergairah. Setidaknya hal ini dialami oleh beberapa pengusaha di Tuban. Pilihan para audiens media massa ini kini mulai beralih ke media yang murah, praktis dan cepat tayangnya.
Beberapa pengusaha yang menekuni bisnis media massa puluhan tahun di kota ini menyebut kondisi menurun ini terjadi sejak awal tahun lalu. Bahkan makin kurang bagus setelah Lebaran bulan September lalu.
“Saya melihat trennya sudah bergeser ke media on line. Saya melihat warnet ada di mana-mana dan isinya luar biasa lengkapnya. Sebagai pengusaha radio dan stasiun teve saya sangat merasakan hal ini,” kata Hamdani, pemilik tiga radio dan B-OneTV di Tuban dan Bojonegoro ini prihatin.
Sebagai pengusaha dirinya sudah melakukan upaya penyelamatan di sana sini, investasi yang puluhan miliar dia keluarkan memang harus diselamatkan, namun kondisi di luar yang kurang bersahabat.
“Saya sudah investasi di radio miliaran rupiah saat ini kondisinya tidak seperti 5 tahun lalu. Radio Ronggolawe yang populer itu banyak saingannya dan semuanya bernasib sama,” ungkap Hamdani.
Sebenarnya ia bersama putranya sudah melakukan trik-trik dengan jaringan radio dan jaringan komunikasi yang cukup luas, namun media ini kelihatannya sudah bergeser penggemarnya,
Demikian halnya B-One TV yang dirintisnya dengan sistem STL yang lumayan mahal harganya, juga kurang menggigit untuk mencari pasar yang bagus. “Investasi STL yang 10 kilo saja Rp 4 miliar, dan tentu saja kondisi ini memang cukup berat. Apalagi tv swasta yang sudah ada begitu cepat masuk ke daerah-daerah. Saya yakin semua pengusaha tv lokal kesulitan seperti saya,” katanya.
Sementara itu pengusaha pemasar media massa, Agung, menyebut sebagai agen koran/majalah Surabaya dan Jakarta ia merasakan penurunan drastis justeru tahun ini. “Saya semakin heran tabloid dan majalah yang dulu ribuan eksemplar saya datangkan ke Tuban, saat ini tinggal ratusan. Bahkan ada satu item yang tinggal puluhan,” kata Agung yang mempunyai 6 cabang/toko/agen di Tuban.
Menurut Agung, pengaruh televisi maupun internet dirasakan memukul bisnis pemasaran media cetaknya. Bahkan dalam setahun ini ia melakukan diversifikasi usaha dengan menjadi agen buku, alat-alat tulis dan cetak serta foto copy dan penjilidan yang cukup marak. “Saya dua tahun lalu bisa pegang omset miliaran dalam setahun dari majalah dan koran, sekarang duaratus juta saja sudah bagus,” tambahnya.
Dodit Waluyo, direktur PT Multimedia Cipta Maxima, menyebut saat ini bisnis media massa yang sedang banyak dilirik orang memang website atau media on line. Sebagai pelaku bisnis di media ini ia merasakan betapa media ini sangat efektif untuk komunikasi.
“Transaksi bisnis barang apapun saat ini juga bisa dilakukan lewat media on line. Jadi binsis masa depan dan kemajuan komunikasi termasuk informasi memang di sinilah medianya. Globalisasi sudah dimulai lewat cyber media ini,” kata pengusaha website PestaMusik.com dan autostore, franchise management automatic system di Jakarta.
Bahkan ia memberi contoh sebuah website milik group besar di Jakarta saat ini melejit dan diperkirakan akan menjadi portal berita yang bisa menjadi leader. “Saya melihatnya mass media masa depan adalah website dan gejalanya sudah sangat terasa khususnya pada belanja iklan yang diplot oleh agency iklan Jakarta,” katanya



Supermarket Samudra akan terus melakukan ekspansi usaha sebagaimana yang dilakukan pesaingnya, Supermarket Bravo. Ketika Bravo membuka usaha di Tuban, Samudra pun juga menyusul Bravo membuka supermarket di kota seribu goa ini.
Susul menyusul dalam meraih peluang usaha ini nampaknya dilakukan oleh bos retail daerah ini karena ternyata buka usaha semacam ini sangat menguntungkan. Mereka melihat peluang ini bahkan optimis dalam waktu paling tidak 2 tahun mereka bisa break even point.

