Translate 2 ur Languages

Minggu, 30 Januari 2011

KAB.TUBAN-BTN, BCA dan BRI Luncurkan Tabungan Anak-anak


Awal tahun ini, bank milik pemerintah dan bank swasta getol menjaring nasabah pelajar dan mahasiswa. Bahkan anak-anak TK dan SD pun dilibatkan menjadi penabung aktif pada bank yang disukainya.
Gerakan Mari Menabung (GMM) yang didengungkan Bank Indonesia sejak pertengahan tahun lalu itu nampaknya digairahkan oleh Bank Tabungan Negara, Bank BRI maupun BCA dan bank lainnya. Bahkan bank milik Djarum grup, BCA memberi tajuk Tabunganku, simpanan masa depan sesuai saku pelajar.
Sedang bank BTN, memberi tajuk BTN Junior sedang bank BRI memberi nama BritAma Junio, tabungan asik, sahabat kita. “Tunjukkan kepada anak-anak kita kalau nabung itu mengasyikkan,” kata kepala Cabang BRI Tuban, Nanang Saady.
Asiknya tabungan ini adalah ketika tabungan anak-anak ini sudah menumpuk, maka bisa dijadikan sebagai hadiah ulang tahun atau hadiah ketika anak-anak lulus sekolah atau tamat dari SD atau SMP. “Buku tabungan tidak usah ditunjukkan kepada anak, cukup diberitahu bahwa kamu setiap bulan menabung dan hasilnya baru ditunjukkan kepada anak-anak ketika ia tamat sekolahnya,” kata Nanang.
Sedang BTN Yunior yang menjaring para pelajar mulai TK, SD dan SMP konsepnya merangsang atau mendidik anak-anak untuk gemar menabung sejak usia dini. “Mereka ini hanya mendapatkan buku tabungan yang bisa diketahui jumlahnya setiap saat di konter BTN setempat,” kata kepala Cabang (P) BTN Tuban, Supriyanto.
Sedang BTN Juara yang dimiliki oleh pelajar SMA yang sudah mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) mereka diberi fasilitas ATM karena pada usia ini mereka sudah mampu mengatur keuangannya sendiri termasuk bagaimana menyisihkan uang untuk tabungan dan bagaimana membelanjakannya.
Mengapa bank-bank di sini mulai menjaring segmen pelajar ini, menurut Supriyanto, selain menjaring fresh money dari nasabah yang saat ini sudah menjadi tren, secara jangka panjang bank merasakan bahwa pengenalan bank pada usia dini akan berdampak positif pada perkembangan bank di masa depan.
“Dengan tahu dan akrab dengan bank, di masa mendatang hidup ini akan serba mudah dan instan. Ambil duit cukup di ATM, kirim uang tinggal transfer dan membayar apa saja bisa lewat uang plastik (ATM),” kata Supriyanto.
Sedang BCA yang meluncurkan TabunganKu yang awal setorannya hanya Rp 20.000 dan bebas biaya administrasi bulanan. Sedang setoran berikutnya minimal Rp 10 ribu, sedang jumlah penarikan di konter minimum besarnya Rp 100 ribu.TabunganKu dibagi dua masing-masing fitur standard an Fitur Optional.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar


Awal tahun ini, bank milik pemerintah dan bank swasta getol menjaring nasabah pelajar dan mahasiswa. Bahkan anak-anak TK dan SD pun dilibatkan menjadi penabung aktif pada bank yang disukainya.
Gerakan Mari Menabung (GMM) yang didengungkan Bank Indonesia sejak pertengahan tahun lalu itu nampaknya digairahkan oleh Bank Tabungan Negara, Bank BRI maupun BCA dan bank lainnya. Bahkan bank milik Djarum grup, BCA memberi tajuk Tabunganku, simpanan masa depan sesuai saku pelajar.
Sedang bank BTN, memberi tajuk BTN Junior sedang bank BRI memberi nama BritAma Junio, tabungan asik, sahabat kita. “Tunjukkan kepada anak-anak kita kalau nabung itu mengasyikkan,” kata kepala Cabang BRI Tuban, Nanang Saady.
Asiknya tabungan ini adalah ketika tabungan anak-anak ini sudah menumpuk, maka bisa dijadikan sebagai hadiah ulang tahun atau hadiah ketika anak-anak lulus sekolah atau tamat dari SD atau SMP. “Buku tabungan tidak usah ditunjukkan kepada anak, cukup diberitahu bahwa kamu setiap bulan menabung dan hasilnya baru ditunjukkan kepada anak-anak ketika ia tamat sekolahnya,” kata Nanang.
Sedang BTN Yunior yang menjaring para pelajar mulai TK, SD dan SMP konsepnya merangsang atau mendidik anak-anak untuk gemar menabung sejak usia dini. “Mereka ini hanya mendapatkan buku tabungan yang bisa diketahui jumlahnya setiap saat di konter BTN setempat,” kata kepala Cabang (P) BTN Tuban, Supriyanto.
Sedang BTN Juara yang dimiliki oleh pelajar SMA yang sudah mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) mereka diberi fasilitas ATM karena pada usia ini mereka sudah mampu mengatur keuangannya sendiri termasuk bagaimana menyisihkan uang untuk tabungan dan bagaimana membelanjakannya.
Mengapa bank-bank di sini mulai menjaring segmen pelajar ini, menurut Supriyanto, selain menjaring fresh money dari nasabah yang saat ini sudah menjadi tren, secara jangka panjang bank merasakan bahwa pengenalan bank pada usia dini akan berdampak positif pada perkembangan bank di masa depan.
“Dengan tahu dan akrab dengan bank, di masa mendatang hidup ini akan serba mudah dan instan. Ambil duit cukup di ATM, kirim uang tinggal transfer dan membayar apa saja bisa lewat uang plastik (ATM),” kata Supriyanto.
Sedang BCA yang meluncurkan TabunganKu yang awal setorannya hanya Rp 20.000 dan bebas biaya administrasi bulanan. Sedang setoran berikutnya minimal Rp 10 ribu, sedang jumlah penarikan di konter minimum besarnya Rp 100 ribu.TabunganKu dibagi dua masing-masing fitur standard an Fitur Optional.

0 komentar

Poskan Komentar

Pengikut

Daftar Label

Follow by Email

Ads 468x60px

Kalendar

Popular Posts

 
© Copyright 2010-2011 Wiro Sableng 810 All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.