Translate 2 ur Languages

Rabu, 10 Agustus 2011

KAB.PASURUAN-Kodim Bantu Air Bersih


Sebanyak 14 desa di 3 kecamatan, di Kabupaten Pasuruan mendapatkan bantuan air bersih dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0819/ Pasuruan Selasa (9/8/2011). Ketiga kecamatan yang mendapatkan pasokan air bersih ini antara lain Winongan, Lumbang dan Nguling.

Krisis air yang telah melanda daerah-daerah tersebut, membuat warga tak mampu berbuat banyak. Warga pun kini hanya bisa pasrah, lantaran setiap kali musim kemarau tiba, air bersih memang susah didapat. Untuk mendapatkan air bersih, warga harus menaruh jirigen miliknya di tempat penampungan air hingga berhari-hari.

Dandim 0819/ Pasuruan Letkol Kav Edi Sutjipto mengatakan, meskipun harus mengantre, namun warga bersyukur karena mendapatkan bantuan air bersih secara cuma-cuma. Warga senang, sebab selama musim kemarau ini mereka tidak pernah mendapatkan bantuan air bersih, dari pemerintah daerah setempat.

"Warga sangat antusias sekali mendapatkan bantuan air bersih ini mas. Karena bagi mereka, air bersih sangatlah berharga lantaran begitu sulitnya mendapatkannya. Yang paling parah daerah yang mengalami krisis air bersih ini adalah Desa Kedawang, Kecamatan Nguling," ujar Letkol Kav Edi Sutjipto.

Dia menambahkan, rencananya bantuan air bersih kepada 14 desa di 3 kecamatan yang mengalami krisis air bersih dilakukan hingga 2 hari. Letkol Kav Edi Sutjipto pun sangat terharu, ketika dia dicurhati masyarakat agar mereka segera dibuatkan sumur bor untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi dan memasak.

"Masyarakat tadi ada yang meminta sumur bor. Ya semoga hal ini didengar oleh pemerintah daerah setempat. Masyarakat jarang sekali yang memiliki sumur bor, karena untuk membuat sumur bor itu, kedalamannya hingga 60 meter. Dan biaya pembuatan sumur bor ini tak sedikit," imbuhnya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar


Sebanyak 14 desa di 3 kecamatan, di Kabupaten Pasuruan mendapatkan bantuan air bersih dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0819/ Pasuruan Selasa (9/8/2011). Ketiga kecamatan yang mendapatkan pasokan air bersih ini antara lain Winongan, Lumbang dan Nguling.

Krisis air yang telah melanda daerah-daerah tersebut, membuat warga tak mampu berbuat banyak. Warga pun kini hanya bisa pasrah, lantaran setiap kali musim kemarau tiba, air bersih memang susah didapat. Untuk mendapatkan air bersih, warga harus menaruh jirigen miliknya di tempat penampungan air hingga berhari-hari.

Dandim 0819/ Pasuruan Letkol Kav Edi Sutjipto mengatakan, meskipun harus mengantre, namun warga bersyukur karena mendapatkan bantuan air bersih secara cuma-cuma. Warga senang, sebab selama musim kemarau ini mereka tidak pernah mendapatkan bantuan air bersih, dari pemerintah daerah setempat.

"Warga sangat antusias sekali mendapatkan bantuan air bersih ini mas. Karena bagi mereka, air bersih sangatlah berharga lantaran begitu sulitnya mendapatkannya. Yang paling parah daerah yang mengalami krisis air bersih ini adalah Desa Kedawang, Kecamatan Nguling," ujar Letkol Kav Edi Sutjipto.

Dia menambahkan, rencananya bantuan air bersih kepada 14 desa di 3 kecamatan yang mengalami krisis air bersih dilakukan hingga 2 hari. Letkol Kav Edi Sutjipto pun sangat terharu, ketika dia dicurhati masyarakat agar mereka segera dibuatkan sumur bor untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi dan memasak.

"Masyarakat tadi ada yang meminta sumur bor. Ya semoga hal ini didengar oleh pemerintah daerah setempat. Masyarakat jarang sekali yang memiliki sumur bor, karena untuk membuat sumur bor itu, kedalamannya hingga 60 meter. Dan biaya pembuatan sumur bor ini tak sedikit," imbuhnya

0 komentar

Poskan Komentar

Pengikut

Daftar Label

Follow by Email

Ads 468x60px

Kalendar

Popular Posts

 
© Copyright 2010-2011 Wiro Sableng 810 All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.