Owner Samudra Supermarket, Alif, mengatakan bisnis di retail seperti supermarket ini sebenarnya gampang-gampang susah. Tetapi kalau ditangani dengan telaten (tekun) dan mampu mengatasi persaingan, pasti bisa untung. “Bravo selalu lebih dulu membuka usahanya. Di Bojonegoro dia sukses, di Tuban juga sama. Samudra pun begitu ketika buka supermarket di kota yang sama juga cukup sukses,” katanya sambil menyebut dia tidak peduli disebut follower (pengikut) , karena ini sah-sah saja dan bisa jadi lebih sukses.
Bravo diakui sebagai pendahulunya sukses dalam membuka usahanya itu, bahkan kini membuka lagi di kota Pati, tetapi Samudra juga harus lebih sukses. “Saya melihat lokasi Bravo cukup strategis di jalan protokol Basuki Rahmat. Lalu saya buka di jalan Diponegoro yang agak ke dalam, tapi saya optimis bisa mengatasi masalah ini dan masih bisa bersaing,” katanya sambil menunjuk bahwa dengan promosi yang efektif pasti bisa lebih laku.
Kepada management di Tuban ia minta managernya agar bersaing sehat. Misalnya memberikan diskon-diskon menarik dan promosi belanja berhadiah dan memperhatikan harga karena ada yang bilang harga di Samudra lebih mahal.
“Ini harus diatasi dengan menyesuaikan karena masyarakat khususnya ibu-ibu, selisih harga Rp 100 sampai Rp 500 dihitung betul,” kata Alif yang memilih mengendalikan Samudra di Bojonegoro.
Disinggung tentang apakah ada rencana mengikuti Bravo buka di kota Pati, Alif secara diplomatis mengatakan lihat saja nanti. Dia sedang menghitung untung ruginya di sana. Apakah akan melihat pasar Bravo bagus atau tidak, Alif hanya menyebut wait and see.
Ditanya tentang Supermarket Sidodadi di jalan Basuki Rahmat yang sempat turun omsetnya akibat dibukanya Samudra yang relatif berdekatan, Alif justeru melihat dari sisi positifnya. Karena selama ini Sidodadi sebagai pemain paling lama tidak memperbaiki kinerjanya. “Saya kenal dengan Pak Gunawan, bos Sidodadi. Beliau sekarang berbenah dan membuat trik-trik yang sudah bisa mengatasi persaingan tadi,” kata Alif.
Alif melihat persaingan supermarket di Tuban relatif sehat. Masing-masing pasti punya segmen sendiri-sendiri seperti Sidodadi yang pengunjungnya adalah pelanggan setia dan hafal dengan apa saja yang bisa dibeli di sini dan tidak dijual di Samudra atau Bravo.
Hal ini juga pernah diakui oleh pemilik Supermarket Sidodadi, Gunawan Putra Wirawan. “Semula supermarket saya sempat turun 30% tapi sekarang sudah kembali lagi. Mungkin pelanggan kami cuma ingin melihat supermarket baru,” katanya sambil menunjuk bahwa barang yang dijual di supermarketnya jelas ada bedanya dengan di Bravo atau Samudra


