Translate 2 ur Languages

Minggu, 03 Juli 2011

KAB.JEMBER-Harga Gabah dan Beras di Jember Merangkak Naik

Harga gabah dan beras mulai merangkak naik. Kenaikan ini juga mengikuti kenaikan harga sembako.

Pengusaha beras Kamil Gunawan mengatakan, selama lima hari ini harga gabah mencapai Rp 3.900 per kilogram. Sementara beras kepala mencapai Rp 7.600 kepala dan beras super menggapai harga Rp 6.650 per kilogram.

Harga ini cukup tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tahun lalu di saat yang sama, harga gabah maksimal Rp 3.600 per kilogram dan harga beras kepala Rp 7.200 per kilogram. "Sebelumnya harga gabah Rp 3.700," kata Kamil, JUmat (1/7/2011).

Kenaikan harga ini dipicu tak berimbangnya permintaan dan pasokan beras di pasaran. Permintaan semakin meningkat, seiring dengan semakin mendekatnya bulan puasa. Ia mencontohkan permintaan beras kepadanya sekarang bisa mencapai 10-15 ton per hari. Sementara, beras yang diproduksi 10-12 ton per hari.

Kamil menduga, berkurangnya pasokan karena adanya penurunan produksi yang sebagian disebabkan kegagalan panen. Hal ini dibenarkan oleh Chandra Irawan, pedagang beras lainnya. "Panen mungkin banyak yang gagal. Panen pertama gagal, musim hujan kemarin termasuk tak sukses. Ditambah sekarang," katanya.

Sementara itu, di Situbondo, harga beras, kacang, dan telur ayam naik tajam. Harga gula naik dari Rp 8.500 menjadi Rp 8.700 per kilogram, harga telur naik dari Rp 12 ribu menjadi Rp 16 ribu per kilogram, terigu naik dari Rp 5.500 menjadi Rp 6.000 per kilogram, kacang naik daro Rp 14 ribu menjadi Rp 18.500 per kilogram. "Kalau beras harga di selepan biasanya Rp 5.800 jadi Rp 6.600 per kilogram," kata Agustini, salah satu warga

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Harga gabah dan beras mulai merangkak naik. Kenaikan ini juga mengikuti kenaikan harga sembako.

Pengusaha beras Kamil Gunawan mengatakan, selama lima hari ini harga gabah mencapai Rp 3.900 per kilogram. Sementara beras kepala mencapai Rp 7.600 kepala dan beras super menggapai harga Rp 6.650 per kilogram.

Harga ini cukup tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tahun lalu di saat yang sama, harga gabah maksimal Rp 3.600 per kilogram dan harga beras kepala Rp 7.200 per kilogram. "Sebelumnya harga gabah Rp 3.700," kata Kamil, JUmat (1/7/2011).

Kenaikan harga ini dipicu tak berimbangnya permintaan dan pasokan beras di pasaran. Permintaan semakin meningkat, seiring dengan semakin mendekatnya bulan puasa. Ia mencontohkan permintaan beras kepadanya sekarang bisa mencapai 10-15 ton per hari. Sementara, beras yang diproduksi 10-12 ton per hari.

Kamil menduga, berkurangnya pasokan karena adanya penurunan produksi yang sebagian disebabkan kegagalan panen. Hal ini dibenarkan oleh Chandra Irawan, pedagang beras lainnya. "Panen mungkin banyak yang gagal. Panen pertama gagal, musim hujan kemarin termasuk tak sukses. Ditambah sekarang," katanya.

Sementara itu, di Situbondo, harga beras, kacang, dan telur ayam naik tajam. Harga gula naik dari Rp 8.500 menjadi Rp 8.700 per kilogram, harga telur naik dari Rp 12 ribu menjadi Rp 16 ribu per kilogram, terigu naik dari Rp 5.500 menjadi Rp 6.000 per kilogram, kacang naik daro Rp 14 ribu menjadi Rp 18.500 per kilogram. "Kalau beras harga di selepan biasanya Rp 5.800 jadi Rp 6.600 per kilogram," kata Agustini, salah satu warga

0 komentar

Poskan Komentar

Pengikut

Daftar Label

Follow by Email

Ads 468x60px

Kalendar

Popular Posts

 
© Copyright 2010-2011 Wiro Sableng 810 All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.