Untuk meningkatkan produksi pertanian di Tuban harus ada terobosan berani. Kalau tidak, predikat lumbung jagung, lumbung padi atau singkong, tinggal nama saja.
Hal ini diungkapkan owner sebuah pabrik pupuk organik, H. Mohammad Anwar yang selama ini dikenal peduli dengan masalah pertanian dan perkebunan termasuk bagaimana mengolahnya.
“Saya sebagai pelaku bisnis melihat masalah ini sangat prihatin. Saya punya gagasan atau pemikiran percuma saja karena tidak punya kewenangan yang bisa mempengaruhi para birokrat,” kata Anwar serius di kantornya.
“Ini tidak boleh dibiarkan, sudah saatnya kalau melihat kondisi begini pertanian harus diubah dari cara tradisional menjadi modern dengan teknologi yang mapan,” lanjutnya.
Sebagai pengusaha ia merasakan betapa policy pertanian sekarang ini sulit diikuti karena petani selalu di pihak yang lemah. Kerja keras banting tulang, panen sering gagal dan harga pokok pasarnya rendah. “Yang salah petaninya, pupuknya atau pemerintahnya yang kurang peduli dengan keadaan ini, atau siapa,” katanya dalam nada tanya.
Petani tebu misalnya masih dikendalikan oleh pabrik tebu dan para tengkulaknya. Juga singkong dan jagung yang harganya tidak bagus dan tidak sebanding dengan sulit dan mahalnya ketika menanam.
Kalau petani ditawari untuk membuat pabrik gula setingkat home industry dan petani juga bisa membuat tepung jagung dan tepung singkong sendiri maka betapa makmurnya para petani di lumbung sendiri.
“Jangan sampai ada peribahasa: Ayam mati di lumbung padi -terjadi di Tuban,” kata kontraktor berbagai proyek ini mengelus dada.
Pembantu gubernur di Bojonegoro (Bakorwil II Jatim), H. Setiadjit MM, menilai pertanian dan perkebunan di Tuban sebenarnya bisa sangat maju bila policy-nya berpihak kepada petani. Yang terjadi sekarang ini sebaliknya karena petani selalu dirugikan dengan keadaan di sini.
Ia sendiri sudah mengusulkan kepada gubernur atau dinas-dinas provinsi untuk memperhatikan masalah ini. Namun karena daerah punya otonomi sendiri sampai saat belum dilaksanakan usulan-usaulannya maka ini menjadi tanggung jawab kepala daerah.
Setiadjit sebagai koordinator pembangunan wilayah Bojonegoro, Lamongan, Kediri, Jombang dan Tuban sudah mengusulkan agar ada kebijakan yang signifikan untuk ini. Bahkan secara pribadi ia berani membuat Tuban menjadi pusat pembangunan di Jatim karena potensinya yang luar biasa besarnya.
“Saya melihat peluangnya sangat besar di kabupaten yang satu ini. Mestinya tidak kalah dengan kemajuan pertanian di Lamongan atau Gresik,” katanya di sela-sela membagikan zakat pribadinya di beberapa desa di Tuban Selatan menjelang lebaran yang lalu.

Supermarket Bravo yang sukses mengembangkan bisnisnya di Tuban ternyata juga sukses mengembangkan sayapnya di daerah lain. Bahkan di tengah-tengah maraknya grup Alfa, Indomaret yang menyerbu daerah di Jatim, Bravo masih bisa menunjukkan eksistensinya.
Bos Bravo, Bu Edi mengatakan tidak ada resep khusus untuk maju membuka usaha supermarket ini. “Sebagai pengusaha harus berani dan pandai melihat peluang serta pandai menghitung usaha,” kata Bu Edi, begitu ia lebih senang dipanggil karena nama ini sudah ‘trade mark’ dibanding nama aslinya.
Sikap berani ditunjukkan Bu Edi yaitu ketika ia melihat peluang Tuban yang belum ada supermarket besar di kota ini. “Banyak orang mampu di kota ini dan supermarket jangan hanya dilihat sebagai tempat belanja saja tetapi juga bisa untuk rekreasi,” katanya.
Karena itu Bravo berani bersaing dengan Alfa Mart, Indomart bahkan dengan Carefour yang kabarnya juga segera buka di Tuban. Di Bravo selain semua kebutuhan dijual di sini, juga terdapat fasilitas bermain anak-anak, restoran, penjualan aksesories dan lainnya.
“Saya tidak khawatir Carefour yang punya jaringan nasional juga akan buka usaha di sini,” kata pengusaha bertangan dingin ini.
Melihat peluang usaha adalah bagian dari berani tadi yaitu barang apa saja yang bisa dijual di kota ini, siapa saja pemain yang membuka usaha sejenis dan yang paling penting adalah bagaimana mengatur harga jual agar konsumen tetap datang lagi ke sini.
Dalam menghitung usaha misalnya apakah Bravo di Tuban harus diperluas dengan fasilitas parkir atau fasiltas pajang barang dagangan atau fasilitas lainnya. Kalau belum perlu maka membuka usaha di tempat lain (perluasan usaha) lebih baik itu yang dilakukan. “Dan kami berani membuka Bravo di Pati dibanding harus memperluas Bravo Tuban lebih dulu.
Bravo di sini sebenarnya sudah punya rancangan ke depan. Misalnya bangunan bisa dinaikkan ke atas dan belum perlu membebaskan lahan di sekitarnya. Parkir mobil dan motor sudah diperluas dengan mengorbankan beberapa bagian di bagian selatan.
Tentang pesaingnya yang lama dan baru seperti Morodadi maupun Supermarket Samudra, Bu Edi mengatakan bahwa nantinya pengusaha akan membuka segmen masing-masing. Dan ini secara alami asal pengusahanya sadar maka tidak akan terjadi tubrukan pasar.
Hal ini diakui oleh Gunawan Putra Wirawan, bos Supermarket Sidodadi. Semula pihaknya merasa disaingi oleh dua supermarket besar itu bahkan seperti mengepungnya dari arah Barat dan Timur.
Ketika mereka baru buka dan melakukan perang diskon habis-habisan, omset Sidodadi merosot hingga 30 persen lebih. Namun ketika harga normal kembali maka konsumen atau langganannya kembali lagi ke sini.
“Saya sudah memprediksi hal ini. Selain itu, untuk mendongkrak penjualan, saya juga bangun fasilitas bermain bagi anak-anak di halaman depan, itu pengaruhnya cukup bagus,” kata Gunawan yang juga ketua klenteng Kwan Sing Biao ini sambil tersenyum.


Kayu Manis Resto yang punya moto : Three D – Dipesan, Dimasak dan Disuguhkan, semakin melengkapi Tuban dengan fasilitas restoran berkelas di jalur Pantura.
Menu masakannya yang khas Jawa Timur membuat resto ini jadi ‘jujukan’ (tujuan) wisata kuliner baik karyawan instansi pemerintah maupun instansi swasta. Ada kerjasama yang erat dengan perusahaan-perusahaan besar seperti Semen Gresik dan anak-anak perusahaannya. Semen Holcim, maupun Sampoerna dan lainnya.
“Kami sudah dinyatakan laik sehat oleh Dinas Kesehatan dan kami jamin 100% halal,” kata Antonius L Lumanto, Manager Kayu Manis Resto.

Restoran yang sudah dibuka dua tahun terakhir ini punya menu khas Jawa Timur yang tidak diragukan lezatnya. Ada Gurami bakar asam manis khas Kayu Manis, Rawon dan Sop Buntut dan memenangkan lomba memasak tingkat Propinsi sebagai juara harapan II versi Disparta Jawa Timur dengan masakan : ‘Togek Bakar Manalagi’.

Selain masakan Jatim, Kayu Manis juga menyuguhkan menu masakan China maupun Eropa. “Tiga koki handal dari Surabaya dan Semarang, kami juga menyuguhkan Steak dan sejenisnya,” tambah Anton.
Fasilitas yang disediakan resto dengan kelas hotel berbintang ini antara lain tempat rapat yang bisa menampung 250 orang peserta, pesta pernikahan dengan sistem bergelombang (stay and away) serta pesta ulang tahun dan lainnya.
Ada kelebihan lain yang tidak ada di restoran lainnya, yaitu fasilitas permainan tali, mendaki dan seluncur yang sangat disukai anak-anak. Orang tua menikmati hidangan makan dengan life music (electone), anak-anak bisa bermain-main sepuasnya.


Obral dan perang diskon yang diadakan menjelang hari raya, tahun baru maupun pada pembukaan supermarket, toko maupun mall, akan diatur dan dibatasi oleh Kantor Kementerian Perdagangan.Hal ini dimaksudkan untuk menghindari penipuan atau pengelabuan masyarakat akibat perang diskon yang diselenggarakan pedagang.
Diskon yang bisa menggiurkan masyarakat konsumen ini memang dikeluhkan karena permainan harga ini mengarah kepada upaya mengelabui masyarakat.
Temuan kantor Perdagangan ini bentuknya diskon yang sebenarnya bukan pengurangan harga karena harga pasti (harga jual) sudah dinaikkan lebih dulu kemudian dipotong dengan persentase tertentu.
“Harga baju semula Rp 80.000 dinaikkan menjadi Rp 100.000 kemudian disiskon 20 % maka harga ini akan kembali menjadi Rp 80.000,” kata Sitorus SH, Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Jatim.
Demikian halnya terhadap barang-barang kualitas satu yang turun menjadi kualitas dua karena stok lama, dijual dengan harga pokok atau harga obral merupakan bentuk penipuan yang harus diawasi.
Praktik lainnya bentuknya adalah menjual dengan harga pabrik yang juga sudah dinaikkan oleh pedagang sehingga secara luas berdampak kepada pedagang kecil di sekitar supermarket. “Pedagang yang menjual dengan harga pabrik karena ia bisa memborong barang besar-besaran sehingga ketika dijual dengan harga obral akan mematikan pedagang kecil. Ini juga harus dicegah,” katanya.
Kepala Dinas Perekonomian dan Pariwisata Tuban, Budi Wiyana sebelumnya juga mengingatkan pedagang besar dengan modal besar pula, agar memperhatikan lingkungannya.
Pendirian supermarket yang didukung oleh pabrikan, terutama produsen consumer good (barang kebutuhan sehari-hari) tentu bisa menjual dengan harga jauh lebih murah dengan toko-toko kecil. Ini tentu saja akan membunuh pedagang eceran di sekitarnya karena masyarakat akan lari dengan harga obral.
Bupati Tuban lewat Peraturan Bupati (Perbub) sudah mengumumkan kepada pedagang besar yang berpeluang menjual dengan harga diskon (harga obral) ini agar memperhatikan pedagang kecil di sekitarnya.
“Bahkan tidak menutup kemungkinan nantinya PP dari pusat akan dibuatkan Perda Perdagangan yang mengatur supermarket, mal ataupun peraturan yang melindungi pedagang kecil,” katanya sambil menunjuk sebenarnya supermarket besar seperti Bravo atau Samudra bisa berfungsi menjadi tempat perkulakan bagi pedagang lainnya. Bukan hanya berfungsi sebagai penjual retail atau eceran yang hanya menguntungkan dirinya sendiri


Pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) dari jalur independen Bambang Lukmantono-Edy Thoyyibi (BANGKIT) saat mengambil formulir dengan naik sepeda ontel. Pasangan cabup-cawabup itu naik sepeda ontel sejak dari markas BANGKIT di Jl KH Mustain hingga ke KPUD di Jl Pramuka dengan jarak sekitar 4 km.
Di KPUD pasangan itu diterima Ketua KPUD Tuban Soemito Karmani didamping Ahmad Suwardji salah satu anggota KPUD Tuban. “Kami baru mengambil formulir untuk pendaftaran,” terang Bambang Lukmantono (24/11).
Sementara saat mengembalikan formulir itu pasangan cabup-cawabup dari jalur independen ini naik becak. Pasangan ini mendaftarkan dengan menyerahkan 20 ribu foto copy KTP dukungan sebagai engganti 17 ribu foto copy dukungannya yang dianggap tidak syah. “Dengan tambahan ini insyaallah sudah tidak ada masalah lagi,” tandas Edy Thoyibi.
Menurut Bambang, memang pihaknya sengaja saat mengambil formulir dan mendaftar tidak naik mobil. Karena pihaknya ingin merasakan bagaimana payahnya ‘ngontel’ dan ‘mbecak’. “Kami ini kan cabup dan cawabupnya rakyat. Apa yang dirasakan rakyat itu yang harus saya rasakan,” tuturnya.
Bukti bahwa dirinya merupakan cabup-cawabup rakyat karena yang mencalonkan pasangan BANGKIT adalah rakyat. Tanpa, dukungan dari rakyat kami jelas tidak bisa mendaftarkan ke KPUD. Sehingga, nantinya jika memang terpilih BANGKIT akan menjadi bupati dan wakil bupati yang berpihak kepada rakyat. “Bukan bupati yang hanya berpihak pada pengusaha dan elit,” tegas Bambang Lukmantono.
Sementara itu Ketua KPUD Tuban Sumito Karmani menjelaskan, pihaknya menerima pendaftaran pasangan BANKIT dengan beberapa persyaratan yang dibutuhkan. Seluruh persyaratan itu nantinya akan diverifikasi, termasuk persyaratan dukungan yang diserahkan sebagai pengganti dukungan yang tidak memenuhi syarat. “Kita akan verifikasi sesuai aturan. Kalau sesuai jelas kita tetapkan sebagai calon, namun, jika ada yang tidak sesuai akan dikembalikan untuk diperbaiki sampai batas waktu yang ditentukan,” terang Sumito.


Kecap Cap Laron yang jadi salah satu ikon kebanggaan kota Tuban, akan dijual oleh pemiliknya Handoyo Hadisoetanto. Pabrik kecap yang sudah berumur 65 tahun ini tidak ada penerusnya, dan generasi ke tiga kerajaan kecap ini tidak ada yang berminat dengan usaha ini. Mengapa?
“Ini saya jual setelah saya tidak kuat lagi mengingat usia saya sudah 67 tahun,” kata Handoyo yang pernah terserang stroke beberapa tahun lalu dan kini masih berobat jalan di Singapura.

Kenapa pabrik kecap kebanggaan kota Tuban ini harus dijual? Menurut Handoyo, karena sudah tidak ada lagi penerusnya. Tiga anak dari istri pertamanya tidak ada yang berbakat sementara 2 anak dari istri keduanya juga kurang berminat.
Memang beberapa group pernah akan membeli pabrik dan merek dagangnya, namun dia masih ingin pabriknya ini eksis. “Tapi kalau ada yang cocok misalnya dengan jumlah yang besar sebesar namanya, lain lagi urusannya, “ kata Handoyo sambil tersenyum.
Pabrik kecap Cap Laron ini memang dirintis papanya Yuwono Hadisoesanto tahun 1945 di kampung Kawatan Tuban. Ketika itu usianya baru dua tahun. Dipilihnya nama Laron karena filosofinya selain Tawon, Laron hidupnya berkelompok-kelompok, saling bantu dan rukun tidak pernah tarung.

Papanya, Yuwono selama 17 tahun menjalankan usahanya. Kecap Cap Laron terkenal karena rasanya yang gurih dan manisnya pas. Namun ketika ia lulus SMA dan Handoyo sukses membangun pabrik kue semprit Cap Manalagi di Surabaya, tiba-tiba ia dipanggil ke Tuban.

Singkat cerita, dalam rapat keluarga ia ditunjuk untuk menyelamatkan pabrik kecap Cap Laron pada tahun 1972, terlilit utang dalam jumlah yang besar. Semula Handoyo menolak karena ia punya bisnis yang cukup maju dengan karyawan 35 orang. Kedua, di antara 5 saudara-saudaranya pasti akan iri karena bagaimanapun usaha ini kebanggaan keluarga dan telah berjasa membesarkan anak-anak papanya.
Namun sebagai putra sulung, akhirnya ia mau berkorban dengan meninggalkan pabrik kuenya yang mulai sukses di Surabaya. Ia mau berkorban untuk mengembalikan kejayaan bisnis keluarga ini. Dan untuk menutup utang, ia harus mencari uang tunai dengan cara menjual asetnya di Surabaya.

Ternyata saking besarnya utang tadi, jual asset dan kekayaan lainnya belum cukup untuk menjalankan pabrik kecap ini. Sementara pinjam bank ketika itu sulitnya setengah mati, apalagi tahu pabrik kecap Cap Laron utangnya banyak.
Maka Handoyo muda (baru 20 tahun) nekad cari tauke penjual bahan baku yang mau dibayar di belakang. Lewat tangan Allah, Handoyo dipertemukan dengan juragan gula Jawa di Purwokerto. Gula Jawa atau gula kelapa adalah bahan baku utama kecap selain kedelai.
Dengan modal bayar belakang tadi pabrik kecap mulai lancar produksinya. Setelah bahan baku mencukupi, timbul lagi masalah lain, yakni bahan bakar kayu yang makin sulit dicari dan mahal.
Sebagai pemuda yang dibesarkan di Surabaya (Handoyo SMA-nya di St Louis Surabaya) ia mencari tahu tentang teknologi masak memasak dalam jumlah yang besar. Secara tidak sengaja ia masuk Pasar Turi Surabaya dan melihat ada kompor raksasa. Secepat kilat pikirannya menangkap ide menggantikan tungku kayu bakar dengan kompor minyak tanah.
Ketika itu minyak tanah adalah bahan bakar paling murah. Dengan cara ini, proses memasak bahan baku kecap (kedelai dan gula merah dicampur ramuan bumbu) bisa lebih cepat dan menghemat biaya. Pada puncak kejayaannya, tahun 1980-an sampai 1990-an (zaman Soeharto), produksi kecap Cap Laron pernah mencapai 2 ton per hari. Merek Cap Laron melejit dan terkenal se antero Indonesia.

Jakarta sampai Papua

BUAH KERJA KERAS. H. Hadisoetanto sempat mengalami jatuh bangun selama mengelola pabrik kecap Cap Laron, sebelum akhirnya mencapai sukses seperti sekarang
Mengapa kecap Cap Laron maju pesat meski harganya paling mahal di antara kecap lain? Menurut Handoyo, rahasianya terletak pada ramuan bumbu tradisionalnya.
“Saya berani bersaing rasa dengan kecap merek apapun, termasuk yang diproduksi oleh pabrik-pabrik raksasa lainnya. Mereka maunya menyaingi kami dengan menjatuhkan harga. Tapi yang namanya rasa kan nomor satu,” ungkap Handoyo bangga.
Dan memang benar. Ternyata harga satu botol kecap Cap Laron adalah Rp 15 ribu. Ini merupakan harga kecap paling mahal di deretan supermarket di Tuban. Dan anehnya, kecap Cap Laron tidak dijual kemana-mana, hanya di Tuban saja.
Tetapi mengapa bisa masuk pasar Jakarta, Jabar, Jateng, Kalimantan sampai ke Maluku dan Papua? Ternyata distributor Tuban yang mengedarkannya. Cuma harganya jadi selangit karena pedagang ambil untung sampai 25 persen.
Saking terkenalnya, kecap Cap Laron telah menjadi salah satu ikon kota Tuban, selain Tuwak atau Legen Tuban. Bukan hanya dipakai oleh rumah tangga, tetapi hotel dan restoran besar pun memakai kecap ramuan tradisional dengan gula pilihan dari Solo atau Purwokerto ini.
Mengapa Handoyo tidak memakai gula pohon lontar atau gula dari legen yang popular disebut gula aren? Menurut dia karena terlalu manis. Juga gula dari tebu tidak dipakai karena kecap mengkristal atau gula dari Kediri/Tulungagung yang sering tercampur bahan lainnya.
Ketika masa jaya tahun 90-an, kecap Cap Laron pernah diterpa isyu tidak halal karena gurihnya. Isyu ini sempat membuat produksi menurun, kendati sudah diperiksa Badan POM Surabaya dan dinyatakan halal serta bersertifikasi halal dari MUI. Dan yang juga penting, kecap Cap Laron tidak memakai bahan penyedap rasa seperti micin atau sejenisnya.
Untuk mensiasati isyu tersebut, akhirnya pada label ditulis : Diproduksi H.Hadisutanto dengan CV Laron Putra Manunggal. “Huruf H-nya bukan Haji, tapi Handoyo Hadisutanto,” katanya tertawa.
Namun di balik sukses itu, Handoyo mengalami kesedihan yang mendalam. Istrinya kabur ke luar negeri, anak-anaknya merongrong bisnis keluarga ini dan tidak satupun yang bisa dan mau mewarisi usaha kecap Cap Laron.
Di antara sukses dan pecahnya keluarganya ini, ia sempat terkena stroke dan harus dirawat dalam waktu yang lama. Untung ada adiknya Endang Kitiawati yang selalu membantunya.

AKHIRNYA. Disisa hidupnya, H. Hadisoetanto mendambakan ketenangan hidup. Karenanya, ia berencana menjual pabrik kecap kebanggan kota Tuban itu. Saat ia tak lagi sanggup mengelolanya



“Karena itulah, dari pada nanti usaha ini jadi rebutan, lebih baik saya jual saja. Nanti dibagi sesuai hak warisnya. Namun harus diingat oleh anak-anak dan keponakan saya, ketika pabrik kecap ini diwariskan ke saya kondisinya dalam keadaan minus,” kata Handoyo sambil mengusap matanya yang berkaca-kaca. Namun ia mengingatkan sekali lagi, pabriknya ini baru akan dijual setelah ia tidak kuat mengelolanya.
Kapan? “Ya sebentar lagi, lha wong saya ini ingin istirahat dengan tenang di usia saya yang sudah senja ini,” katanya tenang, seperti Laron yang ingin berkumpul dengan keluarganya sampai akhir hayatnya

Pengikut

Daftar Label

Follow by Email

Ads 468x60px

Kalendar

Popular Posts

 
© Copyright 2010-2011 Wiro Sableng 810 All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.